Categories
Penyakit

Bibir Pucat dan Fakta yang Melingkupinya

Warna bibir yang mengarah ke keputihan dari warna aslinya dikenal sebagai istilah bibir pucat. Banyak penyebab yang membuat kondisi ini terjadi pada diri seseorang. Namun rata-rata, penampakan bibir pucat pada seseorang sangat dipengaruhi oleh kelancaran aliran darah dan jumlah sel darah merah dalam tubuhnya. 

Apakah Anda benar mengalami bibir pucat? Setidaknya, pengalaman bibir yang mengalami pemucatan pasti pernah dialami setiap orang dalam berbagai kondisi. Namun rata-rata, masalah bibir yang pucat tersebut tidak sampai dibawa ke dokter dan hanya berujung pada istirahat untuk pemulihannya. 

Mengenai bibir pucat sendiri, banyak fakta menarik yang bisa dilihat dari masalah kesehatan yang satu ini. Penasaran? Berikut ini adalah fakta-fakta mengenai bibir pucat yang akan membuat Anda tercengang dan mungkin lebih berhati-hati dalam menghadapinya. 

  1. Disertai Gejala Lain 

Ketika Anda mendapat bibir yang pucat, kondisi kesehatan Anda umumnya sedang tidak baik. Orang yang mengalami bibir pucat pada umumnya juga akan mendapatkan gejala lain yang mengganggu aktivitasnya. Sebanyak 11 persen penderita bibir pucat mengaku mengalami kelelahan. Di samping itu, ada 6 persen penderita bibir pucat yang kerap merasa mual. Penderita bibir pucat yan berasal dari anemia kronis pun sering mengeluhkan rasa dingin yang berlebih. 

  1. Separuh karena Anemia 

Kira-kira apa penyebab terbanyak seseorang mengalami bibir pucat? Ya, jawabannya karena ia mengalami anemia defisiensi besi. Ini merupakan jenis anemia yang terjadi karena tubuh tidak cukup mendapat asupan zat besi untuk membentuk sel darah merah. Bibir pucat biasanya dialami oleh penderita anemia yang sudah kronis. Ternyata pula, sebanyak 50 persen dari penderita bibir pucat yang terdata adalah orang-orang yang mengalami anemia karena kekurangan zat besi tersebut!

  1. Waspada Kanker 

Jika Anda terlalu sering mengalami bibir pucat yang tidak kunjung membaik, tidak ada salahnya mencoba memeriksakan kesehatan secara menyeluruh dan berkonsultasi ke dokter. Bukannya kenapa-kenapa, masalahnya salah satu gejala kanker kulit ternyata adalah bibir yang memucat. Jadi daripada khawatir berlebihan terhadap potensi kanker karena bibir pucat, lebih baik memeriksakan diri, bukan? Pemeriksaan yang lebih awal juga dapat mencegah sel kanker meluas dan bertambah ganas. 

  1. Wanita Lebih Sering 

Jika dikaitkan dengan jenis kelamin, perempuan ternyata lebih sering mengalami bibir pucat dibandingkan laki-laki. Kepucatan bibir pada perempuan umumnya terjadi ketika seseorang memasuki periode menstruasi. Aliran darah yang keluar dari tubuh cenderung akan membuat hemoglobin menurun yang disertai keputihan di bibir maupun rasa lemas selama haid sedang terjadi. 

  1. Rentan pada Pediet 

Jangan asal berdiet untuk menurunkan berat badan. Kenyataannya banyak pediet yang mengalami bibir pucat di tengah proses penurunan berat badannya. Kepucatan ini mesti diwaspadai karena menunjukkan tubuh yang kekurangan nutrisi. Jika Anda sedang berdiet dan mengalami bibir pucat, cek kembali menu diet Anda. Jangan lupa untuk menjaga asupan protein dan vitamin selama berdiet agar tidak berpengaruh buruk pada tubuh. 

  1. Menjadi Tren 

Jangan bingung jika Anda melihat banyak orang yang memiliki bibir pucat, tapi tetap tampak bersemangat dalam beraktivitas. Bisa jadi, bibir pucat tersebut bukan alami, melainkan memang sengaja dibuat dengan sapuan lipstik warna-warna nude dan pastel. Dalam dunia kecantikan, tre bibir pucat memang masih ada dan tetap digandrungi segelintir pihak. Warna bibir yang pucat dianggap menggambarkan kepolosan dan kecantikan alami. Karena alasan ini pulalah, warna-warna lipstik yang mengarah pada warna-warna pucat dan lembut tetap laris hingga saat ini. 

*** 

Dari berbagai fakta mengenai bibir pucat di atas, Anda paling tercengang dan terkejut di bagian mana? Atau jangan-jangan Anda mengetahui fakta lebih luar biasa dari kondisi bibir pucat?

Categories
Penyakit

Inilah Penyebab Sakit Kepala di Pagi Hari

Bangun tidur di pagi hari seharusnya dimulai dengan pikiran yang segar dan tenang. Namun, beberapa waktu kepala bisa saja dilanda pusing. Bahkan, banyak orang mungkin pernah mengalami sakit kepala di pagi hari. Keluhan tersebut bisa muncul secara tiba-tiba maupun perlahan. Walaupun pada umumnya sakit kepala di pagi hari tidak berbahaya, namun bisa saja mengganggu aktivitasmu seharian penuh. Lantas, apa yang menyebabkan sakit kepala di pagi hari?

image Sakit Kepala di Pagi Hari

Sakit kepala di pagi hari bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya dipicu stres karena pekerjaan. Penyebab lain dari munculnya sakit kepala di pagi hari ini bisa juga karena telat atau melewatkan waktu makan normal. Yang mengejutkan lagi, pagi hari merupakan waktu yang paling umum bagi seseorang untuk mengalami sakit kepala. 

Beberapa kondisi yang menyerang kepala seperti migrain, ketegangan, dan sakit kepala sebagian sangat umum terjadi di pagi hari. Pada keadaan tertentu, kamu akan terbangun dari tidur karena sakit kepala di pagi hari. Kondisi ini bisa jarang terjadi, namun pada sebagian orang mungkin sesuatu yang rutin. 

Biasanya, sakit kepala di pagi hari sering dialami oleh 1 dari 13 orang. Hal ini kemungkinan karena ada perubahan fisiologi tubuh. Pagi hari adalah waktu yang tepat di mana tingkat pengurangan nyeri internal dalam tubuh lebih rendah. Selain itu, pagi hari juga waktu di mana produksi adrenalin lebih banyak. 

Pada orang-orang tertentu, hal ini bisa mengakibatkan migrain. Jangan lupa juga akan kualitas tidur yang kamu miliki. Jika waktu tidur di malam hari terganggu, maka bukan sesuatu yang anomali jika tiba-tiba kamu mengalami sakit kepala di pagi hari.

Maka, pertanyaan di atas mengenai penyebab sakit kepala di pagi hari, akan dibahas di bawah ini.

Penyebab Sakit Kepala di Pagi Hari

Penyebab sakit kepala di pagi hari mungkin berkaitan dengan cara kerja kelenjar hipotalamus. Kelenjar tersebut berada di wilayah kritis otak, mengatur homeostasis tidur, pengendalian nyeri, dan fungsi lainnya. Sakit kepala di pagi hari bisa terjadi mungkin juga terkait dengan kondisi fisik dan psikis seseorang. Adapun kondisi yang umumnya dikaitkan dengan munculnya sakit kepala di pagi hari, karena:

  • Migrain;
  • Insomnia kronis;
  • Depresi;
  • Kecemasan berlebih;
  • Apnea tidur;
  • Mengorok saat tidur;
  • Menggeretakkan gigi saat tidur;
  • Kejang otot;
  • Konsumsi acetaminophen;
  • Konsumni aspirin;
  • Minum NSAIDs;
  • Konsumsi pereda nyeri;
  • Obat jantung;
  • Obat tekanan darah tinggi;
  • Obat KB;
  • Obat terapi hormon untuk menopause;
  • Obat disfungsi ereksi;
  • Kafein;
  • Niacin;
  • Minum alcohol;
  • Nyeri pada persendian dan otot di sekitar sendi temporomandibular;
  • Menderita tumor otak;
  • Trauma;
  • Tekanan darah tinggi;
  • Stroke;
  • Trombosit vena serebral;
  • Sakit kepala kluster;
  • Sakit kepala hipnik;
  • Sakit kepala tegang;
  • Hemicrania paroxysmal;
  • Penyakit musculoskeletal;
  • Banyak begadang;
  • Posisi tidur yang salah;
  • Kadar gula darah turun. 

Jika kamu mendapati kondisi tersebut, akan lebih baik jika segera berkonsultasi dengan dokter adalah jalan terbaik. Apalagi ditambah dengan kondisi sakit kepala di pagi hari dan tanda-tanda yang mengiringinya, seperti:

  • Terjadi berulang-ulang terutama pada orang berusia 50 tahun ke atas;
  • Terasa parah atau mendadak disertai dengan nyeri tajam di leher;
  • Menyerang setelah mengalami cedera di kepala;
  • Diikuti gejala lain seperti demam, muntah, pusing, atau hilang kesadaran;
  • Terjadi perubahan tiba-tiba dalam pola dan tingkat keparahan;
  • Sakit kepala kronis pada anak-anak;
  • Disertai kejang atau sesak napas;
  • Sering terjadi pada mereka yang memiliki riwayat HIV atau kanker. 

Itulah kiranya beragam penyebab seseorang mengalami sakit kepala di pagi hari. Kamu harus lebih peka terhadap dirimu sendiri. Sebab, yang tahu batasan mengenai kapan sakit kepala itu membutuhkan pertolongan profesional adalah dirimu sendiri. Jadi, jangan ragu untuk periksa ke dokter, ya!

Categories
Penyakit

Moon Face, Ketika Wajah Membengkak Seperti Tumpukan Lemak

Pipi tembem atau chubby kerap dikaitkan dengan penambahan berat badan. Banyak orang yang ketika berat badannya bertambah, lemak tubuhnya cenderung menumpuk di pipi. 

Tapi ada satu kondisi medis yang berkaitan dengan pipi tembem, hal itu disebut dengan moon face. Moon face terjadi ketika lemak mengendap di area wajah dan leher secara bertahap hingga membuat wajah penderitanya bulat dan penuh seperti bulan. 

Kondisi ini tidak serius dan bisa diatasi. Namun wajah bulan bisa membuat pengidapnya menjadi tidak percaya diri. 

Penyebab moon face

Moon face terjadi ketika lemak berlebih menumpuk di sisi wajah yang seringkali dikaitkan dengan obesitas, hipotiroidisme, dan sindrom Cushing. Sindrom Cushing terjadi ketika tubuh terpapar atau memproduksi terlalu banyak hormon kortisol (hiperadrenokortikalisme atau hiperkortisolisme).

Kondisi yang menyebabkan hiperkortisolisme dan meningkatkan risiko moon face antara lain:

  • Tumor non pituitari, seperti tumor paru-paru, pankreas, atau timus 
  • Tumor jinak atau kanker di kelenjar adrenal
  • Penggunaan obat steroid jangka panjang, seperti prednison untuk mengobati rheumatoid arthritis atau gangguan kekebalan tubuh lainnya
  • Kondisi lain yang dapat meningkatkan pelepasan hormon dari kelenjar pituitari sehingga mendorong produksi kortisol dalam jumlah besar

Jika Anda menderita moon face, dokter akan melakukan tes darah, urin, dan mungkin tes tambahan seperti MRI untuk mengetahui apakah masalah tersebut dikarenakan kadar kortisol yang terlalu tinggi di dalam tubuh. 

Kondisi lain yang membuat wajah bengkak 

Selain karena wajah bulan dan obesitas, wajah membengkak juga bisa disebabkan oleh kondisi lain seperti infeksi virus atau bakteri, abses gigi, gigitan serangga, reaksi alergi terhadap obat atau zat tertentu. 

Pembengkakan wajah juga bisa timbul akibat cedera atau trauma, seperti luka bakar wajah, operasi wajah, dan operasi mulut.

Namun gejala untuk masing-masing kondisi di atas berbeda-beda. 

Mencegah dan mengatasi wajah bulan

Walaupun moon face cenderung terjadi sebagai efek samping dari penggunaan obat steroid atau gejala sindrom Cushing dan hipotiroidisme, tidak semua orang yang mengalami kondisi tersebut mengembangkan moon face

Moon face bisa dicegah dan diatasi dengan mudah asalkan Anda konsisten untuk melakukannya. Berikut cara mengatasi moon face secara alami:

  1. Mengatur berat badan

Langkah utama untuk menghindari penumpukan lemak di wajah adalah mengatur berat badan. Moon face bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami kegemukan atau obesitas. 

Ditambah lagi jika Anda juga mengonsumsi obat-obatan steroid. Maka risiko moon face akan semakin meningkat

Konsultasikan dengan dokter atau profesional kesehatan untuk menentukan program diet yang cocok dengan Anda. Berolahraga secara rutin juga membantu menurunkan berat badan dengan lebih cepat.

  1. Kurangi konsumsi garam berlebih 

Mengonsumsi terlalu banyak garam membuat tubuh menahan lebih banyak air sehingga menyebabkan pembengkakan. Makan makanan asin saat Anda menderita moon face akan semakin memperburuk kondisi. 

  1. Cukup minum air

Ini mungkin berkebalikan dengan poin sebelumnya dimana tubuh menahan air bisa menyebabkan pembengkakan. Namun penelitian telah membuktikan minum air yang cukup dapat menurunkan pembengkakan karena membantu menurunkan berat badan. 

Beberapa peran air dalam penurunan berat badan seperti mengelola nafsu makan, meningkatkan metabolisme tubuh, dan memudahkan saat berolahraga.

  1. Bergabung ke forum dukungan online

Moon face memang tidak menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, namun ini sangat mempengaruhi kondisi mental penderitanya. Tak jarang mereka dengan wajah bulan merasa malu dan rendah diri. 

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa bergabung ke support group yang terdiri dari orang-orang dengan moon face untuk saling berdiskusi dan menguatkan satu sama lain.

Catatan

Umumnya moon face akan hilang saat penyebabnya diobati. Anda harus sabar dalam menjalani perawatan karena biasanya hasilnya terlihat dalam beberapa bulan. Jika Anda diberikan obat resep, jangan berhenti tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Categories
Penyakit

Mengetahui Tanda, Penyebab, dan Pengobatan Memar

Hampir setiap orang pernah memiliki memar. Tidak jarang memar tiba-tiba muncul tanpa disadari penyebabnya. Memar juga seringkali disertai dengan rasa sakit dan bengkak.

Memar sendiri adalah dimana terdapat perubahan pada warna kulit yang diakibatkan karena pembuluh darah kecil dibawah kulit pecah. Darah pada pembuluh yang telah pecah tersebut akan mengumpul di bawah permukaan kulit sehingga menyebabkan memar. Umumnya, kondisi ini terjadi karena terjadi benturan pada permukaan kulit.

Apa saja gejala atau tanda ketika mengalami memar?

Tanda sedang mengalami memar paling umum adalah warna pada satu atau beberapa bagian kulit berubah. Pada awalnya, kulit akan menjadi merah dan lama kelamaan akan berubah menjadi biru atau ungu gelap.

Memar akan terasa sakit ketika ditekan. Namun, memar dapat menghilang dengan sendirinya dan rasa sakit juga akan hilang saat memar memudar.

Apa penyebab terjadinya memar pada kulit?

Memar dapat terjadi karena berbagai hal, antara lain:

  • Terbentur

Penyebab memar yang paling sering ditemui adalah terbentur dengan sesuatu yang keras. Benturan dengan benda keras dapat menyebabkan memar atau lebam pada bagian tubuh manapun.

  • Obat

Beberapa obat yang dikonsumsi juga dapat menyebabkan memar. Obat yang dimaksud adalah obat pengencer darah atau obat penghilang rasa sakit bebas, seperti aspirin, warfarin, ibuprofen, dan naproxen.

  • Faktor usia

Seiring bertambahnya usia, kulit manusia akan menjadi lebih rentan. Jaringan penyokong pada pembuluh darah akan semakin tipis, sehingga ketika terbentur sedikit saja dapat langsung menyebabkan memar.

  • Olahraga

Olahraga memang menyehatkan, tetapi jika berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. 

Ketika Anda mencoba mengencangkan otot secara berlebihan, jaringan otot di bawah kulit bisa terluka dan menyebabkan pembuluh darah pecah. Saat terjadi pendarahan. darah akan mengumpul pada bagian bawah dari kulit sehingga menyebabkan memar.

  • Kekurangan nutrisi

Setiap orang membutuhkan nutrisi bagi kesehatan tubuh. Ketika kekurangan nutrisi, terutama vitamin C maka tubuh akan lebih rentan terkena memar. 

Tubuh juga lebih gampang untuk memar ketika kurang asupan zat besi. Hal ini dikarenakan zat besi dapat membantu menjaga sel darah tetap sehat.

Selain penyebab di atas, memar juga dapat menjadi gejala dari kondisi tubuh yang cukup serius. Beberapa penyakit yang ditandai dengan memar adalah seperti hemofilia A, hemofilia B, leukemia, trombositopenia, dan penyakit von willebrand.

Bagaimana dokter mendiagnosis memar?

Pada memar yang disebabkan oleh benturan ringan dan tidak menunjukkan gejala lain, biasanya dokter tidak akan melakukan pemeriksaan penunjang. Jika dokter mencurigai adanya kondisi lain dari munculnya memar, maka dokter akan melakukan pengecekan lebih lanjut melalui:

Rontgen, untuk memastikan adanya tulang patah atau tidak

Tes darah, untuk melihat apakah terdapat kelainan darah pada pasien

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan jika memar dicurigai karena adanya kekerasan fisik.

Mengobati Memar

Terdapat beberapa cara untuk mengobati memar, antara lain:

  • Balutan yang menekan

Untuk mengobati memar, Anda dapat membalutnya dengan perban elastis. Dengan perban, rasa nyeri akan berkurang dan tingkat peradangan menurun. Namun, pastikan perban tidak terlalu kencang dan dalam tekanan yang rendah.

  • Kompres es batu

Suhu dingin dari es batu dapat membantu pembengkakan karena memar berkurang. Gunakan es batu yang telah dilapisi handuk dan tempelkan di area memar selama 20 hingga 30 menit. Kompres es batu juga akan mengurangi jumlah darah yang keluar dari pembuluh darah.

  • Kompres air hangat

Selain es batu, Anda juga dapat melakukan kompres dengan air hangat. Anda dapat menggunakan cara ini sekitar 2 hari sejak memar. Suhu panas dapat membuat aliran darah menjadi lancar dan mengobati warna kulit yang berubah.

Rendam kain pada air hangat dan tempelkan pada area memar selama 10 menit. Anda dapat mengulanginya hingga 2 atau 3 kali sehari agar memar lebih cepat sembuh.

Posisikan bagian tubuh yang memar lebih tinggi

Jika yang mengalami memar adalah tangan atau kaki, angkat kaki atau tangan lebih tinggi dari dada. Anda dapat menggunakan bantal untuk memposisikan bagian tubuh yang memar lebih tinggi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi aliran darah ke area yang memar sehingga dapat meredakan memar tersebut.

Menggunakan gel atau salep

Obat gel atau salep yang mengandung heparin dapat menjadi solusi untuk meredakan memar. Obat ini dapat mengurangi gumpalan darah di bawah permukaan kulit dan melancarkan peredaran darah.

Gunakan obat salep dengan hati-hati. Jangan oleskan salep pada luka terbuka dan hindari pemakaian pada anak usia di bawah 5 tahun.

Untuk menghindari terjadinya memar, Anda dapat lebih berhati-hati terutama menghindari benturan keras pada tubuh. Namun, jika mengalami memar disertai dengan gejala yang tidak normal, segera konsultasikan kepada dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Categories
Penyakit

5 Cara Menangani Penyakit Osgood-Schlatter

Anak Anda mengeluhkan rasa sakit pada bagian bawah lutut? Jangan-jangan ia tengah mengalami penyakit Osgood-schlatter. Ini merupakan munculnya benjolan tulang di area sekitar tulang kering di bawah lutut. Benjolan tersebut muncul sebagai imbas percepatan pertumbuhan selama masa pubertas. 

image Penyakit Osgood-Schlatter

Anak-anak usia belasan tahun lah yang paling sering mengalami penyakit Osgood-schlatter. Beberapa keluhan yang mungkin akan Anda sering dengar dari anak terkait penyakit ini adalah rasa sakit pada lutut, pembengkakan kaki, sampai kepincangan. 

Diperlukan waktu bertahun-tahun untuk membuat penyakit osgood-schlatter hilang dengan sendirinya. Namun, Anda bisa melakukan beberapa tindakan untuk mengurangi gejala penyakit ini. Berikut adalah beberapa di antaranya. 

Batasi Aktivitas Fisik 

Gejala dari penyakit Osgood-schlatter dapat semakin parah ketika penderitanya memaksakan untuk terus bergerak dengan cepat dan mengalami tekanan keras. Anda tentu tidak ingin mendengar jerit anak Anda yang kesakitan ketika gejala masalah pertumbuhan tulang ini semakin parah, bukan? Karena itu, sebaiknya Anda mulai membatasi aktivitas fisik anak selama ia menderita penyakit Osgood-schlatter. Anda bisa memintanya untuk tidak melakukan olahraga-olahraga sementara waktu, seperti bermain sepak bola, basket, ataupun angkat beban. 

Kenakan Pelindung Lutut 

Menaruh pelindung lutut pada kaki yang sedang mengalami penyakit Osgood-schlatter memang tidak dapat menghilangkan masalah yang satu ini. Namun setidaknya, mengenakan pelindung lutut dapat mengurangi tekanan yang menjadi sebab rasa sakit. Dengan demikian, nyeri yang dirasakan bisa diminimalkan. Pemakaian pelindung lutut pada penderita penyakit Osgood-schlatter juga bisa meredakan pembengkakan di area bawah lutut atau tulang kering. 

Kompres dengan Es 

Mengompres lutut yang nyeri karena penyakit Osgood-schlatter menggunakan batu es bisa sangat membantu mengatasi rasa sakit. Karena itu, tidak ada salahnya Anda melakukan kompres dengan es kepada penderita penyakit ini secara teratur. Anda bisa memberi kompres es ke lutut penderita Osgood-schlatter dengan durasi 15—30 menit. Ulangi pengompresan sebanyak 4 kali dalam sehari untuk mengurangi peradangan dan memudarkan rasa nyeri. Namun yang mesti Anda ingat, es memang dapat membantu meredakan nyeri setelah beraktivitas pada penderita penyakit osgood-schlatter. Akan tetapi, es tidak berpengaruh besar pada manfaat jangka panjang untuk membuat penyembuhan akan penyakit ini semakin singkat.

Gunakan Obat 

Ada kalanya rasa sakit akibat penyakit Osgood-schlatter menjadi sangat parah sehingga membuat penderitanya menjerit keras karena tidak tahan. Umumnya ketika Anda pergi ke dokter untuk mengeluhkan kondisi ini, dokter akan memberi beberapa obat untuk meringankan gejala penderita. Beberapa obat yang kerap digunakan untuk menurunkan kadar gejala penyakit Osgood-schlatter, antara lain obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen atau naproxen. Obat-obat tersebut bisa membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak.

Jalani Terapi Fisik 

Penanganan penyakit Osgood-schlatter tidak hanya dilakukan ketika rasa nyeri sedang dialami. Penanganan penyakit ini juga dapat dilakukan ketika nyeri mulai mereda. Penderita penyakit Osgood-schlatter dapat menjalani terapi fisik untuk meregangkan dan memperkuat kembali bagian kaki depan. Terapi fisik ini diharapkan mampu membuat rasa nyeri akibat penyakit Osgood-schlatter tidak lagi terlalu parah apabila gejalanya berulang kembali. Biasanya, terapi fisik hanya dilakukan oleh penderita penyakit Osgood-schlatter yang sudah tergolong cukup parah. Terapi fisik mengarah pada tujuan peregangan dan latihan yang membantu meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot kaki untuk mengurangi ketegangan pada tulang kering dan menstabilkan sendi lutut.

Dokter biasanya akan memberikan penanganan lebih lanjut apabila didapati gejala penderita Osgood-schlatter cukup akut. Mulai dari suntikan kortikosteroid sampai upaya pembedahan mungkin saja akan dianjurkan kepada pasien jika memang dibutuhkan.

Categories
Penyakit

Tips Menghindari Biaya Operasi Usus Buntu Lewat Makanan

Biaya kesehatan tidaklah murah, apalagi jika Anda harus mendapatkan penanganan berupa pembedahan. Setidaknya, jutaan rupiah mesti Anda gelontorkan hanya untuk membiayai tindakan operasi, belum termasuk perawatan lanjutan di rumah sakit. Salah satu penyakit yang mesti mendapat tindakan pembedahan adalah radang usus buntu. 

Biaya operasi usus buntu sendiri bisa mencapai belasan juta rupiah apabila peradangan sudah masuk ke kategori kronis atau berat. Operasi mesti dilakukan guna mencegah usus buntu meledak dan menyebabkan ancaman bagi nyawa Anda. 

Mencegah tentu lebih baik daripada mesti menjalani perawatan dan mengeluarkan biaya operasi usus buntu. Berikut ini adalah beberapa tips mencegah munculnya radang usus buntu. Anda mungkin tidak menyangka bahwa cara menghindari penyakit ini sangat ditentukan oleh makanan yang Anda santap, seperti di bawah ini. 

  1. Lanjutkan Konsumsi Bawang Putih 

Bumbu dapur yang satu ini tidak hanya membuat masakan terasa lezat. Bawang putih nyatanya dapat menjadi penangkal radang usus buntu. Sifat anti bakteri dan anti inflamasi yang ada pada bawang putih efektif mencegah munculnya peradangan di usus buntu akibat bakteri maupun lainnya. Jadi mulai sekarang, cobalah menambahkan beberapa siung bawang putih pada tiap resep masakan Anda. Mengonsumsi 1-2 siung bawang putih saat perut kosong bahkan jauh lebih baik untuk menghindari biaya operasi usus buntu!

  1. Mentimun Pilihan Terbaik 

Apakah Anda termasuk orang yang senang mengonsumsi mentimun sebagai lalapan? Jika iya, berbahagialah sebab kebiasaan Anda tersebut bisa menghindarkan Anda dari risiko radang usus buntu. Mentimun mengandung enzim pencernaan berjenis erepsin. Enzim ini sangat efektif memecah protein sehingga proses cerna menjadi lebih ringan dan tidak menyasar ke bagian usus buntu. Lebih dari itu, mentimun juga memiliki sifat antibakteri dan antiparasit yang dapat membantu membersihkan dan mengencangkan usus buntu Anda. 

  1. Cari Makanan Berserat 

Serat sebenarnya dapat diperoleh dari beragam jenis makanan. Namun, buah-buahan maupun sayuran hijau menjadi sumber serat terbaik bagi Anda. Makanan berserat mampu menghindarkan Anda dari biaya operasi usus buntu karena membuat pencernaan lebih lancar. Makanan berserat dapat membantu menarik lebih banyak air ke usus besar sehingga feses menjadi lunak dan mudah dikeluarkan tubuh. Dengan tidak adanya penumpukan feses di tubuh, bakteri yang menyebabkan peradangan usus buntu dapat diminimalkan. 

  1. Pilihlah Gandum 

Makanan-makanan yang terbuat dari gandum dan bebas gluten juga sangat baik bagi kesehatan usus buntu Anda. Alasannya simpel, gandum memiliki lebih banyak serat dibandingkan jenis karbohidrat lain. Kondisi ini akan membuat sistem pencernaan lebih lancar dan menghindarkan bakteri menyasar ke bagian usus buntu Anda. Jadi biasakanlah mengonsumsi makanan dari gandum di salah satu waktu makan Anda tiap harinya. Contohnya, Anda bisa mengonsumsi oatmeal sebagai menu sarapan atau mengganti nasi Anda dengan pilihan nasi merah atau nasi gandum.. 

  1. Bantu dengan Yogurt 

Anda bisa membantu kesehatan usus dan menghindari biaya operasi usus buntu dengan rutin mengonsumsi yogurt. Pasalnya, yogurt termasuk makanan fermentasi yang tinggi akan probiotik. Probiotik sendiri merupakan jenis bakteri baik yang dapat melawan bakteri jahat dalam usus Anda. Ketika Anda rutin mengonsumsi yogurt, artinya Anda bisa mencegah peradangan di usus buntu maupun bagian tubuh lainnya yang diakibatkan oleh infeksi bakteri jahat. Selain manfaatnya yang apik, yogurt pun memiliki rasa enak sehingga bisa dinikmati sebagai dessert kapanpun Anda mau. 

*** 

Selain mengonsumsi berbagai makanan yang bisa menghindarkan Anda dari operasi usus buntu, sebaiknya Anda juga mengurangi menyantap makanan yang meningkatkan risiko peradangan. Makanan yang terlalu berminyak maupun memiliki rasa pedas menjadi salah satu pemicu munculnya peradangan di usus buntu Anda.

Categories
Penyakit

Penyakit Serius yang Mesti Ditangani Dokter Penyakit Dalam

Mendatangi klinik-klinik yang berada di dekat rumah kerap menjadi pilihan banyak orang di masa pandemi ini dibandingkan harus pergi ke rumah sakit. Klinik dianggap lebih aman karena tidak menangani pasien Covid-19. Berobat di klinik pun bisa menghemat biaya karena tarifnya yang lebih murah daripada rumah sakit. Namun, tahukah Anda bahwa kebanyakan dokter yang ada di klinik masih berstatus dokter umum?

Padahal, bisa jadi penyakit yang sedang Anda hadapi memiliki kebutuhan untuk ditangani dokter yang lebih spesialis. Anda yang memiliki penyakit-penyakit kronis tahunan ataupun yang tengah mendapat penyakit yang tidak kunjung sembuh sebaiknya tidak ditangani oleh dokter umum, melainkan oleh dokter penyakit dalam. 

Dokter penyakit dalam merupakan dokter spesialis yang menangani berbagai keluhan dan gejala penyakit yang terkait dengan organ tubuh pasien. Penyakit-penyakit serius yang membutuhkan perawatan berkelanjutan umumnya ditangani oleh dokter spesialis yang satu ini. Berikut ini adalah 5 penyakit serius yang biasanya langsung dirujuk untuk ditangani dokter penyakit dalam

  1. Diabetes 

Diabetes merupakan kondisi ketika sensitivitas insulin dalam tubuh berkurang sehingga menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol dan selalu berada di atas normal. Ini merupakan penyakit kronis yang mesti ditangani secara berkelanjutan agar tidak menyebabkan komplikasi ke bagian tubuh lainnya. Jika dibiarkan, sangat mungkin diabetes menimbulkan masalah kesehatan lain, seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, kebutaan, dan berbagai masalah lain. Karena itu, sebaiknya jika Anda memiliki kadar gula darah yang tinggi, segeralah berobat ke dokter penyakit dalam. 

  1. Kanker 

Kanker menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia yang sampai saat ini masih sulit untuk ditangani. Seseorang yang mengidap kanker pada awalnya sangat mungkin tidak menyadari adanya se lasing jahat yang tengah menggerogoti organ tubuhnya. Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan lengkap perlu dilakukan untuk mencapai kesimpulan seseorang mengalami kanker atau tidak. Karena itulah, baiknya Anda melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan segera berkonsultasi ke dokter penyakit dalam apabila terdapat temuan dalam tes yang mengarah pada pertumbuhan sel asing di dalam tubuh. 

  1. Penyakit Ginjal 

Banyak jenis penyakit yang berhubungan dengan ginjal. Ada penyakit batu ginjal sampai gagal ginjal. Namun apapun itu, penanganan yang tepat haruslah berasal dari dokter penyakit dalam. Pasalnya, terganggunya bagian ginjal akan membuang pembersihan dan penyaringan racun di dalam darah menjadi tidak optimal. Pemeriksaan secara berkala dan teratur mesti dilakukan untuk memastikan fungsi ginjal tidak semakin menurun dan meminimalkan risiko kematian penderitanya. 

  1. Hipertensi 

Hipertensi merupakan bahasa medis yang mengarah pada kondisi tekanan darah yang terlalu tinggi pada seseorang. Anda tergolong mengalami hipertensi apabila secara berturut-turut memiliki tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Dampak dari penyakit ini memang tidak langsung terasa di badan. Akan tetapi, hipertensi dapat menjadi awal berbagai penyakit serius lain, seperti penyakit jantung, ginjal, sampai stroke. Jadi, berhati-hatilah dan lakukan pengecekan secara rutin ke dokter penyakit dalam. 

  1. Hipotiroid 

Berbagai masalah hormon umumnya ditangani oleh dokter penyakit dalam, termasuk kasus hipotiroid. Ini merupakan kondisi ketika produksi hormone tiroid di tubuh terlalu sedikit, sehingga metabolisme tubuh menjadi terhambat. Beberapa gejala penyakit ini adalah rasa lelah yang terus-menerus, kepikunan, kenaikan berat badan, juga kondisi kulit dan rambut yang mendadak mengering. Hipotiroid bisa diobati dengan mengembalikan kadar hormone tiroid lewat sejumlah terapi obat. 

*** 

Banyak penyakit serius yang terlambat ditangani karena penderita memandang remeh gejala di tubuhnya dan memilih tidak berobat ke dokter penyakit dalam. Maka itu, sebaiknya jika pergi ke klinik dan tidak sembuh dalam 2 kali kunjungan, segeralah meminta rujukan untuk menemui dokter spesialis yang sesuai dengan keluhan Anda.

Categories
Penyakit

Pengertian dan Gejala Esopaghitis yang Perlu Dipahami

Seseorang pasti pernah mengalami kesulitan dan merasa sakit ketika menelan atau merasakan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini patut diwaspadai bagi orang yang pernah mengalaminya, karena kemungkinan mengalami peradangan pada kerongkongan atau juga disebut dengan istilah esopaghitis.

Esophagus atau kerongkongan adalah organ dengan fungsi menyalurkan makanan dari mulut ke lambung. Makanan yang dikonsumsi akan berjalan melalui esofaus dengan menggunakan proses peristaltik. Naiknya asam lambung ke kerongkongan ini berisiko merusak jaringan-jaringan esofagus, tingkat keparahannya semakin tinggi jika seseorang menelan basa kuat dibanding organ lambung.

Apa Itu Esopaghitis

Merupakan peradangan yang terjadi pada lapisan kerongkongan, organ ini berbentuk pipa dengan fungsi menyalurkan makanan dari mulut ke lambung. Naiknya asam lambung ke kerongkongan bisa menimbulkan rasa sakit dan kesulitan ketika menelan, hingga menimbulkan rasa perih yang muncul di dada.

Durasi waktu atau lama penyembuhan kondisi ini tergantung dari apa yang menyebabkan serta kekebalan tubuh dari penderita.  Pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang baik bisa sembuh setelah menjalani pengobatan kurang lebih selama dua hingga empat minggu. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini akan merusak jaringan sehingga menimbulkan luka.

Selain menimbulkan luka kondisi ini juga bisa menyebabkan penyempitan pada kerongkongan, perlu diwaspadai jika seseorang mengalami beberapa gejala yang merupakan tanda munculnya kondisi ini. Jika beberapa gejala tersebut muncul, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat, berikut ini beberapa gejalanya.

  • Sakit ketika menelan.
  • Sulit menelan.
  • Terasa perih di dada atau biasanya terasa di belakang tulang dada saat makan.
  • Mual dan muntah.
  • Merasakan nyeri pada ulu hati.
  • Asam lambung terasa naik ke kerongkongan atau ke mulut (regurgitasi).
  • Sariawan, tidak nafsu makan dan batuk.

Gejala berbeda dialami anak-anak, selain kesulitan saat makan atau menelan asi, kondisi ini juga ditandai dengan terganggunya pertumbuhan. Jika seseorang atau anak mengalami beberapa gejala berikut ini.

  • Merasakan nyeri di dada seperti ditindih, terutama jika seseorang itu juga menderita penyakit jantung dan hipertensi.
  • Sulit meneln air meskipun hanya dalam jumlah sedikit dan merasa ada makanan yang tersangkut di kerongkongan.

Penyebab Muncul

  • Refluks

Kondisi di mana naiknya asam lambung ke kerongkongan, disebabkan adanya gangguan pada katup yang fungsinya menahan isi lambung agar tidak naik ke kerongkongan. Kondisi ini juga lebih cenderung muncul pada penderita asam lambung yang tidak mendapat pengobatan.

  • Alergi

Muncul akibat reaksi alergi yang bisa dipicu makanan tertentu, seperti telur, susu, gandum, kacang kedelai atau daging sapi. Selain makanan, reaksi alergi yang menimbulkan kondisi di atas bisa dipicu karena debu.

  • Infeksi

Keadaan ini disebabkan beberapa hal seperti infeksi bakteri, virus atau jamur pada jaringan esofagus atau kerongkongan. Infeksi bisa terjadi karena pasien memiliki daya tahan tubuh yang lemah, seperti menderita penyakit HIV, kanker dan diabetes.

  • Obat-obatan

Perlu diketahui jika esopaghitis bisa muncul karena dipicu oleh beberapa jenis obat, seperti antibiotik atau obat pereda nyeri. Bahkan peradangan yang muncul bisa dalam jangka waktu yang lama, kondisi ini juga dipicu karena kebiasaan seseorang menelan obat tanpa air.

Apabila kondisi ini sudah mengalami komplikasi hingga membuat kerongkongan menjadi sempit, dokter bedah saluran, cerna akan melakukan operasi untuk melebarkan kerongkongan ini kembali, kerongkongan yang menyempit bisa membuat makanan tersangkut ketika ditelan.

Categories
Penyakit

Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors dan Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi, atau biasa dikenal dengan sebutan tekanan darah tinggi, merupakan sebuah kondisi serius yang memengaruhi 1 dari 3 orang dewasa di Amerika Serikat. Kondisi ini dikarakterisasikan dengan pembacaan tekanan darah di atas 130/80 mmHg. Obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah disebut dengan istilah antihipertensi, yang tersedia dalam berbagai kelas, salah satunya adalah ACE inhibitor. ACE singkatan dari “angiotensin converting enzyme”. Obat-obatan ini menurunkan tekanan darah dengan cara membuat pembuluh darah relaks dan membuka, dan menyebabkan aliran darah lebih lancar. Sejak tahun 1981, ACE inhibitor diresepkan untuk merawat hipertensi. Hal tersebut disebabkan karena ACE inhibitor lebih mudah ditoleransi oleh tubuh. Obat ini biasanya diminum satu kali sehari, biasanya pada pagi hari. Obat ini juga dapat diresepkan bersamaan dengan diuretic atau penghambat saluran kalsium, yang mana juga digunakan sebagai obat perawatan tekanan darah tinggi.

Bagaimana ACE inhibitor bekerja?

ACE inhibitor memiliki 2 fungsi utama, yaitu mengurangi jumlah sodium yang tersimpan di ginjal, dan menghentikan produksi hormon yang bernama angiotensin II. Hormon ini biasanya menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Saat hormon angiotensi II tidak diproduksi, darah dapat mengalir lewa pembuluh darah dengan lebih efektif. Hal ini akan membantu pembuluh darah untuk relaks dan membesar, sehingga dapat mengurangi tekanan darah. Selain menurunkan tekanan darah, ACE inhibitor juga memiliki dampak yang positif terhadap kesehatan keseluruhan. Obat-obatan ini dapat memperlambat perkembangan penyakit ginjal dan atherosclerosis. Atherosclerosis adalah penyempitan arteri yang disebabkan karena penumpukan plak. ACE inhibitor juga telah dibuktikan bermanfaat untuk orang-orang yang menderita penyakit diabetes.

Efek samping ACE inhibitor

Kebanyakan orang dapat mentoleransi obat ini dengan baik. Namun, sama seperti obat-obatan lain, ACE inhibitor dapat menyebabkan beberapa efek samping bagi beberapa orang, seperti kelelahan, ruam, menurunnya kemampuan untuk merasa, batuk kering, tekanan darah rendah, dan pingsan. Dalam kasus yang jarang ditemukan, ACE inhibitor dapat menyebabkan bibir, lidah, dan tenggorokan membengkak, membuat Anda kesulitan bernapas. Hal ini kemungkinan akan terjadi pada orang-orang yang merokok. Apabila Anda adalah perokok aktif, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu tentang risiko efek samping sebelum Anda menggunakan ACE inhibitor. Orang-orang dengan fungsi ginjal yang terganggu juga perlu berhati-hati menggunakan obat-obatan jenis ini. ACE inhibitor dapat meningkatkan level potassium. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan ginjal pada orang-orang yang memiliki ginjal yang rusak. Karena risiko efek samping ini, ACE inhibitor biasanya tidak direkomendasikan untuk ibu hamil.

Beberapa obat-obatan penghilang rasa sakit OTC juga dapat mengurangi keefektifan ACE inhibitor. Pastikan Anda konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan ibu profen, naproxen, dan obat antiperadangan nonsteroid lain. Minum obat-obatan tersebut saat Anda diresepkan ACE inhibitor mungkin tidak berbahaya apabila sesekali dilakukan. Namun, hindari konsumsi bersamaan secara teratur. Konsultasi dengan dokter apabila Anda memiliki kekhawatiran seputar potensi interaksi obat.

Sama seperti obat-obatan resep lain, Anda tidak boleh berhenti mengonsumsi angiotensin converting enzyme inhibitor kecuali atas anjuran dari dokter. Mungkin Anda akan sangat tertarik berhenti menggunakan obat tersebut setelah tubuh merasa baikan. Namun, terus menerus mengonsumsinya akan membantu menjaga tekanan darah dalam batas yang sehat. Apabila Anda menderita efek samping apapun, hubungi dokter terlebih dahulu sebelum Anda berhenti menggunakan obat. Efek samping tersebut dapat hilang setelah beberapa waktu. Dokter juga mungkin memiliki panduan khusus bagaimana menghentikan pengobatan.

Categories
Penyakit

9 Obat Populer Penurun Kolesterol Selain Simvastatin

Anda yang memiliki riwayat koleterol tinggi pastinya sudah terbiasa mengonsumsi obat penurun kolesterol seperti simvastatin. Obat berjenis statin ini merupakan salah satu obat terpopuler yang paling sering diresepkan dokter apabila hasil laboratorium menunjukkan ada memiliki kadar kolesterol tinggi di atas 200 miligram per desiliter.

Tingkat kolesterol yang tinggi baiknya tidak dibiarkan karena dapat menimbulkan beragam penyakit kronis. Mulai dari penyakit jantung koroner sampai serangan stroke, semua dapat berawal dari tingginya kadar kolesterol jahat di dalam darah Anda. Penggunaan obat seperti simvastatin sendiri dapat menjadi jalan cepat menurunkan kadar kolesterol jahat.

Namun selain obat tersebut, sebenarnya masih banyak obat lain yang kerap direkomendasikan dokter untuk memperbaiki kadar kolesterol dalam darah. Berikut ini adalah obat-obat yang populer diresepkan bagi penderita kolesterol tinggi.

  1. Atorvastatin

Atovastatin sebenarnya sama seperti simvastatin, yakni sama-sama merupakan obat berjenis statin yang bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Namun selain itu, atorvastatin juga memiliki fungsi menurunkan kadar lemak dalam darah atau trigeserid. Atorvastin umumnya diberikan kepada penderita penyakit jantung ataupun pasien yang memiliki tekanan darah tinggi.

  • Colesevelam

Colesevelam merupakan obat penurun kolesterol berjenis resin. Obat ini membantu tubuh membuang kolesterol yang berlebih dengan cara mengikat empedu di usus Anda. Selain membuang kolesterol ektra, jenis obat yang satu ini juga dapat mengontrol kadar gula dalam darah sehingga kerap diresepkan kepada penderita diabetes tipe 2.

  • Fenofibrate

Banyak nama lain dari obat ini, seperti tricor, trilipix, ataupun triglide. Tidak seperti statin yang mampu menurunkan kadar kolesterol jagat, fenofibrate merupakan obat jenis fibrate yang berfungsi menaikkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan trigeserida atau lemak dalam darah. Obat ini tidak dapat dibeli secara bebas. Anda baru bisa mendapatkannya jika memperoleh resep dokter.

  • Lopid

Sama seperti fenofibarate, lopid merupakan obat pengontrol kolesterol berjenis fibrate yang berfungsi menaikkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan lemak dalam darah. Biasanya obat ini diresepkan untuk diminum sebelum sarapan dan makan malam dengan jeda waktu sekitar 30 menit sebelum Anda menyantap makanan.

  • Ezetimibe

Ezetimibe merupakan obat yang diresepkan dokter guna mengurangi kadar kolesterol dalam darah dengan cara menghambat penyerapan kolesterol. Namun, penggunaan obat ini umumnya tidak tunggal. Dokter akan memberi tambahan resep atorvastatin ataupun simvastatin guna menurunkan kadar kolesterol pasien terlebih dahulu.

  • Lovastatin

Sama seperti simvastatin, lovastatin merupakan obat jenis statin yang berfungsi menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Lovastatin biasa diresepkan kepada penderita kolesterol tinggi yang sudah tahunan. Ini karena sifat lovastatin yang lebih mengarha untuk obat jangka panjang. Waktu mengonsumsi lovastatin umumnya adalah setiap sebelum tidur.

  • Pravastatin

Satu lagi jenis obat penurun kolesterol berjenis statin adalah pravastatin. Obat ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang sibuk bekerja atau sedang dalam perjalanan jauh. Pasalnya, pravastatin dapat dikonsumsi tanpa didahului asupan makanan terlebih dahulu.

  • Niasin

Niasin merupakan olahan dari vitamin B3 yang juga kerap digunakan untuk penderita kolesterol tinggi. Obat ini mampu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat. Umumnya niasin digunakan dengan pengombinasian menggunakan obat penurun kadar kolesterol lainnnya.

  • Rosuvastatin

Satu lagi obat berjenis statin yang manfaatnya seperti simvastatin. Namun, rosuvastatin memiliki dosis yang lebih tinggi. Penggunaan obat ini biasa ditujukan peada pasien-pasien yang memiliki faktor risiko besar terkena penyakit kardiovaskular.

***

Banyak bukan jenis obat pengontrol kadar kolesterol selain simvastatin. Jadi, jangan kaget jika tiba-tiba ketika berobat, dokter meresepkan obat selain simvastatin untuk mengatasi masalah kolesterol Anda yang tinggi, ya.