Categories
Bayi & Menyusui Hidup Sehat Kesehatan Wanita

Deretan Kandungan Ikan Salmon yang Baik Bagi Ibu Hamil

kandungan ikan salmon

Mengonsumsi ikan selama kehamilan diyakini membantu perkembangan otak dan meningkatkan kecerdasan anak. Ikan salmon merupakan pilihan terpopuler karena kaya akan omega-3 yang sangat baik bagi perkembangan janin. 

Ikan salmon juga dijuluki sebagai superfood karena kandungan ikan salmon yang padat nutrisi. Meski begitu, ada beberapa hal yang harus diwaspadai bagi ibu hamil.

Kandungan nutrisi ikan salmon dan manfaatnya

Berikut ini kandungan ikan salmon beserta manfaatnya:

  1. Sumber omega-3 

Ikan salmon merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. Omega-3 EPA (asam eicosapentaenoic) telah terbukti memiliki banyak sekali manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh. 

Penelitian juga menemukan bahwa mengonsumsi asam lemak omega-3 selama kehamilan membantu mencegah kelahiran prematur. Dengan mengonsumsi omega-3 dari ikan salmon berarti membawa manfaat yang sangat besar bagi Anda dan bayi Anda.

  1. Kaya protein dan vitamin

178 gram ikan salmon mengandung sekitar 39.3 gram protein, setara dengan 79% nutrisi harian yang dibutuhkan tubuh (DV). Kandungan ikan salmon tersebut membantu menunjang pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot ibu dan bayi.

Selain itu, salmon berfungsi sebagai sumber vitamin B12 dan vitamin D yang baik. Vitamin B12 berperan dalam produksi DNA serta menjaga darah dan sel saraf dalam kondisi prima. 

Adapun vitamin D dibutuhkan dalam pembentukan tulang pada bayi. Ibu hamil seringkali mengalami defisiensi vitamin D. Dengan mengonsumsi ikan salmon, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin D yang cukup.

  1. Kandungan DHA tinggi

DHA (Docosahexaenoic acid) adalah salah satu asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan salmon. DHA tidak bisa diproduksi secara alam dalam tubuh, sehingga Anda harus mendapatkannya dari sumber lain.

Nutrisi ini secara khusus membantu perkembangan otak dan meningkatkan kecerdasan janin. Anak yang mendapatkan asupan DHA selama kehamilan terbukti memiliki skor IQ yang tinggi. 

DHA juga bermanfaat dalam meningkatkan ketajaman penglihatan dan perkembangan saraf. Selain itu, DHA juga membantu mencegah depresi pascapersalinan pada ibu hamil.

Jenis ikan salmon yang boleh dikonsumsi ibu hamil 

Ada banyak jenis ikan salmon berdasarkan habitat dan jenis tangkapannya. Ikan salmon Atlantik hasil tangkapan liar (langsung ditangkap dari laut) merupakan sumber omega-3 yang sangat baik. 

Namun mendapatkan ikan salmon jenis itu terbilang susah, dan harganya pun sangat mahal. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi ikan salmon yang dipelihara atau ikan salmon kalengan. 

Meskipun nilai kandungan ikan salmon tersebut lebih sedikit, tidak ada perubahan dalam gizinya. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Universitas Granada, makan dua porsi salmon yang dipelihara menghasilkan manfaat yang kurang lebih sama dengan mengonsumsi ikan salmon liar.

Seberapa banyak ikan salmon yang aman dikonsumsi?

Dibandingkan dengan ikan laut lainnya, ikan salmon merupakan jenis ikan yang kebal terhadap kontaminasi zat berbahaya. Namun mengonsumsi ikan salmon secara berlebihan dapat meningkatkan jumlah merkuri dalam tubuh. 

Selain itu, ikan salmon juga berpotensi terpapar PCB atau bifenil poliklorinasi, zat berbahaya yang bisa menyebabkan kanker (karsinogenik). PCB juga merupakan faktor penyebab dalam terhambatnya perkembangan janin. 

Sebenarnya tidak ada batasan mutlak terkait jumlah ikan salmon yang baik dikonsumsi ibu hamil. Umumnya, ibu hamil direkomendasikan untuk mengonsumsi ikan salmon dua kali seminggu. Namun saran tersebut berbeda-beda tergantung wilayahnya. 

Misalnya, di Amerika tidak ada batasan dalam mengonsumsi ikan bagi ibu hamil. Ibu hamil di Australia disarankan untuk membatasi makan ikan jenis apapun, maksimal 2 – 3 kali seminggu. 

Sedangkan di Inggris, wanita hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsi ikan berlemak, termasuk salmon, lebih dari dua porsi dalam seminggu. 

Untuk menentukan seberapa banyak ikan salmon yang boleh dimakan namun tetap bisa mendapat manfaat dari kandungan ikan salmon, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan atau ahli gizi. 

Categories
Bayi & Menyusui Hidup Sehat Kulit & Kecantikan Obat Parenting

Berapa Banyak Daya Serap Diapers dari Kotex Huggies?

Kotex Huggies

Begitu bayi lahir, tentu banyak sekali yang telah Anda persiapkan untuk menyambut si buah hati, tak terkecuali persiapkan diapers bayi. Meskipun terlihat sederhana, namun Anda perlu benar-benar memilih popok sekali pakai dengan baik. Mulai dari kenyamanannya hingga ukuran yang sesuai dengan si kecil. 

Kotex Huggies menghadirkan diapers sekali pakai yang sangat praktis. Kira-kira apa saja sih kelebihannya dan bagaimana cara memilih diapers yang baik untuk si kecil. Ini penjelasannya!

Diapers dari Kotex Huggies

Disposable diapers yang dibuat oleh Kotex Huggies sangat praktis, Anda tinggal memakaikannya ke si kecil dan membuangnya saat popok sudah penuh. Popok ini pun sudah sangat elastis dan anti bocor. Anda dapat memilih ukuran sesuai kebutuhan si kecil, pun telah disesuaikan dengan berat badan dan usia anak. 

Huggies Dry Pants Popok Celana ini memiliki 1000 lubang penyerap untuk menjaga kulit tetap kering, dengan karet pinggang elastis, memiliki sistem 4 lekukan tubuh, aliran udara yang maksimal, smart lock dengan jumlah yang banyak dan mampu menyerap 7 gelas cairan (210 ml). 

Bagaimana memilih popok yang tepat

  1. Popok pertama:
  • Perhatikan dengan cermat bagian berat pada setiap popok untuk membantu Anda memilih ukuran yang terbaik untuk bayi Anda yang sedang tumbuh.
  • Popok pertama bayi atau newborn biasanya tertera penjelasan pada kemasan. Pun dengan bayi prematur. 
  • Untuk melindungi tali pusar yang belum lepas, pilih popok yang lebih besar dari ukuran bayi dan lipat popok bagian depan untuk menghindari tali pusar. 
  1. Ukuran dan fit:
  • Ukuran perlu diperhatikan. Popok harus pas di sekitar pinggang dan kaki tanpa celah atau kendur.
  • Biasanya ukuran popok bayi dimulai dari popok untuk bayi yang baru lahir atau newborn, ukuran S (small), M (medium), L (large), XL (extra large) hingga XXL. Pastikan untuk memilih ukuran yang tepat. 
  • Faktanya, popok bayi dijual berdasarkan berat badan bayi, bukan usia.
  1. Kepraktisan

Salah satu hal dalam memilih popok adalah kepraktisan popok tersebut. Pasalnya, Anda harus mempertimbangkan waktu dan uang yang telah dikeluarkan. Ketika Anda memilih sebuah merek, tentu Anda pun akan melihat seberapa cepat dan praktis apa Anda bisa mengganti popok anak. 

  1. Aman

Masalah lain yang perlu diperhatikan orang tua adalah popok sekali pakai adalah apakah ada bahan kimia berbahaya di dalam popok. Meskipun popok sekali pakai menggunakan bahan kimia yang dapat membantu penyerapan, bahan pengering, pewarna, dan wewangian, sebaiknya hindari bahan-bahan berbahaya tersebut untuk menghindari si kecil dari risiko kesehatan apapun. 

  1. Nyaman

Setiap bayi mungkin memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda-beda terhadap sebuah popok. Nah, Anda harus mengamati apakah bayi Anda menimbulkan ruam atau reaksi alergi saat digunakan, atau apakah bayi merasa kurang nyaman saat menggunakannya. 

  1. Ramah lingkungan

Memilih popok sekali pakai yang ramah lingkungan pasti akan mempengaruhi harga dari popok tersebut, dan bisa membuatnya lebih mahal. Jadi, pikirkan dengan baik popok seperti apa yang Anda butuhkan dan inginkan. 

  1. Harga

Harga tentunya menjadi hal yang pertama Anda perhatikan. Pasalnya, Anda tidak perlu memaksakan membeli popok sekali pakai dengan harga yang tidak masuk akal. Pastikan harga popok bayi masuk dalam anggaran belanja Anda. 

Semoga beberapa cara di atas dapat membantu Anda dalam menentukan popok sekali pakai yang cocok untuk Anda dan si kecil. Masih bingung? Mengapa tidak membeli popok sekali pakai dari Kotex Huggies saja, produknya sudah terpercaya dan dapat membuat bayi aman dan nyaman saat menggunakannya.