Categories
Obat

Jaga Tubuh Tetap Prima dengan Penuhi Kebutuhan Vitamin B2

Banyak orang yang hafal betul dengan manfaat dan sumber makanan untuk vitamin A atau C. Tetapi, ketika mereka ditanya seputar jenis vitamin lain, seperti B2, rasanya tidak semua orang mengetahui betul jenis vitamin ini.

Memang vitamin B2 tidak sepopuler jenis vitamin lain, seperti vitamin A atau C. Namun, peran penting vitamin B2 untuk kesehatan tubuh tidak dapat dikesampingkan. Bagaimanapun, peran vitamin B2 tidak dapat digantikan oleh jenis vitamin lain, begitu juga sebaliknya. Seperti apa peran dan fungsi dari vitamin B2 bagi kesehatan tubuh serta makanan apa saja yang mengandung banyak vitamin jenis ini?

Seperti apa peran dan fungsi vitamin B2 bagi tubuh?

Salah satu peran penting dari vitamin B2 adalah membantu pembentukan sel darah merah dalam tubuh. Ia juga berfungsi untuk menyokong sel tubuh lain, sehingga tubuh memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari.

Ada pun fungsi lain dari vitamin B2 yaitu untuk membantu memecahkan lemak, protein, dan karbohidrat dalam tubuh dan mengubahnya menjadi energi. Oleh sebab itu, ketika seseorang mengonsumsi vitamin B2 dalam jumlah yang seimbang, energi tubuh akan terus bertambah. Sementara itu, bagi ibu hamil, vitamin B2 dapat mendukung pertumbuhan janin, mengurangi risiko terjadinya hipertensi ketika mengandung atau preeklamsia.

Berapa banyak vitamin B2 yang diperlukan oleh tubuh?

Jumlah vitamin B2 yang direkomendasikan bagi laki-laki yang berusia lebih dari 19 tahun, yaitu sekitar 1,3 mg per hari. Sementara itu, bagi wanita dewasa, kebutuhan vitamin B2 yang diperlukan berkisar 1,1 mg per hari. Bagi ibu hamil, ia membutuhkan sekitar 1,4 mg per hari dan 1,6 mg per hari untuk ibu menyusui.

Jika Anda mengonsumsi suplemen vitamin B2, pastikan bahwa dosis yang Anda konsumsi sesuai dengan anjuran pada kemasan produk. Walaupun begitu, usahakan untuk mengonsumsi sumber terbaik untuk memenuhi kebutuhan vitamin B2, seperti dengan makan makanan bergizi dan sehat, seperti kacang-kacangan, susu, daging, telur, dan juga sayuran hijau.

Categories
Penyakit

Apakah Terapi Okupasi Bisa Mengatasi Autisme?

Anak-anak dengan gangguan spektrum autisme memiliki beberapa kesulitan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan pekerjaan sehari-hari. terapi okupasi tidak jarang direkomendasikan oleh psikolog atau pun psikiater untuk anak dengan autisme. Kesulitan yang dialami oleh anak dengan gangguan spektrum autism antara lain kemampuan sosial yang terbatas, kurang mampu memahami dan patuh terhadap peraturan sosial, sulit menerima hal-hal baru, keterikatan pada hal-hal yang sudah dikenal saja, perilaku repetitif, dan gangguan aktivitas seperti hipo atau hiperaktif.

Sampai saat ini penyebab dari gangguan gangguan spektrum autism belum diketahui secara pasti sehingga dapat menyebabkan terapi yang efektif untuk gangguan spektrum autism juga belum tersedia. Namun, anak dengan gangguan spektrum autism juga memerlukan bantuan agar bisa beradaptasi dan dapat melangsungkan hidupnya dengan baik. Beberapa terapi seperti terapi okupasi dapat meningkatkan kemampuan anak dengan gangguan spektrum autism sehingga dapat mengatasi disabilitas yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Manfaat terapi okupasi

Terapi okupasi bukan terapi yang berhubungan dengan pekerjaan, melainkan suatu terapi yang bertujuan untuk membantu orang dengan disabilitas fisik, sensorik, atau pun kognitif untuk dapat hidup mandiri. Terapi ini tidak terbatas untuk orang dewasa saja, tetapi juga bermanfaat untuk anak-anak dengan gangguan spektrum autism. Dengan melakukan terapi ini, harapannya anak dengan gangguan autisme dapat bermain, bersekolah, dan melakukan kegiatan hari secara mandiri sehingga memperbaiki kualitas hidup anak dengan gangguan spektrum autisme di rumah dan di sekolah. Berikut kemampuan yang dapat dicapai dengan terapi okupasi:

  • Bisa merawat diri sendiri, seperti toilet training, memakai baju secara mandiri, menggosok gigi, dan menyisir rambut.
  • Kemampuan motorik halus seperti kemampuan memegang pensil untuk menulis
  • Kemampuan motorik kasar seperti berjalan atau mengendarai sepeda
  • Kemampuan persepsi dengan harapan anak dengan gangguan spektrum autisme dapat membedakan warna, bentuk, dan ukuran
  • Kepekaan terhadap tubuh sendiri dan hubungan antar anggota tubuh yang lain
  • Kemampuan visual untuk membantu dalam membaca dan menulis
  • Kemampuan untuk beradaptasi, bersosialisasi, menyelesaikan masalah

Walaupun teriapi okupasi terlihat sepele, tapi kemampuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi anak-anak dengan gangguan spektrum autisme.

Categories
Penyakit

Perforasi Akibat Radang Usus Buntu

Perforasi adalah lubang pada dinding orang tubuh yang dapat terjadi pada esofagus, lambung, usus kecil, usus besar, anus atau kantung empedu. Perlu Anda tahu, lubang ini bisa muncul akibat penyakit seperti radang usus buntu dan radang kantung usus besar. Usus buntu sendiri terletak di sisi kanan bawah perut, berbentuk seperti selang yang menempel pada permulaan usus besar. Panjangnya pun berbeda-beda tergantung pada usia dari pemilik dan sebenarnya tidak ada fungsi spesifik dari organ tubuh ini.

Meskipun tidak ada fungsinya, tapi bisa meradang, demikianlah terjadi usus buntu. Peradangan usus buntu seringkali terjadi akibat adanya sumbatan oleh feses yang masuk ke sana. Terkadang, radang juga bisa timbul akibat terjadinya infeksi di dinding usus buntu. Saat usus buntu tersumbat, yang terjadi adalah orang tersebut tidak dapat mengeluarkan lendir dan cairan yang diproduksinya. Kotoran pun akan terus menumpuk di dalam usus buntu sehingga menyebabkan bengkak, dan bakteri di kotoran berkembang biak.

Pembengkakan tersebut bisa memutus aliran darah ke usus buntu. Jika demikian, jaringan dinding usus buntu akan mati dan muncul lubang. Timbulah perforasi akibat radang usus buntu. Gejala umum dari radang usus buntu adalah rasa sakit di dekat pusar atau nyeri perut di bagian kanan bawah, perut mengeras dan tidak bisa buang gas. Penderitanya juga akan merasa mual atau muntah serta tidak nafsu makan. Gejala ini juga bisa diiringi dengan demam. Mulai dari jangka waktu sejak dirasakannya gejala radang usus buntu hingga perforasi, biasanya antara 36 hingga 72 jam.

Tingkat keparahan dari perforasi juga berbeda-beda pada setiap penderita radang usus buntu. Ada yang hanya lubang kecil, tapi  ada juga yang lubangnya besar dan menyebabkan feses serta nanah mengalir ke dalam rongga perut. Lubang pada saluran pencernaan itu dapat menyebabkan kondisi peritonitis atau radang selaput usus yang melapisi rongga perut. Peritonitis sangat berbahaya karena dapat menyebabkan sepsis hingga kegagalan fungsi organ-organ tubuh yang mengancam nyawa penderitanya. Oleh karena itu, radang usus buntu harus segera diatasi sebelum terjadi perforasi.

Categories
Penyakit

Hipertensi Paru, Gangguan di Peredaran Darah Kecil

Pada tubuh manusia terdapat peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. Peredaran darah sistemik merupakan peredaran darah besar, darah yang kaya oksigen dipompa dari bilik kiri jantung menuju ke seluruh tubuh. Setelah kandungan oksigen menurun, darah akan kembali ke bilik kanan jantung lewat pembuluh darah. Peredaran darah pulmonal adalah peredaran darah kecil, darah rendah oksigen yang masuk ke bilik kanan jantung dipompa ke paru-paru untuk membuang karbon dioksida dan mengambil oksigen, setelah itu darah masuk ke bilik kiri jantung dan diedarkan kembali di peredaran darah besar.

Sama seperti peredaran darah besar, peredaran darah kecil juga dapat mengalami beragam

gangguan. Gejala umum jika terdapat gangguan tersebut adalah napas pendek. Hipertensi alias

tekanan darah tinggi pada peredaran sistemik pasti sudah sering dengar, tapi ada juga

hipertensi di peredaran darah kecil yang sering disebut dengan hipertensi paru. Hipertensi paru adalah kondisi dimana pembuluh arteri paru memiliki tekanan di atas 25/10mmHg.

Penyebabnya bisa karena pembuluh darah itu terlalu kaku, rusak, terlalu sempit atau

tersumbat, akibatnya bilik kanan jantung mesti kerja lebih keras memompa darah. Untuk mendiagnosis hipertensi paru bisa dibilang sulit dan harus dilakukan oleh dokter spesialis,

soalnya gejala umum penyakit pada peredaran darah kecil ini mirip dengan gejala-gejala

penyakit paru lain yang lebih umum seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis.

Gejala-gejala penyakit hipertensi paru

  • Sesak napas atau napas pendek-pendek
  • Kelelahan atau mudah lelah
  • Rasa sakit dada atau rasa seperti dada ditekan
  • Pembengkakan pada kaki
  • Kepada terasa pusing atau terasa ringan seperti mau pingsan
  • Jantung berdebar

Perlu Anda tahu, penyakit hipertensi paru di peredaran darah kecil tidak ada obatnya untuk menyembuhkan, tetapi ada obat-obatan yang membantu mengontrol penyakitnya. Penderita kemungkinan besar mesti menggunakan obat-obatan tersebut seumur hidupnya, karena jika dibiarkan tanpa control, hipertensi paru bisa menyebabkan gagal jantung bilik kanan.

Categories
Penyakit

Penyebab Kanker Paru Selain Kebiasaan Merokok yang Perlu Anda Waspadai

Mungkin Anda masih ingat tentang kabar duka meninggalnya Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho yang disebabkan oleh kanker paru. Perlu diketahui bahwa alm. bukanlah seorang perokok aktif dan tidak memiliki riwayat kesehatan keluarga yang pernah didiagnosis kanker.

Dari berita tersebut, dapat diketahui bahwa penyebab kanker paru-paru tidak selalu berkaitan dengan kebiasaan merokok. Terdapat penyebab lain yang menjadi pemicu kanker paru. Lebih jelasnya, mari simak informasi berikut ini!

Kebiasaan merokok bukan menjadi penyebab kanker paru satu-satunya

Memang, kebiasaan merokok merupakan risiko nomor satu penyebab kanker paru. Ketika seseorang telah terbiasa dengan kebiasaan merokok sejak usia muda, maka semakin tinggi pula risiko orang tersebut mengidap kanker paru.

Di bawah ini terdapat penyebab kanker paru selain kebiasaan merokok yang perlu Anda waspadai:

  • Menjadi perokok pasif: Anda sering berada di lingkungan asap rokok, seperti sering menghabiskan waktu dengan perokok aktif.
  • Terpapar gas radon: sebuah hasil penelitian menghasilkan fakta bahwa orang-orang yang menetap di lingkungan yang terpapar gas radon dalam kurun waktu yang cukup lama, rentan mengalami kanker paru.
  • Terpapar zat karsinogen, seperti asbes dan knalpot diesel di lingkungan kerja.
  • Polusi udara di lingkungan sekitar, baik dalam maupun luar ruangan.
  • Faktor genetik atau keturunan: hal ini dapat terjadi ketika orang tua atau anggota keluarga Anda yang lain pernah mengalami kanker paru.
  • Terpapar radiasi sinar X

Bagaimana mencegah kanker paru?

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menjauhi kebiasaan merokok. Dengan begitu, risiko Anda terjangkit kanker paru akan berkurang pula.

Jika Anda bukan perokok aktif, hal yang dapat Anda lakukan adalah mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, seperti mengecek kondisi rumah dan lingkungan sekitar dari paparan gas radon.

Cara lain yang dapat Anda lakukan, yaitu dengan mengurangi atau bahkan menghindari berkumpul dengan perokok aktif dalam waktu yang lama.

Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, seperti brokoli dan jeruk, dapat menangkal pemicu terjadinya kanker paru. 

Categories
Obat

Rekomendasi Obat Panu yang Harus Anda Pakai

Penyakit panu biasanya ditandai dengan bercak-bercak pada kulit yang berwarna lebih terang atau lebih gelap dari warna kulit asli. Penyakit panu ini disebabkan oleh infeksi jamur kulit yang disebut sebagai pityriasis versicolor. Panu juga dapat disebabkan oleh jamur Malassezia furfur yang hidup secara alami di kulit manusia.

Bercak yang ditimbulkan oleh penyakit panu tidak jarang mengganggu kepercayaan diri seseorang, karena dapat menurunkan nilai penampilan seseorang. Tidak hanya itu, rasa gatal yang disebabkan oleh infeksi jamur tersebut dapat menimbulkan rasa gatal. Maka dari itu, tidak heran jika obat panu laris di pasaran. Kira-kira obat panu apa yang paling ampuh menyembuhkan?

Jenis obat panu yang dapat Anda coba

  • Sabun, sampo, dan krim khusus

Obat panu tidak selalu tersedia dalam bentuk salep. Terdapat beberapa produk obat panu yang dijual dalam bentuk losion atau sabun yang dapat digunakan setiap kali Anda mandi. Jenis obat panu ini umumnya mengandung selenium sulfide, seng pyrithione, dan ketoconazole yang dapat mengusir panu.

  • Salep

Obat panu dalam bentuk salep paling banyak dijual di pasaran. Berbagai merek obat panu bentuk salep dapat Anda beli, baik dengan resap maupun tanpa resep dari dokter. Kandungan yang terdapat di dalam obat ini, yaitu terbinafine, seng, clotrimazole, miconazole, pyrithione, dan selenium sulfide.

  • Pil

Obat panu dalam bentuk pil diberikan pada pasien ketika obat salep maupun krim sudah tidak efektif dalam mengatasi panu pada kulit. Obat ini umumnya bekerja menyembuhkan panu dari dalam tubuh. Jika Anda memutuskan untuk mengonsumsi obat ini, lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

Di luar jenis-jenis obat panu yang disebutkan, hal utama yang perlu Anda perhatikan agar terhindar dari penyakit panu adalah menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. Ketika Anda sedang dalam proses penyembuhan dari penyakit panu, usahakan untuk tidak mengenakan pakaian yang terlalu kelat maupun pakaian yang dapat menyerap sinar matahari. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari panu bertambah parah.

Categories
Penyakit

Cara Mengatasi Inkontinensia Urine

Pernah keluar sedikit urine saat batuk dan tertawa? Hal ini wajar terjadi, apalagi jika dialami bagi perempuan yang sudah melahirkan. Seringkali juga kebocoran urine tersebut menjadi bahan cadangan pahit di antara para wanita yang mengalaminya. Inkontinensia urine adalah kondisi dimana tidak bisa menahan keluarnya urine. Sebenarnya ada beberapa jenis Inkontinensia urine, jenis yang dideskripsikan di atas termasuk dalam Inkontinensia stress.

Pada penderita Inkontinensia memang membuat stress, tapi penyebab Inkontinensia stress bukan karena beban pikiran, yang dimaksud stress adalah tekanan pada kandung kemih. Batuk, tertawa, bersin, mengangkat beban berat, membuat tekanan pada perut dan kandung kemih. Saat kandung kemih dalam keadaan terisi, adanya tekanan tersebut membuat uretra tidak dapat menahan urine agar tidak keluar. Hal ini karena sphincter uretra atau otot dasar panggul atau bahkan keduanya sudah melemah sehingga tidak lagi kuat untuk mencegah urine mengalir keluar.

Banyak ahli yang meyakini bahwa perempuan yang pernah melahirkan secara normal memang berisiko mengalami Inkontinensia urine, pasalnya proses persalinan telah meregangkan dan bisa merusak otot serta saraf di dasar panggul. Semakin besar ukuran bayi yang dilahirkan, semakin lama proses persalinan, semakin banyak jumlah anak yang dilahirkan, dan semakin tua usia ibu maka akan semakin besar risiko mengalami Inkontinensia stress.

Selain pengalaman melahirkan, usia juga menjadi faktor risiko terjadinya Inkontinensia urine. Terutama pada perempuan, semakin tua usianya maka otot dasar panggul dan uretra juga akan semakin lemah, tanpa tekanan yang kuat pada kandung kemih pun terkadang uretra membuka dan menyebabkan kebocoran urine. Biasanya hal itu terjadi setelah memasuki masa menopause. Meskipun lebih sering dialami perempuan, pria juga ada yang mengalami Inkontinensia urine akibat kerusakan sphincter saluran air seni karena operasi prostat atau patah tulang panggul.

Untuk menguatkan kembali otot-otot dasar panggul agar mampu menahan keluarnya urine, lakukan senam kegel. Senam kegel efektif untuk membantu mengurangi Inkontinensia pada perempuan dan pria. Caranya cukup dengan mengontransikan otot-otot panggul seakan-akan sedang menahan kencing, tahan selama beberapa detik lalu rileks kembali.

Categories
Parenting

Kenali Gejala-Gejala Stress pada Anak

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun juga rentan mengalami stress. Namun, banyak orang tua yang tidak menyadari timbulnya gejala stress pada anaknya. Gejala-gejala ini dapat muncul dengan ditandai perubahan perilaku jangka pendek. Oleh karena itu, sebagai orang tua sangat penting untuk mulai menyadari gejala stress pada anak dan bagaimana kita bisa membantu mereka mengatasinya.

Gejala-gejala stress pada anak di sekolah

Mungkin anak-anak kesulitan untuk mengungkapkan perasaan mereka kepada orang dewasa. Sebagai orang tua, yang dapat Anda lakukan adalah dengan menyadari perubahan perilaku mereka sekecil apapun.

Berikut beberapa gejala stress pada anak di lingkungan sekolah:

  1. Tidak dapat mempertahankan kontak mata
  2. Tidak mau disentuk orang lain
  3. Menunjukkan perilaku yang tidak kooperatif
  4. Tidak terbuka dengan perubahan
  5. Hanya ingin bermain, tidak ingin berinteraksi dengan orang lain
  6. Cenderung pilih-pilih teman, hanya ingin bermain dengan anak tertentu
  7. Ingin orang tua lebih dekat pada mereka daripada biasanya
  8. Menjadi tidak fokus saat mengerjakan tugas atau saat bermain
  9. Sering memegang suatu benda yang membuatnya terasa nyaman
  10. Terjebak melakukan permainan atau aktivitas yang berulang

Cara mengatasi gejala stress pada anak

Jika Anda mendapati anak yang menunjukkan gejala-gejala stress seperti di atas, jangan

langsung panik atau malah jadi memarahinya ya. Anda dapat mencoba langkah-langkah

berikut ini:

  • Menetralisir stres. Kamu dapat beri tahu si buah hati kalau stres merupakan bagian dari kehidupan dan semua orang pasti berhadapan dengan stres.
  • Mengingat bahwa stres itu “berat sebelah”. Dengan kata lain, apa yang mungkin dapat menimbulkan stress pada satu anak mungkin tidak menimbulkan stress pada anak lainnya.
  • Mendiskusikan cara-cara sehat untuk menghadapi stress. Cobalah untuk mengarahkan anak Anda untuk melakukan aktivitas fisik, strategi relaksasi, dan teknik pernapasan yang dapat membantu mereka mengatasi stress.
  • Membatasi waktu anak-anak bermain gawai. Sebaiknya batasi waktu penggunaan gawai pada anak-anak maksimal dua jam setiap harinya. Terlalu banyak menggunakan gawai (apalagi tanpa pengawasan orangtua) dapat memicu mereka mendapat informasi yang kurang sesuai.
  • Gunakan strategi efektif. Sebagai orangtua, Anda dapat menjadi “role model” untuk anak. Cara menghadapi stress dapat ditiru oleh anak-anak dan dapat menjadi pelajaran hidup berharga bagi mereka.
Categories
Kesehatan Wanita

Menilik 5 Cara agar Cepat Hamil bagi Calon Orang Tua

Banyak pasangan yang telah menikah menginginkan agar segera diberikan momongan. Tidak heran, mereka terus mencari cara agar cepat hamil. Mungkin Anda dan pasangan adalah salah satu calon orang tua yang ingin segera menggendong buah hati?

Program kehamilan atau yang sering disingkat sebagai promil perlu direncanakan dengan matang. Langkah tiap langkahnya perlu dicermati agar kesehatan ibu dan calon bayi tetap terjaga selama masa mengandung hingga proses melahirkan nanti.

Cara-cara tertentu, seperti menerapkan pola hidup sehat hingga meningkatkan kesuburan pria, dapat dilakukan agar Anda dan pasangan segera memiliki anak. Lebih lengkapnya, mari menilik cara agar cepat hamil di bawah ini!

  • Konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan

Polusi udara, rokok, dan segala bentuk radikal bebas dapat menghambat kesuburan sperma. Dengan secara rutin mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, kesuburan pasangan dapat dioptimalkan. Makanan dengan kandungan antioksidan yang tinggi dapat ditemukan pada makanan yang memiliki vitamin C, vitamin E, folat, seng, dan betakaroten pada buah-buahan, sayur, dan juga jenis kacang-kacangan.

  • Hindari konsumsi alkohol dan rokok

Sudah bukan rahasia, bahwa rokok dan alkohol memberikan dampak buruk pada tubuh. Kebiasaan buruk ini berbahaya bagi kesehatan jantung, paru-paru, dan juga dapat menyebabkan infertilitas.

  • Meningkatkan frekuensi berhubungan seksual

Semakin sering Anda dan pasangan melakukan hubungan seksual, maka kesempatan untuk segera segera hamil juga semakin besar. Beberapa orang menggunakan perhitungan tanggal ovulasi untuk mendapatkan peluang hamil paling besar. Waktu terbaik untuk melakukan hubungan seksual yaitu 1-2 hari sebelum terjadinya ovulasi. Namun, faktor lain, seperti kondisi dan keseimbangan hormon juga berperan dalam proses pembuahan ini.

Dengan kata lain, Anda tidak perlu memusingkan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual, melainkan meningkatkan frekuensi berhubungan seksual setidaknya 2-3 kali dalam satu minggu.

  • Meningkatkan kesuburan pria

Tingkat kesuburan pria berpengaruh besar dalam proses pembuahan. Sperma yang sehat dan kuat berpeluang lebih besar untuk menyukseskan proses tersebut. Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesuburan pria, yaitu dengan berhenti merokok, menyeimbangkan berat badan ideal, hindari berendam dengan air panas karena suhu tinggi dapat membunuh sperma, mengonsumsi vitamin C, zinc, dan asam folat dalam jumlah yang seimbang.

  • Berolahraga

Tidak hanya berguna dalam mengurangi lemak dalam tubuh, rutin berolahraga ternyata dapat memperbaiki kesuburan. Namun, Anda perlu hati-hati dalam memilih jenis olahraga. Terlalu berat aktivitas yang dilakukan dapat mengganggu siklus menstruasi dan berakibat pada infertilitas.

Categories
Penyakit

Mengenal Tentang Anemia Hemolitik

Perlu Anda tahu, Anemia termasuk dalam gangguan kesehatan yang umum diderita masyarakat terutama pada perempuan karena menstruasi yang berat atau saat masa kehamilan. Pada umumnya anemia atau rendahnya jumlah sel darah merah disebabkan oleh asupan gizi seimbang sehingga kekurangan zat besi atau vitamin B12 yang berfungsi untuk membentuk sel darah merah. Namun, tidak semua anemia disebabkan oleh kurangnya vitamin dan zat besi, misalnya seperti anemia hemolitik.

Anemia hemolitik adalah satu kelainan yang disebabkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan lebih cepat daripada sel-sel tersebut diproduksi. Sel darah merah yang diproduksi di sumsum tulang dan normalnya akan bertahan hingga 120 hari sebelum dihancurkan dan diganti dengan darah merah baru. Pada penderita anemia hemolitik, sel darah merahnya akan dihancurkan dalam waktu kurang lebih 120 hari, bahkan ada sel darah merahnya yang hanya hidup di beberapa hari sebelum mengalami hemolysis atau proses penghancuran. Hal ini dikarenakan sel darah merahnya sudah hancur sebelum sel darah merah yang baru bisa menggantikan dan terjadilah anemia.

Tugas dari sel darah merah adalah membawa oksigen ke seluruh tubuh, jika jumlah sel darah merah tidak memadai maka pasokan ke seluruh tubuh pun jadi tidak optimal sehingga tubuh juga akhirnya tidak bisa berfungsi maksimal dan akan mengalami berbagai gangguan. Penyebab anemia hemolitik bisa disebabkan oleh faktor keturunan, orang tua yang mewariskan kecacatan genetik dalam sel darah merah kepada anak-anak dan keturunannya. Selain itu, anemia hemolitik akibat faktor keturunan umumnya dialami oleh penderita penyakit anemia sel sabit dan thalassemia.

Selain faktor keturunan, penyebab anemia hemolitik antara lain akibat infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri, terpapar obat-obatan seperti penicillin dan obat anti malaria, munculnya penyakit autoimun sehingga sistem imunitas tubuh menganggap sel darah merah sebagai benda asing yang perlu dihancurkan, serta menerima transfusi darah dari donor yang berlainan golongan darah. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala-gejala seperti anemia pada umumnya, seperti rasa lemas, mudah lelah, napas pendek atau sesak napas, denyut jantung bertambah cepat, nyeri dada, tangan dan kaki terasa dingin.

Setelah dipastikan anemia hemolitik, pada umumnya dokter akan merekomendasikan pengobatan berdasarkan kondisi fisik penderita, usia dan riwayat kesehatannya, penyebab timbulnya anemia hemolitik, respon penderitanya terhadap obat-obatan tertentu serta preferensi penderita mengenai prosedur pengobatannya.