Categories
Rumah sakit

Ketahui Prosedur Tes Gas Darah di RSUD Cibabat

Tes gas darah adalah suatu tes yang dapat mengukur jumlah oksigen dan karbon dioksida dalam darah. Tes gas darah yang bisa dilakukan di RSUD Cibabat ini juga dapat digunakan untuk menentukan pH darah, atau seberapa asamnya darah. Tes ini umumnya dikenal sebagai analisis gas darah atau tes gas darah arteri (ABG).

Sel darah merah bertugas untuk mengangkut oksigen dan karbon dioksida ke seluruh tubuh, inilah yang kemudian dikenal sebagai gas darah. Saat darah melewati paru-paru, oksigen akan mengalir ke dalam darah sementara karbon dioksida mengalir keluar dari darah ke paru-paru. Tes gas darah dapat membantu mengetahui dan menentukan seberapa baik kemampuan paru-paru memindahkan oksigen ke dalam darah dan menghilangkan karbon dioksida dari darah.

Ketidakseimbangan oksigen, karbon dioksida, dan tingkat pH darah juga dapat menunjukkan adanya kondisi medis tertentu. Hal ini mungkin termasuk:

  • gagal ginjal
  • gagal jantung
  • diabetes yang tidak terkontrol
  • pendarahan
  • keracunan kimia
  • overdosis obat
  • syok

Dokter dapat merekomendasikan tes gas darah ketika Anda menunjukkan gejala salah satu dari kondisi ini. Tes gas darah ini membutuhkan pengumpulan sejumlah kecil darah dari arteri. Namun, tes ini adalah prosedur yang aman dan sederhana yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk menyelesaikannya.

Keperluan Melakukan Tes Gas Darah

Dokter merekomendasikan Anda untuk melakukan tes gas darah jika Anda menunjukkan gejala ketidakseimbangan oksigen, karbon dioksida, atau pH. Gejala yang terjadi bisa meliputi:

  • sesak napas
  • sulit bernafas
  • kebingungan
  • mual

Gejala-gejala di atas mungkin merupakan suatu tanda dari kondisi medis tertentu, termasuk asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Dokter juga dapat meminta Anda melakukan tes gas darah jika mereka mencurigai Anda mengalami salah satu dari kondisi berikut:

  • penyakit paru-paru
  • penyakit ginjal
  • penyakit metabolik
  • cedera kepala atau leher yang memengaruhi pernapasan

Mengidentifikasi ketidakseimbangan pH dan kadar gas darah Anda juga dapat membantu dokter memantau pengobatan untuk kondisi tertentu, seperti penyakit paru-paru dan ginjal.

Tes gas darah pada umumnya sering dilakukan bersamaan dengan tes lain, seperti tes glukosa darah untuk memeriksa kadar gula darah dan tes darah kreatinin untuk mengevaluasi fungsi ginjal. 

Prosedur Tes Gas Darah

Dokter biasanya melakukan tes gas darah di rumah sakit yang memberikan pelayanan analisis gas darah seperti RSUD Cibabat, dan seringkali di ruang gawat darurat. Akan tetapi, beberapa dokter dapat melakukan tes gas darah di klinik.

Dokter yang menangani prosedur tes gas darah dapat memulai dengan tes Allen yang dimodifikasi untuk menentukan seberapa baik darah mengalir ke tangan. Pemeriksaan ini melibatkan pemberian tekanan pada arteri di pergelangan tangan untuk menghalangi aliran selama tidak lebih dari 15 detik, yang menyebabkan tangan berubah warna. Dokter kemudian akan melepaskan tekanan, dan jika pewarnaan biasa kembali ke tangan dalam 5-15 detik, hasilnya normal, dan tes gas darah dapat dimulai. Jika warna pada pergelangan tangan tidak kembali dalam periode ini, maka tidak aman untuk melanjutkan pengujian.

Selama tes gas darah, dokter akan menggunakan jarum kecil untuk mengambil darah dari arteri di pergelangan tangan. Jika pasien sedang menerima terapi oksigen, mereka harus berhenti menggunakannya setidaknya selama 20-30 menit sebelum tes gas darah, jika memungkinkan.

Risiko Tes Gas Darah 

Analisis atau tes gas darah pada umumnya tidak memerlukan sampel darah yang besar, ileh karena itu prosedur ini dianggap sebagai prosedur berisiko rendah. Namun, Anda harus selalu memberi tahu dokter Anda tentang kondisi medis yang mungkin membuat Anda mengalami pendarahan lebih dari yang diharapkan. Anda juga harus memberi tahu mereka jika Anda mengonsumsi obat bebas atau resep, seperti obat pengencer darah, yang dapat memengaruhi pendarahan Anda.

Kemungkinan efek samping yang terkait dengan tes gas darah meliputi:

  • pendarahan atau memar di tempat tusukan
  • merasa lemah atau lelah
  • darah menumpuk di bawah kulit
  • terjadi infeksi di tempat tusukan

Beri tahu dokter Anda jika Anda mengalami efek samping yang tidak terduga atau berkepanjangan.

Untuk Anda yang memerlukan tes atau analisis gas darah, Anda bisa melakukannya di fasilitas kesehatan atau rumah sakit terdekat di kota Anda, seperti RSUD Cibabat. RSUD Cibabat berlokasi di Jalan Jend. H. Amir Machmud No.140, Cibabat, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat 40513 dan memiliki jam operasional dari pukul 00.00 hingga 23.59 dan buka pada hari Senin sampai Minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *