Categories
Hidup Sehat

Bagaimana Cara Mengatasi Ngantuk Di Kelas?

Banyak orang yang memiliki aktivitas di pagi hari. Sebagian orang aktif dalam menjalani aktivitas tersebut, namun sebagian orang kurang merasa bersemangat dalam aktivitas tersebut. Mereka kurang bersemangat dalam menjalani aktivitas karena merasa lelah. Hal tersebut sering terjadi jika Anda berada di kelas. Jika Anda sering mengantuk di kelas, Anda sebaiknya pelajari cara mengatasi ngantuk di kelas.

Alasan Orang Mengantuk Di Pagi Hari

Orang-orang sering merasa ngantuk di pagi hari sehingga mereka tidak dapat berkonsentrasi dengan baik ketika mereka berada di kelas. Alasan yang paling umum adalah mereka tidak memiliki waktu yang cukup di malam hari untuk tidur. Mereka bisa saja begadang seperti bermain game, atau mereka susah tidur di malam hari karena memikirkan berbagai hal seperti persiapan ujian.

Selain kurangnya waktu untuk tidur di malam hari, mengantuk di pagi hari juga terjadi karena manusia mengalami kondisi tertentu seperti kekurangan protein dan energi, atau stres sehingga dapat menguras energi.

Cara Mengatasi Ngantuk

Mengantuk di kelas tidak hanya membuat Anda kurang perhatian terhadap pelajaran, namun Anda juga (kemungkinan) akan dihukum oleh guru atau dosen atas perilaku Anda. Oleh karena itu, cara mengatasi ngantuk di kelas dapat dilakukan dengan:

  1. Tidur dengan teratur

Mengantuk di pagi hari, khususnya jika Anda memiliki jadwal sekolah atau kuliah, dapat mengganggu aktivitas tersebut. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidur lebih awal di malam hari jika Anda memiliki jadwal di pagi hari pada hari berikutnya. Jika Anda tidak memiliki waktu untuk tidur lebih cepat di malam hari karena banyak kegiatan, Anda sebaiknya coba luangkan waktu untuk tidur siang.

  1. Beristirahat yang cukup

Jika Anda selesai melakukan aktivitas dan memiliki jadwal yang kosong, Anda sebaiknya luangkan waktu Anda untuk beristirahat seperti mengobrol bersama teman-teman Anda.

  1. Mengkonsumsi kafein

Jika Anda mengantuk di pagi hari, Anda sebaiknya konsumsi kafein, karena kafein dapat memberikan energi pada tubuh Anda. Anda juga sebaiknya jangan mengkonsumsi kafein secara berlebihan supaya Anda tetap menjaga kesehatan tubuh.

  1. Berolahraga

Berolahraga dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, salah satunya termasuk mencegah kantuk. Berolahraga dapat membantu Anda supaya tetap terjaga.

  1. Mengkonsumsi makanan secara teratur

Karena ngantuk juga dipengaruhi oleh kekurangan sumber yang bermanfaat seperti protein, Anda sebaiknya konsumsi makanan yang sehat dan bergizi supaya dapat memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari.

  1. Mengkonsumsi air putih

Mengkonsumsi air putih tidak hanya mencegah dehidrasi, namun juga dapat membantu Anda berkonsentrasi, khususnya jika Anda perlu melakukan kegiatan di kelas seperti mendengarkan penjelasan guru atau dosen.

  1. Melakukan aktivitas lain

Jika Anda mengantuk, Anda sebaiknya lakukan aktivitas lain yang dapat mengalihkan pikiran Anda. Ketika Anda berada di kelas, Anda sebaiknya catat apa yang diterangkan guru atau dosen supaya Anda dapat memahami pelajaran tersebut. Anda juga dapat bertanya atau berdiskusi dengan guru atau dosen supaya Anda tidak mengantuk terus.

  1. Menenangkan diri

Jika Anda mengantuk karena stres, Anda sebaiknya coba cara untuk menenangkan diri dan lakukan cara tersebut jika Anda tidak melakukan aktivitas lain. Contoh cara untuk menenangkan diri adalah ASMR.

  1. Menghirup udara segar

Menghirup udara segar dapat membantu Anda mencegah kantuk, karena udara dapat memberikan oksigen di dalam tubuh. Jika Anda tidak bisa menghirup udara di luar karena berada di kelas, Anda dapat menarik nafas secara mendalam, kemudian Anda menghembuskannya. 

  1. Menggunakan obat tidur

Anda dapat menggunakan obat tidur jika Anda tidak bisa tidur di malam hari karena insomnia. Meskipun demikian, Anda sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu, karena obat tersebut dapat menimbulkan efek samping.

Kesimpulan

Cara mengatasi ngantuk di kelas beragam dan Anda perlu melakukan cara-cara tersebut secara rutin untuk tidak hanya mendukung aktivitas Anda setiap hari, namun juga dapat menjaga kondisi tubuh Anda.

Categories
Kulit & Kelamin

Langkah Carai Pakai Pelembab yang Perlu Diketahui

Memilih pelembab untuk kulit berminyak tidaklah mudah dan harus berhati-hati karena kulit berminyak cenderung lebih rentang mengalami masalah. Seperti jerawat dan pelembab yang bisa meningkatkan produksi minyak, hal ini memaksa seseorang harus cermat dalam memilih pelembab dan cara pakai pelembab untuk kulit berminyak.

Pelembab berfungsi sebagai pelindung untuk kulit dan menjaga kulit tetap terhidrasi hingga menjadi lebih sehat. Namun, banyak yang mengira bahwa pemilik kulit berminyak tidak perlu menggunakan pelembab karena akan membuat wajah terlihat lebih mengilap. Namun hal ini justru keliru, penggunaan pelembab tetap penting tetapi harus jeli dalam memilih jenis produk yang tepat.

Cara Pakai Pelembab

  1. Ratakan dari Sisi Luar ke Dalam

Memakai pelembap asal oles tentu tidak membuat kulit wajah mendapat manfaat, langkah pertama yang harus dilakukan adalah totol-totolkan krim pelembap di seluruh wajah. Ratakan dari sisi terluar wajah hingga menuju bagian tengah dengan gerakan memutar ke atas. 

Mulai dari dagu, pijat perlahan dengan gerakan melingkar lembut ke garis rahang menuju dahi dan berakhir di hidung. Jika melakukannya dengan arah terbaik, mulai dari area hidung menuju ke telinga nantinya residu pelembap akan tertinggal dan menumpuk di sekitar jalur garis rambut. 

Cara memakai seperti ini menyebabkan pori-pori tersumbat di sekitar garis rambut hingga di dekat telinga. Pori-pori yang tersumbat tidak akan membuat wajah bersih, justru menimbulkan banyak komedo.

  1. Bagian Leher

Perhatikan bagian leher, bagian ini merupakan perpanjangan dari kulit wajah dan butuh untuk dirawat juga. Bagian leher biasanya mendapat bagian yang paling sedikit atau juga sisa-sisa dari penggunaan di bagian lain. Gunakan satu oles pada wajah dan gunakan satu oles lagi untuk bagian leher.

  1. Gunakan Segera

Pelembap digunakan setelah mandi, hal ini tidak salah dan idealnya memang demikian ketika memakainya. Namun jangan mendiamkan kulit selama lebih dari semenit, karena kulit akan mulai dehidrasi karena udara kering yang mengurangi kelembapan kulit. Tepuk-tepuk sebentar wajah dengan handuk bersih untuk menghilangkan sisa air mandi yang masih menetes.

Segera gunakan pelembap setelah keluar dari kamar mandi, tujuannya agar kelembapan wajah masih terjaga dengan baik dan mencegah risiko kulit kering serta kulit menjadi pecah-pecah jika dibiarkan terlalu lama.

  1. Pakai Pelembap Sesuai Jenis Kulit

Kandungan pelembap cenderung lebih berminyak, jika kulit wajah juga jenis berminyak maka jangan asal dalam memilih pelembab. Jika kandungan pelembab itu mengandung minyak maka hanya akan memperparah kondisi kulit atau minyak wajah, kulit wajah lebih sensitif ketimbang bagian tubuh lain termasuk kulit tangan dan kaki.

Hal ini bisa diketahui dari jenis pelembab, seperti berbentuk lotion, gel, krim atau ointment, lotion dan gel mengandung lebih banyak air, sementara krim dan ointment mengandung lebih banyak minyak. Pelembab jenis lotion dan gel umumnya lebih ringan ketika digunakan, sehingga lebih nyaman sebagai pelembab kulit berminyak.

  1. Sesuaikan Pelembab dengan Cuaca

Tak hanya menyesuaikan dengan jenis kulit, cara pakai pelembab yang benar juga harus memilih produk yang sesuai dengan cuaca lingkungan. Jika cuaca sangat terik, pastikan pelembab wajah memiliki kandungan SPF, semakin besar kandungan SPF maka semakin kuat dalam melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB.

Disarankan untuk menggunakan pelembab yang mengandung asam retinoid pada malam hari, alasannya pelembab jenis ini dapat mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit dan membantu mengurangi munculnya komedo pada wajah.

Categories
Kesehatan Wanita

Kram Menstruasi Parah Bisa Jadi Masalah, Berikut Ciri-cirinya

Kram menstruasi (dismenorea) atau nyeri haid adalah masalah yang umum dialami oleh wanita ketika sedang dalam periode menstruasi. Sensasi yang ditimbulkan berupa rasa nyeri, kram, atau tertekan di perut bagian bawah yang umumnya berlangsung selama satu hingga dua hari. Tak jarang, kram menstruasi disertai dengan nyeri panggul.

Tingkat nyeri yang dialami setiap wanita berbeda-beda. Tapi jika kram menstruasi sangat parah atau terjadi hingga berhari-hari, itu bisa jadi mengkhawatirkan. 

Kram menstruasi yang normal dan tidak normal

Selama menstruasi, rahim berkontraksi dan meluruhkan ovum yang tidak dibuahi beserta lapisan dinding uterus. Terkadang, kontraksi yang terjadi menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut dan kram menstruasi. Kram terasa seperti sakit berdenyut atau nyeri tumpul yang menjalar ke punggung bawah dan paha bagian dalam

Rasa sakit akibat kontraksi rahim bisa terjadi sebelum atau selama awal menstruasi, biasanya satu hingga tiga hari. Kram menstruasi juga bisa disertai dengan gejala lain seperti mual, kelelahan, pusing, dan sakit kepala. Beberapa wanita mungkin tidak bisa beraktivitas dengan normal ketika nyeri haid, dan membutuhkan pereda nyeri.

Meski kram menstruasi adalah hal yang normal, kram yang sangat parah harus diwaspadai karena bisa menjadi indikasi serius. Berikut ciri-ciri kram menstruasi yang tidak normal:

  1. Aktivitas terganggu

Intensitas dan keparahan kram menstruasi yang dirasakan setiap wanita berbeda, dan beberapa orang sampai tidak bisa beraktivitas dengan benar akibat rasa sakit tersebut. Tapi jika nyeri haid dirasakan sangat parah maka itu bisa menjadi tanda adanya masalah dalam tubuh Anda.

  1. Nyeri tidak mereda setelah konsumsi obat pereda nyeri

Umumnya nyeri haid akan mereda setelah minum obat pereda nyeri. Obat ini dijual bebas dan mudah ditemukan, misalnya ibuprofen dan acetaminophen. Tapi jika setelah minum obat nyeri Anda tak kunjung mereda, kemungkinan kram menstruasi Anda tidak normal.

  1. Nyeri panggul acak

Wanita yang mengalami kram perut saat menstruasi biasanya juga mengalami nyeri panggul di waktu yang sama. Tapi jika nyeri terjadi di luar waktu menstruasi, atau sakit ketika berhubungan seks, maka segeralah hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

  1. Kram menstruasi berlangsung terlalu lama

Normalnya, nyeri haid terjadi selama satu hingga maksimal tiga hari. Namun jika kram berlangsung lebih lama dari itu dan berulang di setiap siklus haid, itu harus diwaspadai.

Gejala lain yang harus dikhawatirkan adalah:

  • Diare atau mual yang parah
  • Darah haid yang terlalu banyak atau lebih banyak dari biasanya
  • Darah haid menggumpal
  • Siklus haid tidak teratur
  • Timbulnya bercak atau spotting di antara periode menstruasi

Penyebab nyeri haid tidak normal

Beberapa orang cenderung mengalami kram menstruasi yang parah karena hasil dari kontraksi rahim. Bagi sebagian orang, kram yang dirasakan merupakan gejala dari suatu kondisi medis. 

Penyebab medis yang umum antara lain:

  • Endometriosis

Endometriosis adalah suatu kondisi dimana jaringan lapisan dalam rahim justru tumbuh di luar rahim. Selain kram menstruasi, nyeri panggul dan timbulnya bercak di luar siklus haid adalah beberapa gejalanya yang paling umum. 

  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS adalah kelainan hormon yang mempengaruhi 1 dari 10 wanita subur. Gejalanya meliputi nyeri haid yang parah, periode haid lama, dan kesulitan menjaga berat badan ideal.

  • Fibroid

Fibroid adalah tumbuhnya tumor di dalam atau luar rahim. Ukuran tumor yang besar menyebabkan rahim membesar dan menyebabkan kram menstruasi yang parah. 

  • Penyakit radang panggul (PID)

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri seperti klamidia dan gonore, yang biasanya tertular saat berhubungan seksual.Infeksi lain yang tidak ditularkan secara seksual juga bisa menyebabkan PID.

  • Adenomiosis

Adenomiosis atau penebalan rahim terjadi ketika jaringan yang melapisi rahim berubah menjadi otot rahim, membuat ukuran rahim Anda dua hingga tiga kali lebih besar dari ukuran normal.

  • Stenosis serviks

Stenosis serviks terjadi ketika bukaan serviks atau leher rahim menyempit atau tertutup sepenuhnya. Ini menyebabkan darah menstruasi sulit keluar, sehingga menstruasi tidak teratur. Jika tidak ditangani akan meningkatkan masalah kesuburan. 

Cara mengatasi kram menstruasi

Kram menstruasi bisa dipicu oleh stres dan kurangnya aktivitas fisik. Nyeri saat haid bisa dicegah dan diatasi dengan berolahraga secara teratur, menggunakan bantal pemanas, dan mengonsumsi obat pereda nyeri.

Jika cara di atas tidak membantu, diskusikan dengan dokter. Anda bisa menanyakannya kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. 

Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Categories
Kulit & Kelamin

Upaya yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Molluscum Contagiosum

Kulit merupakan salah satu bagian tubuh yang paling mungkin dan sering terserang masalah kesehatan. Hal itu masuk akal lantaran kulit merupakan bagian tubuh kita yang paling sering terpapar sesuatu. Alhasil, banyak sekali ragam penyakit kulit yang telah dikenali medis. Mungkin Anda belum pernah mendengar tentang molluscum contagiosum, saking banyaknya varian penyakit kulit.

Molluscum contagiosum merupakan jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi virus. Nama virus yang menyebabkan kondisi ini serupa dengan nama penyakitnya. Gejala utama yang diderita penderita penyakit ini adalah timbulnya benjolan atau lesi yang tidak berbahaya di lapisan atas kulit seseorang.

Benjolan yang ditimbulkan molluscum contagiosum biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, berbeda dengan cacar, misalnya. Benjolan-benjolan itu akan menghilang dengan sendirinya dalam jangka waktu tertentu dan jarang meninggalkan bekas luka, meskipun tidak diobati. Adapun lamanya waktu virus bertahan bervariasi untuk setiap orang, tetapi benjolan biasa bisa bertahan mulai dari dua bulan hingga empat tahun.

Molluscum contagiosum adalah penyakit kulit menular. Persebarannya bisa terjadi melalui kontak langsung dengan seseorang yang mengidapnya atau dengan menyentuh benda yang terkontaminasi virus, seperti handuk atau pakaian. 

Siapa pun bisa tertular molluscum contagiosum, tetapi kelompok orang tertentu lebih mungkin terinfeksi daripada yang lain. Kelompok-kelompok yang memiliki risiko tinggi terpapar virus ini antara lain: 

  • Anak-anak berusia antara 1 dan 10 tahun;
  • Orang yang tinggal di daerah beriklim tropis;
  • Orang dengan sistem kekebalan yang lemah yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti transplantasi organ atau perawatan kanker;
  • Orang yang menderita dermatitis atopik , yang merupakan bentuk umum eksim yang menyebabkan ruam bersisik dan gatal;
  • Orang yang berpartisipasi dalam olahraga kontak, seperti gulat atau sepak bola, di mana kontak kulit ke kulit biasa terjadi.

Pengobatan dan perawatan bedah untuk mengatasi penyakit ini tersedia, tetapi perawatan kerap tidak diperlukan dalam banyak kasus. Yang harus diperhatikan adalah virus bisa lebih sulit diobati jika Anda memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Cara terbaik untuk tidak turut terpapar molluscum contagiosum adalah dengan menghindari menyentuh kulit orang lain yang terinfeksi. Upaya-upaya di bawah ini juga dapat membantu seseorang terpapar atau terinfeksi virus ini:

  • Praktikkan mencuci tangan yang efektif dengan air hangat dan sabun.
  • Ajari anak-anak tentang teknik mencuci tangan yang benar karena mereka lebih cenderung menggunakan sentuhan dalam permainan dan interaksi dengan orang lain.
  • Hindari berbagi barang pribadi. Ini termasuk handuk, pakaian, sikat rambut, atau sabun batangan.
  • Hindari penggunaan perlengkapan olahraga bersama yang mungkin bersentuhan langsung dengan kulit telanjang orang lain.
  • Hindari mengorek atau menyentuh area kulit Anda yang terdapat benjolan.
  • Jaga agar benjolan tetap bersih dan tertutup untuk mencegah diri Anda atau orang lain menyentuhnya dan menyebarkan virus.
  • Hindari mencukur atau menggunakan elektrolisis di tempat yang terdapat benjolan.
  • Hindari kontak seksual jika Anda memiliki benjolan di area genital.

Virus ini terbilang “bandel” karena cukup sulit untuk dibasmi. Lagi pula, ketika Anda pernah terpapar sekali, bukan berarti Anda dapat terbebas dari infeksi berikutnya. Berbeda dengan virus penyebab cacar, misalnya, yang tidak bisa diderita berulang oleh penderita.

Upayakan untuk selalu mewaspadai kemungkinan terjadinya paparan virus molluscum contagiosum dengan melakukan kiat-kiat di atas. Terlebih jika Anda telah terpapar, usahakan untuk tidak turut menyebarkan penyakit ini kepada orang lain. Selalu jaga kebersihan diri dan lingkungan agar terbebas dari segala macam penyakit kulit, termasuk molluscum contagiosum.

Categories
Penyakit

Tips Menghindari Biaya Operasi Usus Buntu Lewat Makanan

Biaya kesehatan tidaklah murah, apalagi jika Anda harus mendapatkan penanganan berupa pembedahan. Setidaknya, jutaan rupiah mesti Anda gelontorkan hanya untuk membiayai tindakan operasi, belum termasuk perawatan lanjutan di rumah sakit. Salah satu penyakit yang mesti mendapat tindakan pembedahan adalah radang usus buntu. 

Biaya operasi usus buntu sendiri bisa mencapai belasan juta rupiah apabila peradangan sudah masuk ke kategori kronis atau berat. Operasi mesti dilakukan guna mencegah usus buntu meledak dan menyebabkan ancaman bagi nyawa Anda. 

Mencegah tentu lebih baik daripada mesti menjalani perawatan dan mengeluarkan biaya operasi usus buntu. Berikut ini adalah beberapa tips mencegah munculnya radang usus buntu. Anda mungkin tidak menyangka bahwa cara menghindari penyakit ini sangat ditentukan oleh makanan yang Anda santap, seperti di bawah ini. 

  1. Lanjutkan Konsumsi Bawang Putih 

Bumbu dapur yang satu ini tidak hanya membuat masakan terasa lezat. Bawang putih nyatanya dapat menjadi penangkal radang usus buntu. Sifat anti bakteri dan anti inflamasi yang ada pada bawang putih efektif mencegah munculnya peradangan di usus buntu akibat bakteri maupun lainnya. Jadi mulai sekarang, cobalah menambahkan beberapa siung bawang putih pada tiap resep masakan Anda. Mengonsumsi 1-2 siung bawang putih saat perut kosong bahkan jauh lebih baik untuk menghindari biaya operasi usus buntu!

  1. Mentimun Pilihan Terbaik 

Apakah Anda termasuk orang yang senang mengonsumsi mentimun sebagai lalapan? Jika iya, berbahagialah sebab kebiasaan Anda tersebut bisa menghindarkan Anda dari risiko radang usus buntu. Mentimun mengandung enzim pencernaan berjenis erepsin. Enzim ini sangat efektif memecah protein sehingga proses cerna menjadi lebih ringan dan tidak menyasar ke bagian usus buntu. Lebih dari itu, mentimun juga memiliki sifat antibakteri dan antiparasit yang dapat membantu membersihkan dan mengencangkan usus buntu Anda. 

  1. Cari Makanan Berserat 

Serat sebenarnya dapat diperoleh dari beragam jenis makanan. Namun, buah-buahan maupun sayuran hijau menjadi sumber serat terbaik bagi Anda. Makanan berserat mampu menghindarkan Anda dari biaya operasi usus buntu karena membuat pencernaan lebih lancar. Makanan berserat dapat membantu menarik lebih banyak air ke usus besar sehingga feses menjadi lunak dan mudah dikeluarkan tubuh. Dengan tidak adanya penumpukan feses di tubuh, bakteri yang menyebabkan peradangan usus buntu dapat diminimalkan. 

  1. Pilihlah Gandum 

Makanan-makanan yang terbuat dari gandum dan bebas gluten juga sangat baik bagi kesehatan usus buntu Anda. Alasannya simpel, gandum memiliki lebih banyak serat dibandingkan jenis karbohidrat lain. Kondisi ini akan membuat sistem pencernaan lebih lancar dan menghindarkan bakteri menyasar ke bagian usus buntu Anda. Jadi biasakanlah mengonsumsi makanan dari gandum di salah satu waktu makan Anda tiap harinya. Contohnya, Anda bisa mengonsumsi oatmeal sebagai menu sarapan atau mengganti nasi Anda dengan pilihan nasi merah atau nasi gandum.. 

  1. Bantu dengan Yogurt 

Anda bisa membantu kesehatan usus dan menghindari biaya operasi usus buntu dengan rutin mengonsumsi yogurt. Pasalnya, yogurt termasuk makanan fermentasi yang tinggi akan probiotik. Probiotik sendiri merupakan jenis bakteri baik yang dapat melawan bakteri jahat dalam usus Anda. Ketika Anda rutin mengonsumsi yogurt, artinya Anda bisa mencegah peradangan di usus buntu maupun bagian tubuh lainnya yang diakibatkan oleh infeksi bakteri jahat. Selain manfaatnya yang apik, yogurt pun memiliki rasa enak sehingga bisa dinikmati sebagai dessert kapanpun Anda mau. 

*** 

Selain mengonsumsi berbagai makanan yang bisa menghindarkan Anda dari operasi usus buntu, sebaiknya Anda juga mengurangi menyantap makanan yang meningkatkan risiko peradangan. Makanan yang terlalu berminyak maupun memiliki rasa pedas menjadi salah satu pemicu munculnya peradangan di usus buntu Anda.

Categories
Obat

Intip Peringatan Penggunaan dan Efek Samping Atorvastatin

Atorvastatin merupakan obat golongan statin yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dan mencegah penyakit jantung. Obat ini tergolong obat keras yang dapat menimbulkan efek samping sehingga perlu resep dokter untuk mendapatkannya. Atorvastatin tersedia dalam bentuk tablet. Obat ini perlu diminum dengan menelannya secara utuh. Jika dihancurkan atau dibelah terlebih dahulu saat mengonsumsi atorvastatin, maka efektivitas obat dapat menurun. Berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang peringatan penggunaan dan efek samping atorvastatin. 

Peringatan penggunaan atorvastatin

Sebelum mengonsumsi atorvastatin, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa peringatan obat seperti berikut ini. 

  1. Peringatan alergi 

Obat atorvastatin berisiko menimbulkan alergi berupa kesulitan bernapas, kesulitan menelan, pembengkakan (pada wajah, lidah, bibir, dan tenggorokan). Jika Anda mengalami alergi akibat atorvastatin maka segera hentikan mengonsumsi obat tersebut dan cari bantuan medis. Konsultasikan bahwa Anda mengalami reaksi alergi dengan dokter agar Anda mendapat resep obat lain untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.

  1. Peringatan untuk kondisi medis tertentu

Untuk beberapa kondisi medis tertentu perlu berhati-hati saat menggunakan atorvastatin. Beberapa kondisi medis yang perlu waspada terhadap atorvastatin yaitu orang dengan penyakit organ hati, penderita diabetes, dan orang yang mengalami masalah ginjal. 

  1. Peringatan lainnya 

Tidak hanya kondisi medis tertentu saja, beberapa kondisi lain juga perlu waspada saat menggunakan atorvastatin. Beberapa kondisi tersebut mencakup ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan lansia. 

Efek samping atorvastatin

Beberapa efek samping atorvastatin yang umum terjadi yaitu: 

  • Kembung
  • Diare
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri punggung atau sendi
  • Penyakit asam lambung

Berbagai efek samping tersebut akan menghilang dengan sendirinya. Namun jika telah lebih dari 3 minggu dan malah semakin parah maka segera minta bantuan medis. Selain itu, terdapat pula beberapa efek samping atorvastatin yang bersifat serius dan membutuhkan penanganan dokter segera. Beberapa efek samping atorvastatin yang berbahaya yaitu 

  • Demam dan jantung berdetak lebih cepat
  • Nyeri otot, kram otot, lemah otot, atau otot terasa lembut. 
  • Gangguan hati yang ditandai dengan sakit di bagian atas, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap, lelah, mengalami penyakit kuning. 
  • Gangguan ginjal yang ditandai dengan pembengkakan di pergelangan kaki, napas pendek, serta buang air sedikit. 
  • Pusing, lelah, dan lemas yang tidak wajar.

Interaksi atorvastatin dengan obat lain

Saat menggunakan atorvastatin, sebaiknya Anda menghindari mengonsumsi obat lain secara bersamaan. Penggunaan atorvastatin bisa menimbulkan interaksi jika digunakan bersama dengan obat lain. Berikut efek interaksi yang mungkin terjadi.

  • Meningkatkan kadar obat digoxin dan kontrasepsi oral seperti ethinyl estradiol dalam darah.
  • Meningkatkan risiko gangguan otto dan rhabdomyolysis jika digunakan bersama dengan obat itraconazole, ketoconazole, clarithromycin, ciclosporin, niacin, verapamil. Ritonavir, diltiazem, fenofibrate, asam fusidat, niacin, colchicine, ezetimibe, dan gemfibrozil. 
  • Menurunkan kadar atorvastatin dalam tubuh jika digunakan bersama dengan obat phenytoin, antasida, colestipol, rifampicin, dan efavirenz. 

Untuk menghindari risiko interaksi atorvastatin, maka sebaiknya Anda menyampaikan kondisi medis yang sedang dialami. Selain itu, Anda juga perlu menyampaikan kepada dokter apabila sedang mengonsumsi suplemen, vitamin, obat lain baik buatan pabrik maupun herbal. Penggunaan atorvastatin biasanya dilakukan seumur hidup guna mencegah naiknya kadar kolesterol dalam darah. Apabila Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang efek samping atorvastatin, tanyakan secara langsung pada dokter secara gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Google Play. 

Categories
Hidup Sehat

Kurangi Jenis jenis Limbah Makanan Dengan Cara Ini

Sisa makanan menjadi salah satu dari banyak jenis jenis limbah yang dapat mengganggu bagi sebagian orang. Faktanya, hampir sepertiga, sekitar 1,3 miliar ton setiap tahunnya, dari semua makanan yang diproduksi dunia dibuang menjadi limbah tidak terpakai karena berbagai alasan. Hal ini tentunya perlu mendapatkan perhatian sendiri. Di satu sisi, banyak orang-orang yang menderita kelaparan, di sisi lain, negara-negara besar seperti Amerika Serikat membuang-buang makanan (pada tahun 2010, diperkirakan rata-rata warga negara Amerika menghasilkan jenis jenis limbah makanan sebesar 99 kg), menurut Badan Perlindungan Lingkungan di sana. 

Mungkin Anda berpikir milyaran ton jenis jenis limbah makanan tersebut tidak memengaruhi hidup Anda. Faktanya, limbah makanan dibuang ke tempat pembuangan sampah, tempat di mana limbah tersebut akan membusuk, dan memproduksi gas metan, yang merupakan gas rumah kaca kedua paling umum dijumpai. Dengan kata lain, dengan membuang-buang makanan, Anda turut berkontribusi terhadap perubahan iklim. Hal tersebut juga membuang-buang air. Menurut Institut Sumber Daya Dunia, 24 persen dari semua air yang digunakan dalam pertanian menjadi sia-sia akibat jenis jenis limbah makanan, setara dengan 170 triliun liter. Angka tersebut tentunya tidak boleh dianggap remeh. Untungnya, ada beberapa cara untuk Anda mengurangi praktik merusak lingkungan tersebut, seperti:

  • Berbelanja dengan bijak

Kebanyakan orang sering membeli makanan lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Meskipun membeli bahan makanan dalam jumlah yang banyak di awal bulan terdengar lebih praktis, penelitian menunjukkan bahwa metode belanja ini menghasilkan lebih banyak jenis jenis limbah makanan. Guna menghindari membeli bahan makanan lebih banyak dari yang Anda butuhkan, kunjungi pasar beberapa kali dalam seminggu dan hindari berbelanja dalam jumlah yang besar. Pastikan Anda menggunakan semua bahan makanan sebelum Anda ke pasar dan membeli bahan kebutuhan pokok lainnya. Anda juga bisa membuat daftar belanja bahan makanan apa saja yang dibutuhkan dan hanya membeli produk yang terdapat dalam daftar tersebut. Hal ini dapat mengurangi kemungkinan terjadinya perilaku impulsif dalam berbelanja dan mengurangi jenis jenis limbah makanan. 

  • Simpan makanan dengan benar

Apabila Anda tidak menyimpan makanan dengan benar, hal ini dapat membuat banyak makanan terbuang percuma. Menurut Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam, sekitar dua per tiga limbah makanan di Britania Raya disebabkan karena cara penyimpanan makanan yang salah. Banyak orang tidak yakin bagaimana cara menyimpan buah dan sayuran, sehingga menyebabkan produk tersebut matang terlalu dini dan mudah busuk. Misalnya, tomat, bawang, timun, bawang putih, dan kentang tidak boleh dimasukkan ke dalam kulkas dan hanya disimpan dalam suhu ruangan. Selain itu, memisahkan makanan yang memproduksi gas ethylene dengan yang tidak juga merupakan cara baik dalam mengurangi jenis jenis limbah makanan. Gas ethylene dapat menyebabkan bahan makanan cepat matang sehingga membuatnya mudah busuk. Beberapa bahan yang memproduksi gas ethylene di antaranya adalah pisang, alpukat, tomat, peach, buah pir, dan daun bawang. 

Ada banyak cara dalam mengurangi jenis jenis limbah makanan yang bisa Anda lakukan. Selain dengan kedua cara tersebut di atas, Anda bisa mengolah limbah tersebut dan mendaur ulangnya untuk dijadikan pupuk bagi tanaman. Tidak hanya tips ini dapat membantu Anda mengurangi jenis jenis limbah makanan, tetapi Anda juga dapat menghemat banyak uang dan waktu. Bahkan tindakan sederhana seperti mengubah cara berbelanja dan cara menyimpan makanan memiliki dampak yang besar terhadap keberlangsungan lingkungan.

Categories
Kesehatan Mulut

Tak Perlu Cemas, Ini Cara Mengatasi Gigi Jarang

Gigi yang jarang atau renggang seringkali menimbulkan ketidakpercayaan diri. Apabila hal ini terjadi, Anda pasti ingin mencari cara untuk menghilangkannya. Anda tidak perlu khawatir, karena ada beberapa cara mengatasi gigi jarang yang bisa Anda lakukan.

Untuk mengatasinya, Anda perlu terlebih dahulu memahami penyebabnya. Kemudian, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Faktor penyebab gigi jarang

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang memiliki kondisi gigi jarang. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Ukuran gigi

Terkadang, ukuran gigi seseorang bisa saja tidak sebanding dengan ukuran rahangnya. Misalnya, gigi Anda terlalu kecil bagi rahang, sehingga muncul celah di antara gigi.

Ukuran gigi dan tulang rahang dipengaruhi oleh faktor genetik. Karena itu, gigi jarang juga seringkali terjadi dalam satu keluarga. 

  • Periodontitis

Periodontitis adalah penyakit gusi parah yang disebabkan oleh kebersihan gigi yang buruk. Kondisi ini bisa menyebabkan tulang rahang menjadi keropos, menyebabkan pergeseran gigi, dan menimbulkan celah di antara gigi.

Cara mengatasi gigi jarang akibat periodontitis adalah dengan pengobatan kondisi periodontitis tersebut. Akan lebih baik lagi kalau Anda bisa mencegahnya dengan rutin merawat kebersihan gigi dan mulut. 

  • Kebiasaan buruk

Beberapa orang memiliki kebiasaan buruk yang melibatkan mulut, seperti kebiasaan menghisap jempol dan menyodorkan lidah. Kebiasaan ini bisa mengakibatkan perubahan tekstur mulut dan memicu gigi jarang.

Biasanya, kebiasaan menyodorkan lidah akan menyebabkan celah gigi di rahang bawah, karena lidah terus menerus mendorong dua gigi bawah pusat. 

Sebenarnya, masih ada banyak faktor penyebab gigi jarang lainnya. Akan tetapi, faktor-faktor di atas adalah faktor yang cukup umum ditemukan.

Cara mengatasi gigi jarang secara medis

Kondisi gigi jarang bukanlah kondisi yang berbahaya. Karena itu, perawatan tidak terlalu dibutuhkan. 

Akan tetapi, bagi Anda yang merasa kurang percaya diri, ada cara mengatasi gigi jarang secara medis, yaitu: 

  • Menggunakan kawat gigi

Dokter gigi umumnya merawat kondisi gigi yang renggang dengan menganjurkan pemasangan kawat gigi. Kawat ini akan memberikan tekanan pada gigi, sehingga secara perlahan akan menutup celah di antara gigi.

Anda juga bisa menggunakan kawat gigi yang transparan apabila merasa tidak percaya diri untuk mengenakan kawat biasa. 

  • Veneer

Veneer merupakan perawatan gigi dengan menggunakan bahan buatan untuk ditempatkan di atas gigi. Biasanya, bahan itu dapat berupa porselen atau komposit.

Bahan komposit dibuat dari dua atau lebih bahan dengan sifat kimia yang berbeda. Saat dicampurkan, bahan-bahan ini akan membentuk zat keras menyerupai gigi. Prosedur ini cocok apabila celah pada mulut Anda hanya satu atau dua saja.

  • Implan gigi

Terkadang, kondisi gigi jarang juga bisa disebabkan oleh kerusakan gigi yang menyebabkan gigi hilang satu per satu. Salah satu cara mengatasi gigi jarang karena kondisi ini adalah melalui implan gigi.

Implan gigi ditempatkan dengan menggunakan sekrup logam ke dalam tulang rahang, kemudian memasukkan gigi pengganti. 

  • Prosedur periodontal

Prosedur ini dilakukan apabila gigi jarang yang Anda alami disebabkan oleh masalah gusi. Penggunaan veneer dan implan gigi saja mungkin tidak cukup untuk mengatasinya.

Prosedur ini dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari operasi atau pembedahan, scaling, dan perawatan gusi lainnya.

Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara mengatasi gigi jarang yang paling tepat. Namun, bila Anda tidak masalah dengan kondisi gigi Anda, maka Anda tidak perlu mendapatkan perawatan medis khusus.

Categories
Penyakit

Penyakit Serius yang Mesti Ditangani Dokter Penyakit Dalam

Mendatangi klinik-klinik yang berada di dekat rumah kerap menjadi pilihan banyak orang di masa pandemi ini dibandingkan harus pergi ke rumah sakit. Klinik dianggap lebih aman karena tidak menangani pasien Covid-19. Berobat di klinik pun bisa menghemat biaya karena tarifnya yang lebih murah daripada rumah sakit. Namun, tahukah Anda bahwa kebanyakan dokter yang ada di klinik masih berstatus dokter umum?

Padahal, bisa jadi penyakit yang sedang Anda hadapi memiliki kebutuhan untuk ditangani dokter yang lebih spesialis. Anda yang memiliki penyakit-penyakit kronis tahunan ataupun yang tengah mendapat penyakit yang tidak kunjung sembuh sebaiknya tidak ditangani oleh dokter umum, melainkan oleh dokter penyakit dalam. 

Dokter penyakit dalam merupakan dokter spesialis yang menangani berbagai keluhan dan gejala penyakit yang terkait dengan organ tubuh pasien. Penyakit-penyakit serius yang membutuhkan perawatan berkelanjutan umumnya ditangani oleh dokter spesialis yang satu ini. Berikut ini adalah 5 penyakit serius yang biasanya langsung dirujuk untuk ditangani dokter penyakit dalam

  1. Diabetes 

Diabetes merupakan kondisi ketika sensitivitas insulin dalam tubuh berkurang sehingga menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol dan selalu berada di atas normal. Ini merupakan penyakit kronis yang mesti ditangani secara berkelanjutan agar tidak menyebabkan komplikasi ke bagian tubuh lainnya. Jika dibiarkan, sangat mungkin diabetes menimbulkan masalah kesehatan lain, seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, kebutaan, dan berbagai masalah lain. Karena itu, sebaiknya jika Anda memiliki kadar gula darah yang tinggi, segeralah berobat ke dokter penyakit dalam. 

  1. Kanker 

Kanker menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia yang sampai saat ini masih sulit untuk ditangani. Seseorang yang mengidap kanker pada awalnya sangat mungkin tidak menyadari adanya se lasing jahat yang tengah menggerogoti organ tubuhnya. Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan lengkap perlu dilakukan untuk mencapai kesimpulan seseorang mengalami kanker atau tidak. Karena itulah, baiknya Anda melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan segera berkonsultasi ke dokter penyakit dalam apabila terdapat temuan dalam tes yang mengarah pada pertumbuhan sel asing di dalam tubuh. 

  1. Penyakit Ginjal 

Banyak jenis penyakit yang berhubungan dengan ginjal. Ada penyakit batu ginjal sampai gagal ginjal. Namun apapun itu, penanganan yang tepat haruslah berasal dari dokter penyakit dalam. Pasalnya, terganggunya bagian ginjal akan membuang pembersihan dan penyaringan racun di dalam darah menjadi tidak optimal. Pemeriksaan secara berkala dan teratur mesti dilakukan untuk memastikan fungsi ginjal tidak semakin menurun dan meminimalkan risiko kematian penderitanya. 

  1. Hipertensi 

Hipertensi merupakan bahasa medis yang mengarah pada kondisi tekanan darah yang terlalu tinggi pada seseorang. Anda tergolong mengalami hipertensi apabila secara berturut-turut memiliki tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Dampak dari penyakit ini memang tidak langsung terasa di badan. Akan tetapi, hipertensi dapat menjadi awal berbagai penyakit serius lain, seperti penyakit jantung, ginjal, sampai stroke. Jadi, berhati-hatilah dan lakukan pengecekan secara rutin ke dokter penyakit dalam. 

  1. Hipotiroid 

Berbagai masalah hormon umumnya ditangani oleh dokter penyakit dalam, termasuk kasus hipotiroid. Ini merupakan kondisi ketika produksi hormone tiroid di tubuh terlalu sedikit, sehingga metabolisme tubuh menjadi terhambat. Beberapa gejala penyakit ini adalah rasa lelah yang terus-menerus, kepikunan, kenaikan berat badan, juga kondisi kulit dan rambut yang mendadak mengering. Hipotiroid bisa diobati dengan mengembalikan kadar hormone tiroid lewat sejumlah terapi obat. 

*** 

Banyak penyakit serius yang terlambat ditangani karena penderita memandang remeh gejala di tubuhnya dan memilih tidak berobat ke dokter penyakit dalam. Maka itu, sebaiknya jika pergi ke klinik dan tidak sembuh dalam 2 kali kunjungan, segeralah meminta rujukan untuk menemui dokter spesialis yang sesuai dengan keluhan Anda.

Categories
Kulit & Kecantikan

Dokter Kulit Di Jakarta Selatan Apa Tugasnya?

Dokter kulit di Jakarta Selatan adalah jenis dokter yang mendiagnosa dan merawat kondisi yang memengaruhi rambut, kulit, dan kuku. Dokter kulit juga bertugas merawat kondisi yang memengaruhi selaput mukosa, atau jaringan lembut yang melapisi hidung, mulut, dan kelopak mata. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan ada 44 juta kunjungan ke dokter kulit setiap tahunnya di Amerika Serikat. Alasan utama untuk kunjungan tersebut di antaranya adalah untuk mengatasi lesi kulit, jerawat, ruam kulit, dan perubahan warna kulit. Selain alasan kosmetik dan medis tersebut, dokter kulit di Jakarta Selatan juga dapat membantu mengenali gejala dan tanda-tanda gangguan kesehatan yang serius. Kondisi seperti diabetes dapat menyebabkan gejala yang memengaruhi penampilan kulit Anda. Dokter kulit di Jakarta Selatan dapat menjadi penyedia layanan kesehatan yang mengenali tanda tersebut. 

Apa yang dilakukan oleh dokter kulit?

Dermatology adalah area medis khusus yang berfokus pada kondisi-kondisi yang memengaruhi kulit. Selain kulit, dermatology juga melibatkan kondisi yang memengaruhi kuku, rambut, dan lapisan lembut di kelopak mata, hidung, dan mulut. Kulit adalah organ tubuh Anda yang terbesar, yang mengandung saraf di akhirnya, kelenjar keringat, folikel rambut, pori-pori, pembuluh darah, dan banyak struktur lainnya. Menjaga kulit sangat penting untuk kesehatan keseluruhan tubuh Anda. Meskipun dokter umum dapat mendiagnosa dan merawat kondisi serupa, dokter kulit di Jakarta Selatan memiliki pemahaman yang lebih dalam dan pengalaman yang lebih banyak. Faktanya, banyak dokter umum akan membuat rujukan untuk pasien ke dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang khusus. 

Tugas dokter kulit di Jakarta Selatan pada dasarnya dibagi ke dalam 3 area, yaitu:

  • Medis. Dokter kulit dapat mendiagnosa dan merawat kondisi yang memengaruhi kulit, seperti plaque psoriasis, rosacea, dan jerawat. Dokter kulit di Jakarta Selatan juga dapat mengidentifikasi gejala pada kulit yang dapat menjadi tanda kondisi kesehatan lain, misalnya kulit yang kering dan gatal terkadang dapat mengindikasikan adanya masalah pada kesehatan ginjal. 
  • Operasi. Banyak dokter kulit dapat melakukan operasi minor, seperti mengangkat kutil atau melakukan biopsi kulit. Beberapa dokter kulit bahkan dapat mengangkat kista jinak atau kanker kulit. 
  • Kosmetik. Dokter kulit di Jakarta Selatan dapat merawat gangguan kulit yang dapat memengaruhi penampilan Anda, seperti kerontokan rambut, noda hitam di kulit, ataupun keriput. Banyak dokter kulit juga terlatih untuk melakukan perawatan kosmetik seperti filler dan pembersihan rambut menggunakan metode laser atau laser hair removal. 

Dokter kulit di Jakarta Selatan dapat mengobati ribuan kondisi yang memengaruhi kulit, rambut, dan kuku. Beberapa kondisi yang dapat mereka rawat di antaranya adalah:

  • Jerawat. Berdasarkan tingkat keparahan jerawat, dokter kulit dapat merawat kondisi ini dengan perawatan topikal, obat, laser, atau terapi cahaya lainnya dengan mengangkat kista yang besar. 
  • Kanker kulit. Kanker kulit dapat menyerang bagian tubuh manapun. Dokter dapat membersihkan sel kanker dan memantau kondisi Anda guna memastikan sel kanker tersebut tidak tumbuh kembali. 
  • Dermatitis. Dermatitis meliputi beberapa kondisi gangguan kulit yang menyebabkan peradangan dan iritasi, seperti eksim, cradle cap, dan reaksi alergi. 

Dermatology adalah area medis khusus yang berfokus pada kondisi-kondisi yang memengaruhi kulit, rambut, kuku, dan lapisan di kelopak mata, hidung, dan mulut. Dokter kulit di Jakarta Selatan adalah dokter berpengalaman yang dapat membantu mendiagnosa dan merawat berbagai macam kondisi kesehatan yang berhubungan dengan kulit, rambut, dan kuku.