Categories
Bayi & Menyusui

Amankah Facial Saat Hamil? Ini Perawatan yang Boleh dan Dilarang untuk Bumil

Wanita hamil memang mengalami berbagai perubahan hormon, sehingga perlu berhati-hati saat ingin melakukan berbagai hal, termasuk dalam hal perawatan kecantikan. Facial saat hamil memang cenderung aman bila memilih perawatan yang tepat. Lantas facial apa saja yang boleh dan tidak diperbolehkan?

Facial atau perawatan wajah ada banyak jenisnya, mulai dari perawatan dengan laser, mikrodermabrasi, peeling, dan sebagainya. Tentu tidak semuanya aman untuk ibu hamil. 

Jenis Facial yang Tidak Aman untuk Ibu Hamil

Tentu untuk menjaga kecantikan dan kecantikan kulit selama masa kehamilan, ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan facial. Hanya saja, harus diperhatikan jenis facial yang akan dilakukan. Berikut jenis facial yang tidak direkomendasikan untuk ibu hamil, yaitu:

1. Mikrodermabrasi

Facial jenis mikrodermabrasi ini termasuk perawatan kulit wajah yang tidak direkomendasikan dilakukan saat hamil. Mikrodermabrasi adalah prosedur pengangkatan sel kulit mati yang menggunakan kristal halus dan juga vakum khusus. 

Facial dermabrasi biasanya dilakukan untuk mencerahkan kulit, memperhalus, dan meratakan warna kulit wajah. 

Akan tetapi, jenis facial ini cukup berisiko dilakukan oleh ibu hamil. Sebab, mikrodermabrasi ini bisa menimbulkan iritasi dan kuga luka di kulit. Ditambah lagi kemungkinan munculnya infeksi pada ibu hamil juga lebih besar.

Lagi pula. melakukan dermabrasi tidak selalu menghasilkan warna kulit yang merata dan juga berisiko menimbulkan jerawat baru.

2. Facial menggunakan retinoid

Facial saat hamil memang perlu diperhatikan kandungan senyawa yang digunakan. Retinoid termasuk salah satu senyawa kimia turunan vitamin A yang umumnya didapat dari produk pelembap, sabun cuci muka, produk anti aging, hingga obat jerawat.

Cara kerja retinoid ini adalah dengan mengikis lapisan kulit paling atas, cepat, dan meningkatkan produksi kolagen. Akan tetapi, penggunaan retinoid untuk ibu hamil tidak diperbolehkan, sebab dikaitkan dengan adanya risiko bayi lahir cacat. Apalagi kandungan retinoid ini berisiko membahayakan pertumbuhan dan juga perkembangan janin. 

3. Chemical peeling

Chemical peeling juga tidak disarankan dilakukan oleh ibu hamil. Peeling kimiawi ini akan membuat kulit jadi semakin sensitif dan akan mudah iritasi. 

Tindakan saat melakukan chemical peeling ini juga menggunakan kombinasi sejumlah larutan kimia asam, ditambah dengan jumlah dosis tinggi, sehingga dapat membahayakan janin.

Selain itu, ada pula jenis perawatan wajah lain yang tidak diperbolehkan saat hamil, yaitu ekstraksi komedo, pengencang pori-pori, prosedur dengan arus listrik, sesi pijat panjang, terapi cahaya, perawatan dengan panas atau uap, hingga operasi plastik.

Jenis Facial saat Hamil yang Aman Dilakukan

1. Deep cleansing facial

Salah satu jenis facial yang aman saat hamil adalah deep cleansing facial. Jenis facial ini berguna untuk menghaluskan wajah dengan rangkaian perawatan seperti pijatan, ekstraksi, eksfoliasi, penggunaan masker, dan melembapkan kulit.

Deep cleansing facial bisa dilakukan oleh ibu hamil yang memiliki masalah jerawat yang sudah lama dan tidak sembuh. Jenis facial ini juga bisa mengurangi produksi minyak berlebih di wajah. 

2. Oxygen facial

Oxygen facial adalah jenis facial yang tergolong aman saat hamil. Hal ini karena oxygen facial tidak menggunakan zat atau senyawa kimia tertentu dan tidak berbahaya. 

Oxygen facial ini juga akan membantu melancarkan sirkulasi darah, membantu mengurangi kerutan dan garis halus di kulit wajah.

3. Hydrating facial

Hydrating facial bermanfaat untuk melembapkan dan membersihkan kulit, merangsang kolagen, elastin, air dalam kulit, dan meremajakan sel kulit terdalam. Hydrating facial ini aman dijalani saat hamil, apalagi ibu hamil yang memiliki jenis kulit kering dan bermasalah. 

Intinya, facial saat hamil itu aman dilakukan, asal jenis perawatan wajah yang dilakukan tidak mengandung senyawa kimia berbahaya dan tidak menggunakan arus listrik serta vakum dalam rangkaian perawatannya.