Categories
Uncategorized

Gunakan Soffel Spray, Cegah 6 Penyakit Ini

Jangan remehkan keberadaan nyamuk di rumah. Jika dibiarkan, serangga-serangga kecil tersebut siap menggigit Anda kapan saja. Menutup pintu dan jendela rumah, menghilangkan genangan, sampai menyemprotkan pengusir nyamuk, seperti Soffel Spray, ke tubuh merupakan beberapa cara yang dapat Anda lakukan guna menghindari gigitan nyamuk. 

Soalnya, gigitan nyamuk tidak sekadar menimbulkan rasa gatal. Gigitan dari serangga kecil ini juga bisa menyebarkan virus yang menyebabkan berbagai penyakit serius bagi Anda. Tentu Anda tidak ingin mengalaminya, bukan? 

Berikut ini adalah beberapa penyakit akibat persebaran virus yang bisa menulari Anda lewat gigitan nyamuk. Jadi, berhati-hatilah!

  1. Demam Berdarah Dengue

Demam berdarah dengue termasuk penyakit yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Jika tertular, Anda bisa mengalami gejala mulai dari demam, ruam, sakit kepala, sampai angka trombosit yang turun drastis. Trombosit yang terjun bebas inilah yang kerap membuat demam berdarah dengue menjadi penyakit yang mematikan. Penyakit ini sangat banyak terjadi di Asia Tenggara dan Amerika Latin. Ciri-ciri nyamuk yang menyebabkan demam ini adalah memiliki bagian buntut yang bergaris-garis. 

  1. Malaria 

Hampir setengah populasi dunia berisiko tertular penyakit yang mudah tersebar lewat gigitan nyamuk ini. Kebanyakan kasus terjadi di sub-Sahara Afrika, tetapi penularan terjadi juga di Amerika Selatan, Asia Selatan, dan banyak wilayah lainnya. Gejala dar malaria biasanya meliputi demam, sakit kepala, menggigil, dan muntah-muntah. Malari sendir termasuk jenis penyakit endemi. Jadi jika Anda meman mendatangi kawasan yang bermasalah dengan penyakit ini, sering-seringlah menyemprotkan pengusir nyamuk seperti Soffel Spray sampai jangan ragu untuk mengonsumsi obat anti malaria. 

  1. Zika  

Bagi kebanyakan orang, gejala dari virus zika memang hanya bersifat ringan, seperti demam, ruam, nyeri sendi, dan mata merah. Namun jika wanita hamil yang tertular, penyakit yang disebarkan lewat gigitan nyamuk dapat menimbulkan risiko cacat lahir bagi bayi. Kecacatan lahir berupa kerusakan otak dan kondisi kepala kecil. Nyamuk menyebarkan penyakit ini di banyak belahan dunia, seperti di Amerika Selatan dan Tengah, Karibia, sampai Asia Tenggara. 

  1. Chikungunya

Nama ini berasal dari bahasa Afrika dan mengacu pada penampilan bungkuk yang mungkin dimiliki orang karena nyeri sendi yang parah. Anda mungkin juga mengalami ruam, sakit kepala, mual, dan kelelahan jika terkena penyakit yang disebar lewat gigitan nyamuk ini. Penyakit chikungunya banyak ditemukan di Asia dan India, dan mulai menyebar ke Eropa dan Amerika. Belum ditemukan obat terkait penyakit ini, namun kebanyakan orang bisa sembuh, walaupun memerlukan waktu berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.

  1. Demam Kuning 

Demam kuning yang memiliki sejarah 400 tahun saat ini hanya terjadi di daerah tropis Afrika dan Amerika. Ini adalah penyakit langka para pelancong lagi karena sebagian besar negara memiliki peraturan dan persyaratan untuk vaksinasi demam kuning yang harus dipenuhi sebelum memasuki negara tersebut. Setiap tahun ada sekitar 200.000 kasus demam kuning di dunia dengan tingkat kematian mencapai 30.000 kasus. Namun, demam ini belum pernah ditemukan di kawasan Asia. 

  1. Demam Rift Valley

Nyamuk yang terinfeksi virus ini dapat menularkan kembali penyakit ini kepada manusia dan hewan. Nama demam ini sendiri di ambil dari nama sebuah area di Kenya, di mana dokter menemukan demam ini untuk pertama kalinya. Beberapa gejala dari demam rift valley adalah rasa pusing dan lemas. Namun jika sudah parah dan tidak tertangani, demam yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini bisa merusak penglihatan Anda. 

Jadi, jangan ragu-ragu untuk sering menyemprotkan tubuh dengan Soffel Spray. Bagaimanapun pun mencegah gigitan nyamuk menjadi lebih baik daripada harus berobat dan berusaha sembuh dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *