Categories
Hidup Sehat

7 Makanan untuk Flu yang Anda Harus Hindari

Saat terkena influenza, Anda tentu harus pintar-pintar memilih makanan untuk flu. Apabila salah memilih, penyakit flu yang Anda derita tersebut bisa semakin parah, dan susah untuk dihilangkan.

Hal seperti itu jelas tidak akan Anda mau alami karena sakit yang berkepanjangan malah akan membuat Anda tidak bisa beraktivitas secara normal.

Karena itu, hindarilah makanan-makanan berikut di bawah ini supaya flu tidak semakin parah, dan Anda cepat sembuh.

1. Minuman Berkafein dan Beralkohol

Flu dapat membuat Anda dehidrasi yang menyebabkan Anda kekurangan cairan akibat gejala-gejala seperti demam dan diare.

Padahal, cairan sangat penting dan diperlukan dalam melawan flu. Karena itu, Anda disarankan meminum air sebanyak-banyaknya supaya terhidrasi.

Namun jangan salah memilih minuman karena jika salah justru memperburuk kondisi badan yang terserang flu.

Karena itu hindarilah minuman berkafein dan beralkohol yang kenyataannya bisa menyebabkan perut Anda menjadi sakit.

Minumlah air putih sebagai cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan saat Anda terserang influenza.

2. Makanan yang Digoreng dan Tinggi Lemak

Di saat flu Anda tetap harus mendapatkan asupan supaya nutrisi dalam tubuh terpenuhi sehingga menyingkirkan flu dari dalam tubuh.

Namun untuk asupan yang bernutrisi dan juga bergizi ini tidak boleh sembarangan. Karena itu, hindarilah makanan yang digoreng dan berlemak tinggi.

Karena makanan-makanan yang terlihat lezat tersebut malah akan membuat sistem pencernaan Anda sulit mencerna, dan dapat memperburuk penyakit.

Pilihlah makanan yang kaya serat, mudah dicerna, dan sebaiknya dikukus, dipanggang, atau direbus.

3. Makanan Tinggi Serat

Makanan berserat memang sangat dibutuhkan saat Anda terkena flu. Namun makanan untuk flu ini bisa menjadi bumerang bagi Anda jika ternyata mempunyai kandungan serat yang terlalu tinggi.

Kandungan tinggi serat ini malah akan menyulitkan kinerja sistem pencernaan Anda, dan membuat Anda mengalami masalah pada perut.

Anda sebaiknya mengonsumsi makanan rendah serat seperti biskuit dan roti panggang yang memang cukup toleran terhadap pencernaan.

4. Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Makanan seperti ini juga perlu Anda hindari sewaktu terkena flu karena ternyata malah akan memperburuk sistem kekebalan tubuh Anda.

Sebaiknya pilih makanan dan minuman rendah gula atau yang terbaik adalah konsumsi air putih sehingga benar-benar terhidrasi.

5. Makanan Olahan

Makanan olahan seperti nugget juga sebaiknya dihindari karena makanan ini malah akan memperburuk kondisi badan akibat kurangnya nutrisi yang dikandungnya.

Karena itu, sebaiknya pilihlah makanan yang alami dan bergizi untuk tetap mendapatkan nutrisi bagi tubuh yang diinginkan.

6. Suplemen

Saat flu Anda tentu juga membutuhkan suplemen sebagai penguat nutrisi bagi imun tubuh. Namun kenyataannya tidak semua suplemen benar-benar efektif untuk melawan flu. Contohnya adalah echinacea dan zinc yang disebut dapat membantu menyembuhkan diri dari flu.

Salah satu penelitian pada 2017 menunjukkan bahwa tidak semua suplemen diperlukan dalam mengatasi flu karena belum terbukti secara sains khasiatnya.

Namun ada satu suplemen yang setidaknya Anda perlukan saat terserang influenza, yaitu probiotik yang membantu kerja sistem pencernaan.

7. Susu

Susu akan selalu dijadikan sebagai salah satu makanan untuk mengatasi flu. Namun, kenyataannya hal tersebut sangat tidak dianjurkan.

Hal ini karena susu mempunyai zat yang malah dapat meningkatkan produksi lendir sehingga membuat dahak Anda di tenggorokan menebal, dan tentu saja hal tersebut sangat menyebalkan.

Itulah 7 makanan yang tidak tepat dan Anda harus hindari ketika terkena influenza supaya flu pada diri Anda tidak memburuk.

Karena itu konsumsilah makanan untuk flu yang tepat, dan jangan lupa vaksinasi flu untuk perlindungan yang efektif.

Categories
Penyakit

Inilah Penyebab Sakit Kepala di Pagi Hari

Bangun tidur di pagi hari seharusnya dimulai dengan pikiran yang segar dan tenang. Namun, beberapa waktu kepala bisa saja dilanda pusing. Bahkan, banyak orang mungkin pernah mengalami sakit kepala di pagi hari. Keluhan tersebut bisa muncul secara tiba-tiba maupun perlahan. Walaupun pada umumnya sakit kepala di pagi hari tidak berbahaya, namun bisa saja mengganggu aktivitasmu seharian penuh. Lantas, apa yang menyebabkan sakit kepala di pagi hari?

image Sakit Kepala di Pagi Hari

Sakit kepala di pagi hari bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya dipicu stres karena pekerjaan. Penyebab lain dari munculnya sakit kepala di pagi hari ini bisa juga karena telat atau melewatkan waktu makan normal. Yang mengejutkan lagi, pagi hari merupakan waktu yang paling umum bagi seseorang untuk mengalami sakit kepala. 

Beberapa kondisi yang menyerang kepala seperti migrain, ketegangan, dan sakit kepala sebagian sangat umum terjadi di pagi hari. Pada keadaan tertentu, kamu akan terbangun dari tidur karena sakit kepala di pagi hari. Kondisi ini bisa jarang terjadi, namun pada sebagian orang mungkin sesuatu yang rutin. 

Biasanya, sakit kepala di pagi hari sering dialami oleh 1 dari 13 orang. Hal ini kemungkinan karena ada perubahan fisiologi tubuh. Pagi hari adalah waktu yang tepat di mana tingkat pengurangan nyeri internal dalam tubuh lebih rendah. Selain itu, pagi hari juga waktu di mana produksi adrenalin lebih banyak. 

Pada orang-orang tertentu, hal ini bisa mengakibatkan migrain. Jangan lupa juga akan kualitas tidur yang kamu miliki. Jika waktu tidur di malam hari terganggu, maka bukan sesuatu yang anomali jika tiba-tiba kamu mengalami sakit kepala di pagi hari.

Maka, pertanyaan di atas mengenai penyebab sakit kepala di pagi hari, akan dibahas di bawah ini.

Penyebab Sakit Kepala di Pagi Hari

Penyebab sakit kepala di pagi hari mungkin berkaitan dengan cara kerja kelenjar hipotalamus. Kelenjar tersebut berada di wilayah kritis otak, mengatur homeostasis tidur, pengendalian nyeri, dan fungsi lainnya. Sakit kepala di pagi hari bisa terjadi mungkin juga terkait dengan kondisi fisik dan psikis seseorang. Adapun kondisi yang umumnya dikaitkan dengan munculnya sakit kepala di pagi hari, karena:

  • Migrain;
  • Insomnia kronis;
  • Depresi;
  • Kecemasan berlebih;
  • Apnea tidur;
  • Mengorok saat tidur;
  • Menggeretakkan gigi saat tidur;
  • Kejang otot;
  • Konsumsi acetaminophen;
  • Konsumni aspirin;
  • Minum NSAIDs;
  • Konsumsi pereda nyeri;
  • Obat jantung;
  • Obat tekanan darah tinggi;
  • Obat KB;
  • Obat terapi hormon untuk menopause;
  • Obat disfungsi ereksi;
  • Kafein;
  • Niacin;
  • Minum alcohol;
  • Nyeri pada persendian dan otot di sekitar sendi temporomandibular;
  • Menderita tumor otak;
  • Trauma;
  • Tekanan darah tinggi;
  • Stroke;
  • Trombosit vena serebral;
  • Sakit kepala kluster;
  • Sakit kepala hipnik;
  • Sakit kepala tegang;
  • Hemicrania paroxysmal;
  • Penyakit musculoskeletal;
  • Banyak begadang;
  • Posisi tidur yang salah;
  • Kadar gula darah turun. 

Jika kamu mendapati kondisi tersebut, akan lebih baik jika segera berkonsultasi dengan dokter adalah jalan terbaik. Apalagi ditambah dengan kondisi sakit kepala di pagi hari dan tanda-tanda yang mengiringinya, seperti:

  • Terjadi berulang-ulang terutama pada orang berusia 50 tahun ke atas;
  • Terasa parah atau mendadak disertai dengan nyeri tajam di leher;
  • Menyerang setelah mengalami cedera di kepala;
  • Diikuti gejala lain seperti demam, muntah, pusing, atau hilang kesadaran;
  • Terjadi perubahan tiba-tiba dalam pola dan tingkat keparahan;
  • Sakit kepala kronis pada anak-anak;
  • Disertai kejang atau sesak napas;
  • Sering terjadi pada mereka yang memiliki riwayat HIV atau kanker. 

Itulah kiranya beragam penyebab seseorang mengalami sakit kepala di pagi hari. Kamu harus lebih peka terhadap dirimu sendiri. Sebab, yang tahu batasan mengenai kapan sakit kepala itu membutuhkan pertolongan profesional adalah dirimu sendiri. Jadi, jangan ragu untuk periksa ke dokter, ya!