Categories
Rumah sakit

Nama-Nama Dokter Spesialis yang Bisa Ditemui di RSIA Citra Insani

Berangkat dari rumah bersalin, fasilitas kesehatan yang terletak di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini telah jauh berkembang. Kini, orang-orang mengenalnya sebagai RSIA Citra Insani. Sebagai rumah sakit, sebuah fasilitas kesehatan pastinya harus dapat memberikan pelayanan kesehatan yang meliputi berbagai masalah kesehatan.

Jika ditilik dari namanya, RSIA, merupakan singkatan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak. Tak dapat dimungkiri memang jika fasilitas kesehatan satu ini lebih fokus kepada disiplin kesehatan terkait ibu dan anak. Namun, bukan berarti RSIA Citra Insani mengabaikan disiplin atau bidang kesehatan lainnya.

Hal ini terlihat dari beberapa poliklinik yang ada di rumah sakit ini. Selain Poliklinik Anak dan Poliklinik Kebidanan dan Kandungan (Obgyn), ada poliklinik yang dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat di luar frasa “ibu dan anak” itu sendiri. Poliklinik yang dimaksud adalah:

  • Poliklinik Bedah;
  • Poliklinik Gigi;
  • Poliklinik Penyakit Dalam; serta
  • Poliklinik Telinga, Hidung, dan Tenggorokan.

Nah, masing-masing poliklinik itu digawangi oleh dokter-dokter spesialis di bidangnya. Adapun nama-nama dokter di masing-masing poliklinik yang ada di RSIA Citra Insani antara lain:

  • Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan:

Setidaknya ada enam dokter di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan RSIA Citra Insani. Pertama adalah dr. Ahmad Sofyan Lubis, Sp.OG. Nama kedua yakni dr. Muchlas Fahmi, Sp.OG. Dokter yang ketiga yakni dr. Mufti Mushthafa, Sp.OG.

Selanjutnya ada dr. Rachmadi Sri Mulyono, Sp.OG,  lalu dr. Immanuel Santoso Margatan, Sp.OG, yang terakhir adalah dr. Zulfakar, Sp.OG.

  • Dokter Spesialis Anak

Dokter Spesialis Anak yang ada di RSIA Citra Insani ada tiga. Mereka adalah dr. Hj. Maria Ulfah Asmuni, Sp.A., dr. Hj. Lasty Wisata, Sp.A., M.Kes., dan  dr. Alin Bijaya, Sp.A., MARS.

  • Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Ada dua nama Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RSIA Citra Insani. Mereka adalah dr. Agus Suwanto, Sp.PD., dan dr. Joshua Patrick M, Sp.PD., M.Ked(PD).

  • Dokter Spesialis Bedah Umum

Hanya ada satu nama Dokter Spesialis Bedah Umum di RSIA Citra Insani, dokter yang dimaksud adalah dr. Ruzbih Bahtiar, Sp.B., M.Biomed.

  • Dokter Spesialis Gigi

RSIA Citra Insani punya cukup banyak Dokter Spesialis Gigi. Nama-nama dokter itu antara lain: drg. Nastiti Rahajeng; drg. Audy Pramita Rachmandra; drg. Nur Endah Prasetyo Wati; drg. Lia Citra Sari, M.Kes; dan drg. Siti Chilalia.

  • Dokter Spesialis THT

Satu-satunya Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan yang praktik di RSIA Citra Insani adalah dr. Zulrafli, Sp.THT-KL.

Di luar nama-nama dokter spesialis tersebut, RSIA Citra Insani juga disokong oleh nama-nama dokter umum yang siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat di sekitarnya. Paling tidak ada delapan nama dokter umum di fasilitas kesehatan ini, mereka adalah:

  • Dokter Yelvi Novitri;
  • Dokter Vidi Indrawan;
  • Dokter Ni Made Sendy;
  • Dokter Mohammad Asri Qurtubi;
  • dr. H. Mula Dharma Virtaariyus, MKM;
  • Dokter Ferdinand Yudha Halomoan Sirait;
  • Dokter Deby Ariyanti; dan
  • Dokter Tirto Sudiro.

Dengan mengedepankan pelayanan serta keunggulan sumber daya manusia, dimulai dari bergabungnya dokter-dokter yang berkualitas di bidangnya—seperti yang tertulis di atas, serta karyawan yang terlatih dan berorientasi pada kepuasan pasien, RSIA Citra Insani menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang siap melayani kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Bagi kamu yang berdomisili di Parung dan membutuhkan bantuan medis, bisa langsung mendatangi rumah sakit yang terletak di Jalan Raya Parung—Bogor No. 242 ini.

Categories
Rumah sakit

Ketahui Prosedur Tes Gas Darah di RSUD Cibabat

Tes gas darah adalah suatu tes yang dapat mengukur jumlah oksigen dan karbon dioksida dalam darah. Tes gas darah yang bisa dilakukan di RSUD Cibabat ini juga dapat digunakan untuk menentukan pH darah, atau seberapa asamnya darah. Tes ini umumnya dikenal sebagai analisis gas darah atau tes gas darah arteri (ABG).

Sel darah merah bertugas untuk mengangkut oksigen dan karbon dioksida ke seluruh tubuh, inilah yang kemudian dikenal sebagai gas darah. Saat darah melewati paru-paru, oksigen akan mengalir ke dalam darah sementara karbon dioksida mengalir keluar dari darah ke paru-paru. Tes gas darah dapat membantu mengetahui dan menentukan seberapa baik kemampuan paru-paru memindahkan oksigen ke dalam darah dan menghilangkan karbon dioksida dari darah.

Ketidakseimbangan oksigen, karbon dioksida, dan tingkat pH darah juga dapat menunjukkan adanya kondisi medis tertentu. Hal ini mungkin termasuk:

  • gagal ginjal
  • gagal jantung
  • diabetes yang tidak terkontrol
  • pendarahan
  • keracunan kimia
  • overdosis obat
  • syok

Dokter dapat merekomendasikan tes gas darah ketika Anda menunjukkan gejala salah satu dari kondisi ini. Tes gas darah ini membutuhkan pengumpulan sejumlah kecil darah dari arteri. Namun, tes ini adalah prosedur yang aman dan sederhana yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk menyelesaikannya.

Keperluan Melakukan Tes Gas Darah

Dokter merekomendasikan Anda untuk melakukan tes gas darah jika Anda menunjukkan gejala ketidakseimbangan oksigen, karbon dioksida, atau pH. Gejala yang terjadi bisa meliputi:

  • sesak napas
  • sulit bernafas
  • kebingungan
  • mual

Gejala-gejala di atas mungkin merupakan suatu tanda dari kondisi medis tertentu, termasuk asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Dokter juga dapat meminta Anda melakukan tes gas darah jika mereka mencurigai Anda mengalami salah satu dari kondisi berikut:

  • penyakit paru-paru
  • penyakit ginjal
  • penyakit metabolik
  • cedera kepala atau leher yang memengaruhi pernapasan

Mengidentifikasi ketidakseimbangan pH dan kadar gas darah Anda juga dapat membantu dokter memantau pengobatan untuk kondisi tertentu, seperti penyakit paru-paru dan ginjal.

Tes gas darah pada umumnya sering dilakukan bersamaan dengan tes lain, seperti tes glukosa darah untuk memeriksa kadar gula darah dan tes darah kreatinin untuk mengevaluasi fungsi ginjal. 

Prosedur Tes Gas Darah

Dokter biasanya melakukan tes gas darah di rumah sakit yang memberikan pelayanan analisis gas darah seperti RSUD Cibabat, dan seringkali di ruang gawat darurat. Akan tetapi, beberapa dokter dapat melakukan tes gas darah di klinik.

Dokter yang menangani prosedur tes gas darah dapat memulai dengan tes Allen yang dimodifikasi untuk menentukan seberapa baik darah mengalir ke tangan. Pemeriksaan ini melibatkan pemberian tekanan pada arteri di pergelangan tangan untuk menghalangi aliran selama tidak lebih dari 15 detik, yang menyebabkan tangan berubah warna. Dokter kemudian akan melepaskan tekanan, dan jika pewarnaan biasa kembali ke tangan dalam 5-15 detik, hasilnya normal, dan tes gas darah dapat dimulai. Jika warna pada pergelangan tangan tidak kembali dalam periode ini, maka tidak aman untuk melanjutkan pengujian.

Selama tes gas darah, dokter akan menggunakan jarum kecil untuk mengambil darah dari arteri di pergelangan tangan. Jika pasien sedang menerima terapi oksigen, mereka harus berhenti menggunakannya setidaknya selama 20-30 menit sebelum tes gas darah, jika memungkinkan.

Risiko Tes Gas Darah 

Analisis atau tes gas darah pada umumnya tidak memerlukan sampel darah yang besar, ileh karena itu prosedur ini dianggap sebagai prosedur berisiko rendah. Namun, Anda harus selalu memberi tahu dokter Anda tentang kondisi medis yang mungkin membuat Anda mengalami pendarahan lebih dari yang diharapkan. Anda juga harus memberi tahu mereka jika Anda mengonsumsi obat bebas atau resep, seperti obat pengencer darah, yang dapat memengaruhi pendarahan Anda.

Kemungkinan efek samping yang terkait dengan tes gas darah meliputi:

  • pendarahan atau memar di tempat tusukan
  • merasa lemah atau lelah
  • darah menumpuk di bawah kulit
  • terjadi infeksi di tempat tusukan

Beri tahu dokter Anda jika Anda mengalami efek samping yang tidak terduga atau berkepanjangan.

Untuk Anda yang memerlukan tes atau analisis gas darah, Anda bisa melakukannya di fasilitas kesehatan atau rumah sakit terdekat di kota Anda, seperti RSUD Cibabat. RSUD Cibabat berlokasi di Jalan Jend. H. Amir Machmud No.140, Cibabat, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat 40513 dan memiliki jam operasional dari pukul 00.00 hingga 23.59 dan buka pada hari Senin sampai Minggu.

Categories
Rumah sakit

Mengapa Masih Perlu Melakukan Rapid Test Di Tempat Rapid Test Terdekat?

Rapid antibodi adalah suatu metode pemeriksaan cepat untuk melihat suatu infeksi di tubuh. Ada berbagai cara rapid test yang bisa dilakukan. Namun pada kasus COVID-19, Indonesia akan menggunakan metode pemeriksaan IgG dan IgM yang diambil dari sampel darah. IgG adalah singkatan dari Immunoglobulin G dan IgM adalah kependekan dari Immunoglobulin M. Keduanya merupakan bentuk dari antibodi atau bagian dari sistem kekebalan tubuh. Anda bisa memeriksa di tempat rapid test terdekat untuk mengetahui kondisi kesehatan.

Laboratorium Kimia Farma yang berada di Area Jawa Barat dan Banten sedang memberikan potongan harga jika Anda memesan untuk melakukan rapid test melalui SehatQ. Meski pun saat ini pelaksanaan vaksin sudah gencar dilakukan, pemeriksaan rapid test tetap perlu dilakukan sebagai bentuk pencegahan penularan.

Ada beberapa kelompok orang yang disarankan untuk melakukan rapid test ini.

  1. Kasus Suspek

Sebelumnya, kasus suspek ini lebih dikenal dengan istilah Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Seseorang masuk ke dalam kriteria kasus suspek apabila mengalami gejala ini.

  • Mengidap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan dalam 14 hari terakhir memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di wilayah yang terkonfirmasi adanya penularan COVID-19.
  • Memiliki salah satu gejala ISPA dan punya riwayat kontak dekat dengan orang yang terkonfirmasi COVID-19 atau masuk dalam kriteria kasus probable selama 14 hari terakhir.
  • Mengidap ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit. 
  1. Kasus Probable

Kasus probable terjadi ketika seseorang telah meninggal dunia akibat ISPA Berat dan ARDS dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 namun belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

  1. Kasus Konfirmasi

Seseorang masuk ke dalam kasus konfirmasi apabila hasil pemeriksaan RT-PCR menunjukkan hasil positif terinfeksi virus COVID-19. Kasus konfirmasi dibagi menjadi dua tipe, yakni kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) dan kasus konfirmasi tanpa gejala (asimtomatik). 

  1. Kontak Erat

Jika seseorang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi COVID-19, maka termasuk dalam kategori kontak erat. Riwayat kontak yang dimaksud adalah sebagai berikut ini.

  • Melakukan tatap muka atau berdekatan dengan kasus probable atau kasus konfirmasi dalam radius satu meter selama 15 menit atau lebih.
  • Bersentuhan fisik secara langsung, seperti berjabat tangan, berpegangan tangan, berpelukan dan lain-lain dengan kasus probable atau konfirmasi.
  • Memberikan perawatan untuk seseorang yang masuk kategori kasus probable atau konfirmasi tanpa menggunakan standar APD.
  • Situasi lain yang ditandai adanya kontak berdasarkan penilaian risiko lokal yang telah ditetapkan.
  1. Pelaku Perjalanan

Pelaku perjalanan adalah seseorang yang telah melakukan perjalanan dari dalam negeri (domestik) maupun luar negeri dalam 14 hari terakhir.

  1. Discarded

Discarded apabila seseorang dengan status kasus suspek mendapatkan hasil pemeriksaan RT-PCR negatif sebanyak dua kali selama dua hari berturut-turut selang waktu lebih dari 24 jam. Seseorang dengan status kontak erat yang telah menyelesaikan masa karantina selama 14 hari juga masuk kedalam kategori discarded. 

  1. Selesai Isolasi

Seseorang dinyatakan selesai isolasi apabila memenuhi salah satu kriteria berikut ini.

  • Memiliki status kasus konfirmasi tanpa gejala (asimtomatik) dan tidak melakukan pemeriksaan RT-PCR lanjutan dan telah menjalani 10 hari isolasi mandiri tambahan sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi.
  • Memiliki status kasus probable atau kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) dan tidak melakukan pemeriksaan RT-PCR lanjutan dihitung 10 hari sejak tanggal onset dengan ditambah minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan.
  • Memiliki status kasus probable atau kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) dan mendapatkan hasil pemeriksaan RT-PCR lanjutan satu kali negatif, dengan ditambah isolasi minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan.

Itulah beberapa orang yang masih memerlukan untuk melakukan rapid test. Jadi, jika Anda termasuk dalam salah satu kriteria dari kelompok tersebut, segeralah melakukan rapid test di tempat rapid test terdekat

Categories
Rumah sakit

Biaya Paket Medical Check Up RSUD Kembangan

RSUD Kembangan

Medical check-up merupakan pengecekan rutin terhadap kesehatan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. RSUD Kembangan adalah salah satu rumah sakit yang menyediakan layanan ini.

Tak hanya memberikan layanan dengan fasilitas terbaik, namun medical check-up di RSUD Kembangan terhitung cukup terjangkau, sehingga bagi Anda yang berdomisili di Jakarta Barat dan sekitarnya bisa menjadikan rumah sakit ini sebagai lokasi pilihan untuk melakukan check-up.

Alasan rutin medical check-up

Mengunjungi dokter sebaiknya tidak hanya dilakukan pada saat sakit saja, namun juga saat sehat. Melakukan medical check-up adalah salah satu caranya, dengan berbagai macam pemeriksaan dasar hingga lanjutan yang akan dilakukan.

Semua orang dianjurkan untuk melakukan cek rutin ini, terutama dari segi usia, faktor risiko, dan kondisi kesehatan terkini. Biasanya medical check up dianjurkan untuk dilakukan satu kali tiap 3 tahun bagi yang berusia di bawah 50 tahun dan dalam kondisi sehat, sekali setahun saat berusia 50 tahun ke atas, dan sesering mungkin jika Anda memiliki penyakit kronis seperti diabetes. 

Apa tujuan dan manfaat medical check-up? 

Medical check-up tidak hanya bertujuan untuk mengecek kondisi kesehatan Anda saat ini, namun Anda juga bisa mendapatkan manfaat dengan rutin melakukannya, seperti:

  • Menemukan masalah kesehatan yang membahayakan nyawa sebelum memburuk
  • Penanganan dini terhadap masalah kesehatan, sehingga meningkatkan kemungkinan sembuh
  • Pantauan rutin pada kondisi kesehatan terkini dan menurunkan risiko gejala yang memburuk atau komplikasi parah
  • Tetap update pada vaksinasi dan tes skrining
  • Membatasi pengeluaran biaya kesehatan yang mungkin bisa membengkak jika kondisi kesehatan terlambat ditangani
  • Meningkatkan kemungkinan Anda untuk hidup lebih sehat dan berusia panjang. 

Biaya paket medical check up RSUD Kembangan

Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, RSUD Kembangan menyediakan pelayanan medical check-up dengan paket biaya terjangkau. Pelayanan ini mulai bisa Anda akses untuk pendaftaran pada pukul 07.00-12.00 dan pelayanan pada hari Senin-Jumat pada pukul 07.30 sampai dengan selesai.

1. Paket Reguler

Paket Reguler merupakan paket medical check-up biasa dengan pemeriksaan standar. Paket ini meliputi biaya pendaftaran, kemudian anamnesa (cara pemeriksaan kesehatan dengan metode wawancara kepada pasien) dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik untuk melihat vital sign, tinggi badan dan berat badan dari atas kepala hingga ujung kaki.

Kemudian termasuk juga pemeriksaan laboratorium untuk darah lengkap dan rontgen thorax. Anda akan mendapatkan Surat Keterangan Sehat setelah mendapatkan hasil pemeriksaan kurang lebih 2-3 hari.

Biaya: Rp220.000,-

2. Paket Narkoba

Paket Narkoba merupakan paket bagi Anda yang ingin mengecek bebas kandungan narkoba. Tes laboratorium yang dilakukan adalah untuk pemeriksaan narkoba jenis amfetamin, benzodiazepin, cannabinoid (ganja). Setelah hasil pemeriksaan selesai 1-2 hari, Anda akan mendapatkan Surat Keterangan Bebas Narkoba (jika hasil negatif). 

Biaya: Rp190.000,-

3. Paket Karyawan

Merupakan paket medical check-up khusus bagi karyawan dengan pemeriksaan lengkap. Paket sudah termasuk biaya pendaftaran, anamnesa, pemeriksaan fisik untuk vital sign, tinggi badan, dan berat badan. 

Lalu pemeriksaan laboratorium darah lengkap, pemeriksaan narkoba, rontgen thorax dan tes psikologi Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI). Hasil akan didapatkan 2-3 hari dengan Surat Keterangan Sehat Jasmani, Surat Keterangan Bebas Narkoba, Surat Keterangan Sehat Rohani.

Biaya: Rp520.000,-

4. Paket Buta Warna

Untuk Anda yang memerlukan tes buta warna, Anda bisa menggunakan paket ini yang sudah termasuk biaya pendaftaran dan tes buta warna. Buta warna merupakan kondisi yang bisa dialami oleh semua orang, di mana adanya ketidakmampuan untuk melihat warna tertentu, seperti kelompok warna merah dan hijau.

Tes buta warna biasanya dilakukan dengan menggunakan tes Ishihara (Anda diminta untuk mengidentifikasi angka yang terdapat dalam gambar polkadot berbeda warna) atau pengaturan warna (Anda diminta untuk mengatur objek berwarna secara urut sesuai kelompok warnanya). 

Biaya: Rp60.000,-

Informasi RSUD Kembangan

Alamat: Jalan Topas Raya Blok FII No. 03, RW.7, Meruya Utara, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11620

Jam Operasional: Senin – Jumat 08:00 – 21:00 | Sabtu 07:00 – 18:00

Telepon: (021) 5870834

Berbagai layanan unggulan lainnya juga bisa Anda dapatkan. RSUD Kembangan juga menyediakan berbagai layanan imunisasi seperti vaksinasi  BCG, DPT-HB-Hib & Polio, dan MR bagi anak-anak. 

Categories
Rumah sakit

Kenali Pemeriksaan Prodia Batam yang Penting Buat Pasutri

prodia batam

Pemeriksaan kesehatan di laboratorium penting dilakukan oleh setiap orang, tak terkecuali bagi pasangan suami istri. Pemeriksaan laboratorium perlu dilakukan sedini mungkin atau segera setelah dokter mendiagnosa suatu penyakit. 

Pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk beberapa tujuan seperti mendeteksi penyakit, menentukan risiko, memantau perkembangan penyakit, memantau perkembangan pengobatan, dan lain-lain. 

Tak hanya itu, bagi pasangan suami istri yang belum memiliki anak, pemeriksaan laboratorium bisa bermanfaat untuk menemukan penyebab dan solusinya. 

Nah, bagi Anda para pasutri yang sedang mencari laboratorium yang memiliki pemeriksaan lengkap, ini maka Prodia Batam bisa jadi andalan. 

Beralamat di jalan Engku Putri Kompleks Mahkota Raya Blok E No. 12 A-B, Prodia Batam menyediakan sejumlah pemeriksaan yang penting untuk pasutri, berikut ini diantaranya:

1. Pap Smear

Pap smear Prodia Batam dilakukan untuk menguji keberadaan sel pra-kanker atau kanker pada serviks. Tes pap smear merupakan upaya pengambilan cairan contoh lendir vagina untuk diteliti, apakah terlihat kelainan sel di sekitar rahim yang mencurigakan sebagai indikasi kanker leher rahim.   

Sebaiknya, pap smear dilakukan secara rutin setiap tahun oleh setiap wanita yang aktif secara seksual.

Prodia Batam bekerja sama dengan BPJS kesehatan mengadakan program pemeriksaan pap smear tanpa dikenakan biaya.  

2. Pemeriksaan PSA (Prostat Spesifik Antigen)

Prodia Batam juga menyediakan layanan tes Prostate-specific antigen (PSA) sebagai sarana metode skrining untuk kanker prostat. 

PSA sendiri adalah protein yang diproduksi oleh sel-sel kanker atau sel-sel normal di dalam kelenjar prostat.PSA dapat ditemukan di dalam cairan semen yang juga diproduksi oleh prostat, dan pada sirkulasi darah dalam jumlah kecil. 

Nilai PSA yang tinggi mengindikasikan adanya kanker prostat. Slain itu, tes PSA dilakukan sebagai sarana skrining pada kanker prostat awal, yang umumnya juga disertai dengan pemeriksaan digital rectal exam (DRE).

3. Pemeriksaan Sperma

Pemeriksaan sperma penting dilakukan oleh pasutri yang ingin memiliki buah hati. Di Klinik Prodia Batam, pemeriksaan sperma dilakukan meliputi:

Pemeriksaan kondisi fisik sperma termasuk jumlah cairan yang keluar saat sedang ejakulasi, konsistensi kekentalan cairan sperma.

  • Memeriksa keakuratan pergerakan sperma, sehingga  bisa mengetahui kemampuan sperma dalam mencapai atau menembus sel telur
  • Melihat kondisi hormon testosteron. 
  • Pemeriksaan kelainan genetik yang disebut dengan sindroma Klinefelter.  
  • Mendeteksi kemungkinan kanker.  
  • Mengetahui kondisi sperma dari riwayat penyakit.  

4. Pemeriksaan TORCH

Pemeriksaan TORCH (toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, dan herpes) di Prodia Batam dianjurkan dilakukan sebelum memulai program kehamilan atau sebelum menikah.

Dengan melakukan pemeriksaan TORCH di Klinik Prodia Batam, maka kemungkinan terjadinya infeksi dan status kekebalan terhadap parasit Toxoplasma gondii, virus Rubella, Cytomegalovirus, dan virus Herpes tipe 2 yang dapat mempengaruhi kesehatan janin dapat terdeteksi. 

Terlebih, TORCH mengintai kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan. Infeksi virus bahkan bisa membuat organ-organ tubuh bayi tidak berkembang sebagaimana mestinya. 

Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk mengamati adanya virus penyebab infeksi. 

5. Tes Kehamilan

Pemeriksaan terakhir yang penting dilakukan oleh pasangan suami istri di Prodia Batam adalah tes kehamilan. Pemeriksaan kehamilan di Prodia Batam dilakukan dengan mendeteksi ada tidaknya hormon human chorionic gonadotropin (hCG) di dalam darah yang dapat menunjukkan ada tidaknya kehamilan. 

Hormon hCG diproduksi oleh plasenta selama masa kehamilan, dan dapat terdeteksi di dalam darah pada masa kehamilan paling awal, bahkan sebelum periode menstruasi berhenti.

Categories
Rumah sakit

Perawatan Periodontitis K Dental Care

K Dental Care

Periodontitis, atau penyakit gusi, merupakan sebuah infeksi yang cukup lazim dijumpai. Infeksi ini merusak jaringan lunak dan tulang yang menunjang gigi. Tanpa perawatan yang tepat dan cepat, tulang alveolar di sekitar gigi akan perlahan habis. Nama periodontitis sendiri berarti peradangan di sekitar gigi. Mikroorganisme, seperti bakteri, akan menempel pada permukaan gigi dan di kantung di sekitar gigi, untuk kemudian berkembang biak di daerah tersebut. 

Saat sistem kekebalan tubuh bereaksi dan racun dilepaskan, peradangan terjadi. Periodontitis yang tidak diobati akan menyebabkan gigi tanggal, Selain itu kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan gangguan kesehatan lainnya.

Plak bakteri, selaput tidak berwarna yang lengket yang akan berkembang di permukaan gigi merupakan penyebab utama penyakit periodontal. Jika plak tersebut tidak dibersihkan, plak akan mengeras menjadi tartar atau karang gigi. Kunjungi K Dental Care untuk mendapatkan perawatan mulut dan gigi. 

Perawatan

Tujuan utama periodontitis K Dental Care adalah untuk membersihkan bakteri yang ada di kantung di sekitar gigi dan mencegah kerusakan lebih parah pada tulang dan jaringan.

  • Kebersihan mulut yang baik. 

Anda harus terus menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan baik, meskipun gigi dan gusi dalam keadaan sehat untuk mencegah terjadinya infeksi. Perawatan gigi yang baik melibatkan menyikat gigi dua kali sehari dan flossing satu kali per hari. Jika ada cukup ruang di antara tiap gigi, sikat gigi interdental sangat direkomendasikan. Tusuk gigi lembut dapat digunakan apabila ruang di antara gigi berukuran lebih kecil. Pasien yang menderita artritis dan mereka dengan gangguan masalah ketangkasan dapat menggunakan sikat gigi listrik untuk dapat membersihkan gigi dengan lebih baik. Periodontitis merupakan penyakit peradangan jangka panjang dan bersifat kronis. Apabila kebersihan gigi dan mulut yang baik tidak dilakukan, penyakit ini bisa datang dan kambuh kembali. 

  • Scaling gigi dan pembersihan

Dokter gigi K Dental Care dapat merekomendasikan Anda untuk mendapatkan perawatan scaling gigi. Prosedur ini biasanya dilakukan bersama root planing. Dalam istilah yang lebih sering digunakan, kedua prosedur ini dikenal dengan sebutan “deep cleaning”. Scaling gigi dan root planing dapat membantu merawat penyakit periodontal kronis (yang dikenal pula dengan nama penyakit gusi). Tenaga medis profesional akan melakukan scaling menggunakan alat khusus atau alat ultrasonic yang akan menghancurkan plak dan karang gigi. Root planing kemudian dilakukan untuk memperhalus daerah yang kasar [ada akar gigi. Bakteri dapat menumpuk di dalam permukaan yang kasar, sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit gusi. Tergatung seberapa banyak plak dan karang gigi yang ada, Anda mungkin membutuhkan satu atau dua kali kunjungan ke K Dental Care. Pembersihan ini biasanya direkomendasikan dilakukan dua kali sehari, dan lebih sering tergantung seberapa banyak plak yang telah menumpuk. 

Penyakit gusi berisiko berubah menjadi lebih parah apabila ada bakteri agresif dalam jumlah yang besar, dan apabila sistem kekebalan tubuh seseorang melemah. Beberapa faktor risiko yang dihubungkan dengan risiko tinggi menderita periodontitis adalah merokok, perubahan hormon pada wanita, diabetes, AIDS, kanker, penggunaan obat-obatan, dan faktor genetik. Dokter gigi K Dental Care biasanya dapat mendiagnosis periodontitis dengan melihat tanda dan gejala yang diderita serta melakukan pemeriksaan fisik. Sinar X dapat membantu proses diagnosis dokter. Anda juga disarankan untuk mendapatkan pemeriksaan gigi setiap 6 bulan sekali.