Categories
Uncategorized

Pubertas Laki-laki, Ini Ciri-cirinya

Sudah siapkah Anda menjelaskan kondisi dan peran manusia yang lebih dewasa kepada anak Anda ketika ia sudah mengalami masa puber? Pubertas atau masa puber sendiri merupakan masa peralihan dari kondisi anak-anak ke kondisi dewasa. Orang-orang juga menyebutnya sebagai masa remaja. Ada baiknya memang penjelasan mengenai penerimaan diri, peran, serta perubahan kondisi selama masa pubertas Anda jelaskan ke anak agar ia tidak bingung dengan status barunya. 

Bagi yang memiliki anak laki-laki, masa pubertas biasanya datang sedikit lebih lamban dibandingkan anak perempuan. Pubertas laki-laki biasanya terjadi pada usia anak rata-rata 12 tahun, walaupun memang ada yang sedikit lebih cepat ataupun sedikit lebih lama. 

Penting bagi Anda lebih detail melihat perubahan apa saja yang terjadi pada anak sebagai ciri-ciri masa pubernya. Dengan demikian, Anda bisa menjelaskan mengenai kondisi tersebut kepada anak secara lebih sigap. Untuk pubertas laki-laki sendiri, berikut ini adalah ciri-ciri yang paling sering muncul dan mesti Anda sadari sebagai orang tua. 

Alat Kelamin Membesar 

Pubertas laki-laki biasanya diawali dengan mulai membesarnya bagian alat kelamin. Bukan hanya penis anak yang menjadi lebih panjang, bagian testis pun akan lebh besar. Anak mungkin akan segera tidak nyaman dengan pakaian dalamnya ketika alat kelaminnya membesar. Karena alasan inilah, Anda perlu menyiapkan perlengkapan pakaian dalam baru ketika masa puber anak laki-laki dimulai. 

Suara Pecah 

Masa puber anak laki-laki bisa ketahuan pula dari suaranya. Suara anak laki-laki umumnya tinggi dan melengking, bahkan beberapa di antaranya bisa terkategori seperti suara anak perempuan yang tinggi. Namun memasuki masa pubertas, perubahan suara yang signifikan bisa terjadi. Suara anak Anda akan pecah dan menjadi lebih berat secara perlahan. Suaranya bahkan bisa terus berubah sampai ia dewasa kelak. 

Ketiak dan Kemaluan Mulai Berbulu 

Sama seperti ciri-ciri pubertas pada anak perempuan, pubertas laki-laki juga ditandai oleh pertumbuhan bulu di luar rambut kepala. Jangan heran jika anak bertanya mengapa di alat kelamin hingga ketiaknya mulai muncul bulu. Anda bisa mengatakan bahwa itu merupakan proses pertumbuhan menuju kedewasaan. Di mana semakin bertambahnya usia, ada perubahan hormon yang merangsang pertumbuhan bulu selain di kepala. 

Mulai Tumbuh Kumis dan Janggut 

Bukan hanya bulu di sekitar kelamin dan ketiak, anak laki-laki yang sedang masa puber biasanya juga mulai mengalami pertumbuhan bulu di daerah wajah. Jangan kaget ketika melihat anak laki-laki Anda mulai berkumis tipis ataupun janggutnya mulai timbul. Ini hanya proses pubertas laki-laki yang normal dialami oleh tiap anak. 

Bau Badan Mulai Menyengat 

Memasaki masa pubertas, produksi keringat anak Anda akan bertambah pesat. Kondisi ini pulalah yang membuat ia akan lebih berisiko mengalami bau badan. Apalagi pada anak laki-laki yang kerap bermain di luar ruangan dan aktif secara fisik, jangan heran jika Anda mulai sering mencium bau badan yang menyengat sehabis sang buah hati aktif bermain di bawah terik matahari. 

Alami Masalah Jerawat 

Produksi keringat yang meningkat akibat adanya perubahan hormon pada saat pubertas juga menimbulkan masalah lain. Anak Anda mungkin akan mengeluhkan tampilan wajahnya yang mulai berjerawat ataupun berkomedo. Kondisi tersebut terjadi karena produksi keringat berlebih membuat sumbatan pada pori-pori wajah yang akhirnya berujung pada masalah jerawat ataupun komedo. Anjurkan anak Anda untuk lebih sering mencuci muka dengan sabun yang tepat ketika ia sudah memasuki masa puber.

Kedapatan Mimpi Basah 

Ini dia gejala paling khas dari pubertas laki-laki. Mimpi basah merupakan kondisi ketika buah hati Anda mengalami ejakulasi saat tidur secara tidak sengaja. Jangan kaget ketika mendapati seprai anak basah, namun tidak berbau pesing. Hampir bisa dipastikan ia mengalami mimpi basah dan menandai masa pubermya hampir mencapai puncak. 

Tinggi Badan Bertambah Cepat 

Pertumbuhan tinggi pada masa anak-anak di atas 5 tahun umumnya hanya menyentuh angka maksimal 5 sentimeter per tahun. Namun ketika sudah memasuki masa puber, pertumbuhan tinggi badan per tahunnya bisa lebih pesat hingga menyentuh 8 sentimeter. Anda pun akan melihat badan anak menjadi lebih tegap daripada sebelumnya, yang berpengaruh pula pada tinggi badannya. 

Otot Mulai Terlihat  

Pembesaran pada pubertas laki-laki tidak hanya terjadi di bagian alat kelamin. Pembesaran juga terjadi di bagian tubuh lain, mulai dari bahu yang melebar sampai lengan dan kaki yang membesar. Namun yang paling khas dari masa puber anak laki-laki adalah tampilan otot-ototnya yang mulai terlihat! Pembesaran tubuh anak pun lebih disebabkan oleh munculnya otot-otot tersebut. 

Bukan hanya perubahan fisik seperti di atas, pubertas laki-laki juga sangat berpengaruh pada kondisi emosionalnya. Jangan kaget jika anak Anda tiba-tiba menjadi lebih cepat marah atau membangkang. Bisa jadi itu merupakan proses adaptasi masa pubernya yang mesti Anda sikapi dengan tepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *