Categories
Penyakit

9 Obat Populer Penurun Kolesterol Selain Simvastatin

Anda yang memiliki riwayat koleterol tinggi pastinya sudah terbiasa mengonsumsi obat penurun kolesterol seperti simvastatin. Obat berjenis statin ini merupakan salah satu obat terpopuler yang paling sering diresepkan dokter apabila hasil laboratorium menunjukkan ada memiliki kadar kolesterol tinggi di atas 200 miligram per desiliter.

Tingkat kolesterol yang tinggi baiknya tidak dibiarkan karena dapat menimbulkan beragam penyakit kronis. Mulai dari penyakit jantung koroner sampai serangan stroke, semua dapat berawal dari tingginya kadar kolesterol jahat di dalam darah Anda. Penggunaan obat seperti simvastatin sendiri dapat menjadi jalan cepat menurunkan kadar kolesterol jahat.

Namun selain obat tersebut, sebenarnya masih banyak obat lain yang kerap direkomendasikan dokter untuk memperbaiki kadar kolesterol dalam darah. Berikut ini adalah obat-obat yang populer diresepkan bagi penderita kolesterol tinggi.

  1. Atorvastatin

Atovastatin sebenarnya sama seperti simvastatin, yakni sama-sama merupakan obat berjenis statin yang bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Namun selain itu, atorvastatin juga memiliki fungsi menurunkan kadar lemak dalam darah atau trigeserid. Atorvastin umumnya diberikan kepada penderita penyakit jantung ataupun pasien yang memiliki tekanan darah tinggi.

  • Colesevelam

Colesevelam merupakan obat penurun kolesterol berjenis resin. Obat ini membantu tubuh membuang kolesterol yang berlebih dengan cara mengikat empedu di usus Anda. Selain membuang kolesterol ektra, jenis obat yang satu ini juga dapat mengontrol kadar gula dalam darah sehingga kerap diresepkan kepada penderita diabetes tipe 2.

  • Fenofibrate

Banyak nama lain dari obat ini, seperti tricor, trilipix, ataupun triglide. Tidak seperti statin yang mampu menurunkan kadar kolesterol jagat, fenofibrate merupakan obat jenis fibrate yang berfungsi menaikkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan trigeserida atau lemak dalam darah. Obat ini tidak dapat dibeli secara bebas. Anda baru bisa mendapatkannya jika memperoleh resep dokter.

  • Lopid

Sama seperti fenofibarate, lopid merupakan obat pengontrol kolesterol berjenis fibrate yang berfungsi menaikkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan lemak dalam darah. Biasanya obat ini diresepkan untuk diminum sebelum sarapan dan makan malam dengan jeda waktu sekitar 30 menit sebelum Anda menyantap makanan.

  • Ezetimibe

Ezetimibe merupakan obat yang diresepkan dokter guna mengurangi kadar kolesterol dalam darah dengan cara menghambat penyerapan kolesterol. Namun, penggunaan obat ini umumnya tidak tunggal. Dokter akan memberi tambahan resep atorvastatin ataupun simvastatin guna menurunkan kadar kolesterol pasien terlebih dahulu.

  • Lovastatin

Sama seperti simvastatin, lovastatin merupakan obat jenis statin yang berfungsi menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Lovastatin biasa diresepkan kepada penderita kolesterol tinggi yang sudah tahunan. Ini karena sifat lovastatin yang lebih mengarha untuk obat jangka panjang. Waktu mengonsumsi lovastatin umumnya adalah setiap sebelum tidur.

  • Pravastatin

Satu lagi jenis obat penurun kolesterol berjenis statin adalah pravastatin. Obat ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang sibuk bekerja atau sedang dalam perjalanan jauh. Pasalnya, pravastatin dapat dikonsumsi tanpa didahului asupan makanan terlebih dahulu.

  • Niasin

Niasin merupakan olahan dari vitamin B3 yang juga kerap digunakan untuk penderita kolesterol tinggi. Obat ini mampu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat. Umumnya niasin digunakan dengan pengombinasian menggunakan obat penurun kadar kolesterol lainnnya.

  • Rosuvastatin

Satu lagi obat berjenis statin yang manfaatnya seperti simvastatin. Namun, rosuvastatin memiliki dosis yang lebih tinggi. Penggunaan obat ini biasa ditujukan peada pasien-pasien yang memiliki faktor risiko besar terkena penyakit kardiovaskular.

***

Banyak bukan jenis obat pengontrol kadar kolesterol selain simvastatin. Jadi, jangan kaget jika tiba-tiba ketika berobat, dokter meresepkan obat selain simvastatin untuk mengatasi masalah kolesterol Anda yang tinggi, ya.