Categories
Penyakit

5 Cara Menangani Penyakit Osgood-Schlatter

Anak Anda mengeluhkan rasa sakit pada bagian bawah lutut? Jangan-jangan ia tengah mengalami penyakit Osgood-schlatter. Ini merupakan munculnya benjolan tulang di area sekitar tulang kering di bawah lutut. Benjolan tersebut muncul sebagai imbas percepatan pertumbuhan selama masa pubertas. 

image Penyakit Osgood-Schlatter

Anak-anak usia belasan tahun lah yang paling sering mengalami penyakit Osgood-schlatter. Beberapa keluhan yang mungkin akan Anda sering dengar dari anak terkait penyakit ini adalah rasa sakit pada lutut, pembengkakan kaki, sampai kepincangan. 

Diperlukan waktu bertahun-tahun untuk membuat penyakit osgood-schlatter hilang dengan sendirinya. Namun, Anda bisa melakukan beberapa tindakan untuk mengurangi gejala penyakit ini. Berikut adalah beberapa di antaranya. 

Batasi Aktivitas Fisik 

Gejala dari penyakit Osgood-schlatter dapat semakin parah ketika penderitanya memaksakan untuk terus bergerak dengan cepat dan mengalami tekanan keras. Anda tentu tidak ingin mendengar jerit anak Anda yang kesakitan ketika gejala masalah pertumbuhan tulang ini semakin parah, bukan? Karena itu, sebaiknya Anda mulai membatasi aktivitas fisik anak selama ia menderita penyakit Osgood-schlatter. Anda bisa memintanya untuk tidak melakukan olahraga-olahraga sementara waktu, seperti bermain sepak bola, basket, ataupun angkat beban. 

Kenakan Pelindung Lutut 

Menaruh pelindung lutut pada kaki yang sedang mengalami penyakit Osgood-schlatter memang tidak dapat menghilangkan masalah yang satu ini. Namun setidaknya, mengenakan pelindung lutut dapat mengurangi tekanan yang menjadi sebab rasa sakit. Dengan demikian, nyeri yang dirasakan bisa diminimalkan. Pemakaian pelindung lutut pada penderita penyakit Osgood-schlatter juga bisa meredakan pembengkakan di area bawah lutut atau tulang kering. 

Kompres dengan Es 

Mengompres lutut yang nyeri karena penyakit Osgood-schlatter menggunakan batu es bisa sangat membantu mengatasi rasa sakit. Karena itu, tidak ada salahnya Anda melakukan kompres dengan es kepada penderita penyakit ini secara teratur. Anda bisa memberi kompres es ke lutut penderita Osgood-schlatter dengan durasi 15—30 menit. Ulangi pengompresan sebanyak 4 kali dalam sehari untuk mengurangi peradangan dan memudarkan rasa nyeri. Namun yang mesti Anda ingat, es memang dapat membantu meredakan nyeri setelah beraktivitas pada penderita penyakit osgood-schlatter. Akan tetapi, es tidak berpengaruh besar pada manfaat jangka panjang untuk membuat penyembuhan akan penyakit ini semakin singkat.

Gunakan Obat 

Ada kalanya rasa sakit akibat penyakit Osgood-schlatter menjadi sangat parah sehingga membuat penderitanya menjerit keras karena tidak tahan. Umumnya ketika Anda pergi ke dokter untuk mengeluhkan kondisi ini, dokter akan memberi beberapa obat untuk meringankan gejala penderita. Beberapa obat yang kerap digunakan untuk menurunkan kadar gejala penyakit Osgood-schlatter, antara lain obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen atau naproxen. Obat-obat tersebut bisa membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak.

Jalani Terapi Fisik 

Penanganan penyakit Osgood-schlatter tidak hanya dilakukan ketika rasa nyeri sedang dialami. Penanganan penyakit ini juga dapat dilakukan ketika nyeri mulai mereda. Penderita penyakit Osgood-schlatter dapat menjalani terapi fisik untuk meregangkan dan memperkuat kembali bagian kaki depan. Terapi fisik ini diharapkan mampu membuat rasa nyeri akibat penyakit Osgood-schlatter tidak lagi terlalu parah apabila gejalanya berulang kembali. Biasanya, terapi fisik hanya dilakukan oleh penderita penyakit Osgood-schlatter yang sudah tergolong cukup parah. Terapi fisik mengarah pada tujuan peregangan dan latihan yang membantu meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot kaki untuk mengurangi ketegangan pada tulang kering dan menstabilkan sendi lutut.

Dokter biasanya akan memberikan penanganan lebih lanjut apabila didapati gejala penderita Osgood-schlatter cukup akut. Mulai dari suntikan kortikosteroid sampai upaya pembedahan mungkin saja akan dianjurkan kepada pasien jika memang dibutuhkan.