Categories
Obat

Zovirax Untuk Cacar Air, Apa Penyakit Ini?

Cacar air, atau dalam dunia medis dikenal dengan sebutan varicella, dikarakterisasikan dengan adanya luka melepuh merah dan gatal yang muncul di seluruh tubuh. Virus dapat menyebabkan kondisi ini, dan kondisi ini sering memengaruhi anak-anak usia sekolah. Sangat langka bagi seseorang untuk menderita cacar air selama lebih dari sekali. Dan sejak vaksin cacar air dikenalkan pada pertengahan tahun 1990an, kasus ini telah menurun dengan drastis. Adapun obat untuk mengatasi kondisi ini salah satunya adalah krim zovirax

Ruam gatal, yang dapat ditangani menggunakan zovirax, merupakan gejala paling umum dari penyakit cacar air. Infeksi ini harus ada di dalam tubuh selama 7 hingga 21 hari sebelum ruam dan gejala lain mulai muncul. Gejala selain ruam juga dapat muncul dan dapat bertahan selama beberapa hari, seperti sakit kepala, demam, dan hilangnya nafsu makan. Satu atau dua hari setelah Anda menderita gejala ini, ruam akan mulai muncul. Ruam akan menjalani tiga tahapan sebelum Anda mulai pulih, yaitu Anda akan mengembangkan benjolan merah muda atau merah di seluruh tubuh; benjolan tersebut menjadi lepuhan yang dipenuhi cairan yang dapat pecah atau bocor; dan benjolan mongering dan mulai pulih. Benjolan di seluruh tubuh tidak akan berada dalam fase yang sama dan pada waktu yang sama. Benjolan baru akan terus muncul pada saat infeksi terjadi. Ruam dapat terasa sangat gatal, terutama sebelum mongering. Anda masih tetap menular hingga semua lepuhan di seluruh tubuh mongering dan pulih. Benjolan yang telah kering nantinya akan mengelupas dengan sendirinya, dan membutuhkan waktu sekitar 14 hari untuk benar-benar sembuh atau pulih. 

Apa penyebab penyakit ini?

Virus varicella-zoster (VZV) menyebabkan infeksi cacar iar. Kebanyakan kasus terjadi akibat kontak langsung dengan orang yang menderita penyakit ini. Virus ini menular pada orang-orang di sekitar Anda selama satu atau dua hari sebelum luka lepuh muncul. VZV akan tetap menular hingga semua luka lepuh mongering. Virus ini dapat menyebar melalui air liur, batuk, bersin-bersin, dan kontak langsung dengan cairan dari luka melepuh. 

Paparan dengan virus melalui infeksi aktif sebelumnya atau vaksinasi dapat mengurangi risiko penularan cacar air. Kekebalan terhadap virus dapat diwariskan dari ibu ke bayi baru lahir, dengan tingkat kekebalan tersebut dapat bertahan selama 3 bulan sejak masa persalinan dilakukan. Siapa saja yang belum terpapar virus ini dapat tertular VZV. Faktor risiko meningkat berdasarkan Anda baru saja melakukan kontak langsung dengan penderita varicella, Anda berusia di bawah 12 bulan, Anda adalah orang dewasa yang hidup bersama anak-anak, Anda menghabiskan waktu di sekolah atau di tempat penitipan anak, dan sistem kekebalan tubuh Anda melemah akibat penyakit atau penggunaan obat-obatan tertentu. 

Perawatan

Kebanyakan orang yang menderita cacar air akan diminta untuk mengontrol gejala sembari menunggu virus hilang dari sistem Anda. Biasanya, Anda bisa menggunakan krim zovirax untuk penyakit ini. Orang tua akan diminta untuk mengawasi anak dan meliburkan anak dari sekolah untuk mencegah persebaran virus. Orang dewasa yang terinfeksi juga diminta untuk tetap tinggal di rumah. Dokter juga dapat meresepkan antihistamine atau sale poles seperti zovirax, atau Anda bisa membelinya secara OTC untuk membantu mengatasi gatal-gatal. Anda juga bisa menenangkan rasa gatal cacar air dengan mandi air hangat, menggunakan lotion tanpa pewangi, dan memakai pakaian yang lembut dan longgar.