Categories
Hidup Sehat

Catering Sehat dan Berbagai Upaya untuk Langsing

Punya bentuk tubuh yang ideal menghadirkan banyak keuntungan. Dari segi kesehatan, berat badan yang ideal bisa memelihara kesehatan organ tubuh vital, mulai dari jantung sampai ginjal. Sementara dari segi penampilan, tubuh yang langsing dan ideal tentunya bisa meningkatkan rasa percaya diri Anda. 

Catering sehat di Jakarta ada beragam dan bisa dipilih sesuai kebutuhan

Tidak heran jika akhirnya banyak orang berlomba-lomba melakukan diet untuk bisa memperoleh berat badan ideal. Berlangganan catering sehat pun dilakukan supaya program diet terukur dan tentunya lebih mudah. 

Namun sejatinya, menyukseskan diet bukan hanya bergantung pada catering sehat. Banyak aspek lain yang mesti Anda jalankan supaya segera mendapatkan berat badan dan bentuk tubuh yang ideal juga langsing, seperti di bawah ini. 

Pasang Target Realistis 

Berat badan tidak bisa turun dengan drastis dalam jangka waktu sangat cepat. Umumnya, penurunan berat badan yang normal hanya berkisar 2—4 kilogram dalam sebulan. Pasanglah target yang realistis ini dalam pola pikir Anda. Tidak perlu bermimpi muluk-muluk untuk turun belasan kilogram dalam sebulan karena itu hanya membuat Anda merasa tidak ada harapan untuk mencapainya sehingga upaya Anda pun menjadi ogah-ogahan. 

Sarapan dengan Protein Tinggi 

Jangan pernah melewatkan sarapan jika ingin berdiet. Dengan sarapan, tubuh mendapatkan nutrisi yang semestinya dan menghindarkan Anda dari ancaman kelaparan sepanjang hari. Konsumsilah makanan tinggi protein pada waktu sarapan. Ini akan memberi rasa kenyang lebih lama hingga Anda tidak akan berpikir untuk ngemil sampai waktunya makan siang. Beberapa makanan kaya protein yang cocok untuk sarapan, antara lain telur, daging, juga susu. 

Batasi Asupan Kalori 

Pembatasan asupan kalori adalah kunci untuk menyukseskan program diet penurunan berat badan Anda. Untuk bisa menurunkan berat badan, tentu saja kalori yang masuk harus lebih kecil daripada kalori yang keluar sehingga terjadi defisit kalori yang dapat membakar lemak tubuh. Konsep defisit kalori ini pulalah yang diusung oleh berbagai produsen catering sehat. Di mana ada pembatasan asupan kalori tidak lebih dari 500 kalori sekali makan. Kebutuhan kalori orang dewasa sendiri pada umumnya rata-rata 2.000 kalori tiap hari. 

Sembunyikan Camilan di Rumah 

Anda mungkin meremehkan cara ini. Namun telah terbukti lewat penelitian, menaruh camilan sembarangan di rumah membuat risiko obesitas semakin besar. Ini karena Anda akan mudah mengambil camilan tersebut tanpa sadar sehingga berimbas ke kenaikan berat badan. Mulai sekarang, cobalah menyembunyikan camilan di rumah agar tidak tertangkap mata. 

Tidak untuk Makanan Tengah Malam 

Batasi waktu makan malam Anda maksimal pukul 7 malam. Karena alasan inilah, sangat tidak baik untuk begadang. Soalnya saat Anda bangun tengah malam, tubuh cenderung akan mengirimkan sinyal lapar yang membuat Anda makan di tengah malam dan membuat berat badan semakin tidak terkendali. 

Olahraga Rutin Jangan Terlewat 

Hanya mengatur pola makan memang bisa membantu Anda mengurangi berat badan. Namun, hal tersebut belum mampu membuat Anda terlihat langsing. Bagaimanapun, Anda perlu olahraga secara teratur setidaknya 30 menit setiap harinya dalam 5 hari seminggu. Olahraga bisa membantu Anda membakar kalori untuk penurunan berat badan. Selain itu, olahraga juga membantu mengubah lemak menjadi massa otot sehingga tubuh Anda lebih berbentuk. 

Perbaiki Kualitas Tidur 

Tidur yang teratur berkisar 6—8 jam tiap malam ternyata dapat berpengaruh ke penurunan berat badan. Ini karena dengan tidur yang cukup, metabolisme tubuh menjadi lebih efektif dalam melakukan pembakaran kalori. Jadi, mulai perbaiki kualitas tidur Anda sekarang, ya. 

Catering sehat hanyalah satu “kendaraan” untuk bisa menyukseskan program diet Anda supaya tampak langsing. Namun jika tidak didukung bahan bakar dan jalan yang baik, tentu hasilnya juga tidak bisa sesuai harapan.

Categories
Hidup Sehat

6 Bahaya Sering Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam

Rasa asin memang bisa membuat Anda ketagihan. Mengonsumsi beragam makanan tinggi garam cenderung membuat Anda sulit berhenti mengunyah. Padahal dibalik rasanya yang lezat, makanan-makanan dengan kandungan garam yang terlalu tinggi dapat menjebak Anda dalam berbagai masalah kesehatan. 

Masalahnya, banyak jenis makanan tinggi garam yang Anda tidak sadari. Berbagai makanan olahan yang sering Anda santap pun termasuk ke dalam jenis makanan tinggi garam yang rentan menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda. 

Apa saja sebenarnya risiko dan bahaya mengonsumsi garam dalam jumlah berlebih? Berbagai masalah kesehatan dan penyakit di bawah ini siap menghadang Anda apabila terus-menerus mengonsumsi makanan tinggi garam. 

  1. Tekanan Darah Tinggi 

Makanan tinggi garam sangat mudah menyebabkan aliran volume darah melalui pembuluh darah dan arteri semakin besar. Hal ini bisa berujung ke peningkatan tekanan darah sehingga akhirnya Anda mengalami hipertensi. Namun, tidak serta-merta ketika Anda mengonsumsi makanan tinggi dalam sekali waktu, Anda langsung mengalami tekanan darah tinggi. Kepekaan setiap orang terhadap kandungan garam berbeda-beda dan sangat dipengaruhi kondisi genetik dan hormone. Umumnya, semakin tua seseorang, akan semakin peka tubuhnya terhadap makanan tinggi garam sehingga lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi. 

  1. Risiko Penyakit Jantung 

Bahaya makanan tinggi garam yang satu ini masih berhubungan dengan kemampuan garam meningkatkan aliran volume darah. Volume darah di arteri yang terlalu deras akan membuat peradangan lebih mudah terjadi. Peradangan inilah yang berisiko mempersempit aliran darah sehingga menghalangi keluar masuknya darah dan oksigen ke jantung. Anda pun akan lebih mudah terkena penyakit jantung koroner karena kondisi tersebut. 

  1. Memicu Kanker Perut 

Asupan garam yang tinggi dapat membuat Anda lebih mudah mengalami radang selaput perut dan maag kronis. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi tersebut dapat memicu terjadinya kanker perut. Dalam sebuah penelitian, makanan tinggi garam memang terbukti meningkatkan risiko kanker perut. Orang yang mengonsumsi garam rata-rata 3 gram per hari nyatanya memiliki risiko terkena kanker perut 68 persen lebih tinggi dibandingkan orang yang hanya mengonsumsi garam 1 gram per hari. Menyeramkan, bukan?

  1. Bayang-bayang Stroke 

Pengerasan dinding pembuluh darah akibat volume aliran darah yang lebih deras juga bisa mengancam kesehatan otak dan sekitarnya. Bahkan pengerasan dinding tersebut berisiko membuat Anda terkena serangan stroke apabila tidak segera ditangani. Jadi daripada dibayang-bayangi ketakutan terkena stroke, sebaiknya Anda mulai mengurangi konsumsi makanan-makanan tinggi garam. 

  1. Kerusakan Ginjal 

Ginjal merupakan organ vital tubuh yang berperan penting dalam menyaring produk limbah dari darah. Kerusakan dan kegagalan ginjal bisa menyebabkan ketidakseimbangan cairan dalam darah, detak darah tidak normal, dan berujung kematian. Tekanan darah tinggi yang mudah dipicu oleh makanan tinggi garam meningkatkan risiko gagal ginjal karena tekanan ekstra pada arteri. Kondisi lebih parah akan terjadi pada orang-orang yang memiliki masalah ginjal bawaan. Mengonsumsi lebih banyak garam akan membuat penurunan kinerja ginjal terjadi lebih cepat dan berujung pada risiko keselamatan jiwa. 

  1. Pembengkakan Kulit 

Pembengkakan kulit atau edema dapat membuat Anda merasa tidak nyaman. Umumnya, edema terjadi karena ada penumpukan cairan di dalam organ tubuh. Penumpukan cairan tersebut pun sangat mudah dipicu oleh pengkonsumsian makanan tinggi garam. Edema biasanya menyerang bagian lengan, kaki, atau pergelangan kaki. Tidak jarang pula, pembengkakan yang terjadi akan diikuti oleh rasa nyeri yang mengganggu. 

Jangan remehkan bahaya mengonsumsi makanan tinggi garam. Mulai sekarang, kurangi asupan garam harian dengan lebih selektif memilih makanan agar Anda tidak tertimpa berbagai risiko masalah kesehatan di atas, ya.