Categories
Uncategorized

Mastin dan Pentingnya Antioksidan bagi Tubuh

Tahukah anda kalau mastin merupakan produk yang terbuat dari ekstrak kulit manggis dan memiliki manfaat sebagai antioksidan? Jika tidak, pembaca disarankan untuk meluangkan waktu membaca artikel ini, sebab akan dijabarkan lebih lanjut mengenai obat itu. Jika anda membutuhkan alasan untuk membaca artikel ini, maka alasannya adalah mengetahui fungsi antioksidan itu penting karena antioksidan bisa mencegah berbagai macam penyakit berbahaya! 

Sebagaimana diketahui, antioksidan merupakan zat yang bisa memperlambat proses oksidasi. Mengenai proses oksidasi tersendiri, sebetulnya bisa terjadi di mana pun, termasuk tubuh manusia. Meskipun proses oksidasi ini penting bagi metabolisme tubuh kita, tapi jika molekul yang dihasilkan jumlahnya berlebihan itu justru mengancam kesehatan kita sendiri. 

Oleh karena pertimbangan tersebut, maka kita amat membutuhkan antioksidan sebagaimana yang terdapat di dalam produk mastin. Antioksidan yang diperoleh dari obat ini bisa disebut sebagai exogenous atau yang didapatkan dari luar tubuh. Sementara jenis antioksidan endogenous merupakan antioksidan yang dihasilkan oleh tubuh kita. 

Namun demikian, perlu menjadi perhatian bersama, sekalipun tubuh mampu menghasilkan antioksidan, tapi tubuh manusia ini cenderung memiliki ketergantungan pada antioksidan yang didapatkan dari luar tubuh. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan atau obat seperti mastin tetap dibutuhkan. 

Sebagaimana disebutkan di awal, antioksidan ini penting karena bisa menangkal radikal bebas yang menyebabkan berbagai penyakit. Adapun radikal bebas ini memang perlu dilawan karena bisa membuat sel-sel dalam tubuh manusia menjadi rusak. Apabila radikal bebas ini dibiarkan begitu saja, maka risiko yang muncul adalah adanya penyakit, seperti jantung, kanker, dan lain-lain. 

Adapun dalam produk mastin sendiri, sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, memiliki manfaat anti-bakteri, anti-kanker dan tumor, anti-aging, anti-diabetes, dan lain sebagainya. Berkaca dari banyaknya ragam manfaat tersebut, maka tidak ada salahnya jika anda mengonsumsinya. Akan tetapi, selain mengonsumsi mastin, kita juga tetap tidak boleh abai. 

Pasalnya, meskipun mastin terbuat dari ekstrak kulit manggis yang berkhasiat sebagai antioksidan, kita juga tetap perlu memperhatikan pola makan. Sebab, bagaimanapun juga, mendapatkan antioksidan dari luar tubuh seperti makanan, itu merupakan cara yang paling mudah. Sehingga, sangat disarankan pembaca juga mencari tahu lebih jauh jenis sayuran dan buah apa saja yang banyak mengandung antioksidan. 

Dengan memperhatikan pola makan, diharapkan asupan yang mengandung antioksidan ke dalam tubuh bisa lebih maksimal. Akan tetapi, jika anda merasa tetap butuh obat atau suplemen yang mengandung antioksidan, maka mastin bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain karena manfaatnya, mastin bisa menjadi pilihan karena tercatat sebagai satu-satunya produk ekstrak kulit manggis yang telah menjalani uji praklinis, sehingga disertifikasi sebagai Obat Herbal Terstandar (OHT). 

Lebih lanjut, jika anda ingin tahu komposisi di dalam mastin, maka jawabannya adalah Garciniae Fructus Cortex Extract atau kulit manggis 550 mg. Sementara untuk aturan dosisnya sendiri, pembaca bisa minum obat atau suplemen ini dua kapsul sebanyak dua kali dalam sehari. Sedangan cara penyimpanannya mastin ini terbilang sederhana. Sebab, pembaca hanya perlu memastikan mastin disimpan pada tempat yang kering. 

Demikian penjelasan yang bisa disampaikan mengenai manfaat antioksidan. Dari artikel ini, kita sama-sama sudah mengetahui kalau antioksidan bisa diperoleh dari makanan, seperti sayur dan buah. Di samping itu, antioksidan dapat pula kita dapatkan dari mastin. Apa pun cara yang dipilih untuk memperoleh antioksidan, yang penting adalah bahwa kita sudah ketahui bersama antioksidan sangat dibutuhkan tubuh untuk menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan berbagai penyakit. 

Categories
Obat

Hindari Makanan Ini dan Konsumsi Obat Tensi Tinggi

Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah salah satu tanda awal penyakit jantung. Jika tidak diobati dengan obat tensi tinggi, hipertensi dapat merusak arteri dan menyebabkan komplikasi serius seperti serangan jantung. Jika tekanan darah tetap tinggi selama periode waktu yang berkelanjutan, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk menurunkannya. Namun, setelah minum obat tensi tinggi tidak kunjung turun, cobalah untuk menghindari beberapa asupan makan berikut ini. 

1. Garam

Garam adalah makanan yang wajib Anda hindari. Sodium mampu meningkatkan jumlah cairan dalam darah, yang dapat meningkatkan tekanan darah. Anda tidak boleh menambahkan jenis garam apa pun ke makanan jika Anda memiliki tekanan darah tinggi. 

Sebagai gantinya, cobalah membumbui makanan dengan bumbu dan rempah-rempah yang beraroma dan bebas garam. Makanan mungkin terasa hambar saat pertama kali Anda meletakkan pengocok garam, tetapi langit-langit mulut Anda akan beradaptasi dengan cepat.

2. Pizza

Jumlah garam dalam pizza sangat mencengangkan. Satu pizza pepperoni berukuran sedang mungkin mengandung hampir 3.500 miligram sodium — lebih dari dua kali lipat tunjangan yang direkomendasikan American Heart Association sebesar 1.500 milligram per hari. Sebagai gantinya, buatlah pizza yang sehat terhadap jantung. Gunakan roti pipih dan satu porsi masing-masing saus pizza kalengan, mozzarella bagian-skim, dan pepperoni kalkun. Pizza buatan sendiri tidak hanya akan mengandung kira-kira setengah natrium dari pizza yang disiapkan secara komersial, tetapi Anda dapat memakan semuanya tanpa rasa bersalah.

3. Keripik Kentang, Pretzel, dan Camilan Asin Lainnya

Daftar makanan tekanan darah tinggi yang harus dihindari terletak pada kelompok makanan ringan asin. Tidak hanya tingkat natrium yang tinggi dari makanan ringan ini meningkatkan hipertensi, tetapi kegemukan mereka berkontribusi pada penambahan berat badan dan kesehatan jantung yang buruk. 

Ketika Anda harus meredakan keinginan untuk camilan yang renyah dan asin, cobalah makan porsi kecil dari varietas rendah sodium sebagai gantinya. Anda juga bisa mengganti porsi kecil kacang tawar atau sedikit asin, yang memberikan lebih banyak nutrisi daripada keripik. Untuk kesehatan jantung terbaik, timbang atau ukur porsi Anda untuk menghindari makan terlalu banyak makanan ini.

4. Bologna, Salami, dan Daging 

Daging olahan tidak hanya mengandung natrium dalam jumlah berlebihan, tetapi biasanya sangat berlemak dan berkontribusi pada kesehatan yang buruk secara keseluruhan. Sebelum Anda membeli segala jenis daging olahan—baik yang sudah dikemas atau dari deli lokal Anda—lakukan sedikit riset. Baca label pada daging makan siang kemasan untuk melihat informasi natrium. 

Cari informasi nutrisi untuk merek daging deli irisan counter lokal Anda sehingga Anda dapat membuat pilihan yang tepat sebelum Anda membuat sandwich pastrami berikutnya. Beberapa merek menjual varietas rendah sodium.

5. Sayuran Kaleng, termasuk Kacang

Diet jantung sehat harus mencakup banyak sayuran segar dan serat — seperti jenis yang ditemukan dalam kacang-kacangan. Perhatikan garam dan mentega tambahan dan pilih paket sayuran polos. Jika Anda tidak memiliki sayuran segar (atau Anda tidak punya waktu untuk menyiapkannya), Anda dapat memilih versi kalengan. 

Sayuran kaleng dan kacang-kacangan bisa menjadi pilihan yang baik untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi jika Anda memilih varietas rendah sodium atau tanpa garam. Sebagai alternatif, cobalah untuk mengeringkan sayuran kaleng dan membilas untuk menghilangkan natrium tambahan. Kemudian bumbui dengan bumbu dan nikmatilah!

6. Gula

Studi orang dengan diabetes menunjukkan beberapa korelasi antara konsumsi gula yang berlebihan dan peningkatan tekanan darah. Bahkan jika Anda tidak menderita diabetes, menghindari tambahan gula dalam diet Anda adalah keputusan yang cerdas. Untuk memulai, hindari minuman ringan dan buah kalengan dalam sirup. Biasakan untuk membaca label untuk mengetahui total kandungan gula dalam kemasan. Usahakan untuk menjaga konsumsi gula Anda seminimal mungkin, dan Anda mungkin melihat angka tekanan darah Anda turun.

7. Alkohol

Apakah konsumsi alkohol buruk bagi kesehatan Anda? Tim peneliti masih menyelesaikan pertanyaan ini. Saat ini, American Heart Association merekomendasikan orang dengan hipertensi untuk menghindari konsumsi alkohol yang berlebihan—termasuk anggur merah. Jika Anda minum alkohol, batasi diri Anda untuk dua minuman per hari atau kurang. Ingatlah bahwa alkohol dalam bentuk apapun juga dapat berinteraksi dengan obat tensi tinggi yang Anda minum.

Categories
Obat

Dari Dapur dan Apotek, Berikut Obat Pengencer Dahak yang Ampuh Atasi Batuk!

Pada masa pandemi seperti ini, rasanya batuk sedikit saja sudah bisa membuat was-was. Namun, batuk yang jadi gejala Covid-19 biasanya batuk kering, sehingga jika mengalami batuk berdahak, yang perlu Anda konsumsi adalah obat pengencer dahak. Pada jenis batuk yang terasa basah, dahak perlu dikeluarkan agar tidak mengendap di saluran pernapasan. Adanya dahak di saluran pernapasan tersebut menunjukkan adanya peradangan di bagian sistem pernapasan.

Namun, nggak semua dahak yang ada di saluran pernapasan menunjukkan kalau seseorang sedang menderita batuk. Masih ada penyakit lain yang memang mampu memproduksi dahak di tenggorokan seperti influenza yang disebabkan virus, alergi di hidung, tenggorokan, hingga paru-paru. Pada kondisi yang lebih parah, dahak pada tenggorokan bisa saja disebabkan oleh pneumonia, kanker paru, penyakit paru obstruktif kronik, dan lain sebagainya.

Untuk mengeluarkan dahak tersebut ada beberapa cara, mulai dari menggunakan obat yang tersedia di apotek hingga beberapa cara alami yang bisa langsung dilakukan di rumah. Apa saja?

Obat Pengencer Dahak dari Apotek

Terdapat beberapa obat pengencer dahak yang bisa dengan mudah didapatkan di apotek terdekat. Biasanya obat-obat pengencer dahak ini mengandung bromhexin dan mukolitik sebagai bahan aktif utamanya.

Beberapa di antaranya antara lain:

  • Bisolvon Extra: Mengandung bromhexin dan guaifenesin. Selain mampu mengencerkan dahak dan mengeluarkannya, obat ini juga mampu melegakan tenggorokan dari rasa gatal akibat batuk berdahak. Meski memang bisa didapatkan di apotek, Anda tetap perlu berkonsultasi pada dokter lebih dulu agar lebih yakin saat mengonsumsi obat pengencer dahak.
  • Transmuco: Jenis obat yang menggunakan mukolitik sebagai bahan aktifnya. Mukolitik bekerja dengan memecah serat asam mukopolisakarida yang terkandung dalam dahak. Dengan begitu, dahak yang ada jadi mudah terurai karena tidak lagi lengket di saluran pernapasan dan kekentalannya berkurang. Transmuco sirup bisa didapatkan di aplikasi SehatQ dengan harga yang cukup terjangkau.
  • Wood’s Expectorant: Obat pengencer dahak yang satu ini mengandung bromhexin dan mukolitik. Fungsinya pun jadi dua, pertama sebagai ekspektoran yang menurunkan tingkat kekentalan dahak agar bisa dikeluarkan saat batuk. Kedua, kandungan mukolitiknya mampu mengurai molekul-molekul yang menyusun dahak agar bisa keluar dengan sendirinya.

Obat Pengencer Dahak Alami

Selain menggunakan obat-obatan yang didapat di apotek, kamu juga bisa mencoba beberapa cara alami dengan bahan-bahan yang tersedia di rumah. Apa saja yang bisa kamu jajal?

  • Jahe

Sudah menjadi rahasia umum bahwa jahe merupakan salah satu bahan alami untuk melegakan tenggorokan. Cara mengolahnya pun cukup mudah. Jahe cukup dibersihkan dan diiris agar bisa direbus. Air rebusan jahe dapat membantu mengencerkan dahak di saluran pernapasan. Selain itu, jahe juga bisa digeprek dan dicampurkan dengan minuman hangat.

  • Madu

Madu merupakan salah satu bahan yang mengandung anti-bakteri dan berfungsi untuk mengurangi peradangan. Jika dahak yang menempel di saluran pernapasan mengandung bakteri membandel, mengonsumsi madu dapat membantu memecahkan dahak yang menempel sehingga lebih mudah dikeluarkan.

  • Air Hangat

Meski bukan tergolong sebagai obat pengencer dahak alami, biasanya air hangat menjadi salah satu pertolongan pertama ketika seseorang merasa menderita batuk berdahak. Air hangat dipercaya mampu meringankan dahak dalam saluran pernapasan karena panas yang dimilikinya bisa mengencerkan dan membantu dahak keluar.

Selain air hangat, makanan berkuah hangat pun jadi salah satu tujuan jika seseorang menderita batuk berdahak. Biasanya tenggorokan memang jadi terasa lebih lega. Tapi, mereka bukan tergolong obat pengencer dahak, ya.

Nah, cara mana yang kira-kira hendak Anda coba?

Categories
Obat

Obat Pengencer Dahak yang Aman Bagi Ibu Hamil

Batuk berdahak memiliki beragam faktor penyebab, dan penyebab paling sering adalah infeksi virus atau bakteri. Batuk berdahak sebenarnya hal yang tak perlu dikhawatirkan, tapi jika dialami oleh ibu hamil bisa menyebabkan perut kontraksi dan berdampak buruk pada bayi. 

Mengonsumsi obat pengencer dahak akan sangat membantu, namun karena semua makanan yang masuk ke dalam tubuh ibu juga bisa mempengaruhi bayi, Anda harus berhati-hati dalam memilih obat. 

Simak artikel berikut untuk mengetahui cara memilih obat batuk berdahak yang aman bagi ibu hamil. 

Perhatikan komposisi obat

Obat-obatan, suplemen, herbal yang dikonsumsi ibu hamil bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. Karenanya dokter sangat berhati-hati dalam meresepkan obat untuk ibu hamil. 

University of Michigan Health System dan banyak dokter sepakat bahwa ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi obat apapun selama 12 minggu pertama kehamilan karena masa itu adalah waktu penting bagi janin mengembangkan organ vitalnya. Namun jika terpaksa, dokter menyarankan untuk memilih obat yang hanya mengandung satu bahan aktif. 

Anda juga bisa memilih obat pengencer dahak dengan kandungan berikut ini:

  • Dextometorfan
  • Guaifenesin
  • Bromhexine
  • Oxymetazoline

Sedangkan obat batuk berdahak yang penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter antara lain:

  • Aspirin
  • Ibuprofen
  • Naproxen
  • Codeine
  • Bactrim

Rekomendasi obat batuk berdahak untuk ibu hamil di apotek

Berdasarkan kriteria yang telah disebutkan di atas, berikut ini beberapa obat pengencer dahak yang aman bagi ibu hamil:

  1. Bronkris Tablet

Setiap tablet Bronkris mengandung bromhexine HCl 8 mg yang ampuh meredakan batuk berdahak, sesak, dan iritasi saluran napas yang disertai dengan nyeri. Obat batuk ini bekerja dengan cara mengencerkan dahak di saluran napas sehingga lebih mudah dikeluarkan saat batuk. 

Saat penggunaan pertama, Anda akan mengalami batuk lebih sering. Namun jangan khawatir karena itu merupakan efek bromhexine saat bekerja mengencerkan dahak. 

  1. Hustab P Elixir

Selanjutnya adalah Hustab Elixir. Obat bebas terbatas ini juga mengandung bromheksin hidroklorida sebagai zat aktif utama untuk mengencerkan dahak. Hustab P Elixir bisa dikonsumsi ibu hamil sesuai dengan anjuran dokter.  

  1. Obat Batuk Cap Ibu dan Anak 

Obat Batuk Cap Ibu dan Anak merupakan obat batuk sirup yang terbuat dari bahan herbal alami dan tambahan madu. Kombinasi bahan yang terkandung di dalamnya berkhasiat mengencerkan dahak dan membantu mengeluarkannya dengan mudah. Selain sebagai obat batuk berdahak, obat sirup ini juga dapat mengobati batuk yang disertai pilek, mengatasi radang tenggorokan, melegakan pernapasan, dan memelihara kesehatan paru-paru. 

Terbuat dari bahan alami bukan berarti boleh digunakan secara bebas. Ibu hamil juga harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat tersebut.

  1. Mucohexin 8 mg Tablet

Mucohexin bermanfaat untuk mengobati batuk berdahak, batuk karena flu, atau batuk yang disebabkan oleh asma, bronkitis akut, atau bronkitis kronis. Setiap tabletnya mengandung bromhexine HCl 8 mg.

  1. Decadryl Expectorant Sirup

Decadryl Sirup mengandung bahan aktif diprenhidramin HCl dan amonium klorida yang bertindak sebagai mukolitik dan ekspektoran. Obat ini diformulasikan untuk meredakan batu berdahak yang disebabkan alergi sekaligus melegakan pernapasan. Decadryl Sirup juga bermanfaat untuk mengatasi gejala alergi seperti bersin-bersin dan pilek. 

Catatan

Sebelum Anda mengonsumsi obat pengencer dahak tertentu, selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker, terutama jika usia kehamilan Anda adalah trimester pertama. Hal ini berguna mencegah risiko atau efek samping berbahaya yang mungkin timbul. Selain itu, gunakan obat sesuai dosis yang dianjurkan. 

Categories
Uncategorized

Efektif Atasi Batuk Berdahak, Gunakan Obat Decadryl

Batuk adalah penyakit yang sangat umum terjadi, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Saat mengalami batuk berdahak, salah satu obat yang bisa Anda andalkan adalah Decadryl.

Obat ini bisa dikonsumsi oleh anak-anak maupun oleh orang dewasa. Hanya saja, dosis yang diberikan akan berbeda tergantung usia penderita.

Apa itu obat Decadryl?

Meskipun batuk berdahak sangat umum terjadi, apabila tidak diobati, ini akan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Anda tentu akan merasakan ketidaknyamanan akibat gejala batuk berdahak.

Oleh sebab itu, Anda bisa mencoba untuk mengandalkan obat batuk khusus untuk bisa mengatasinya. 

Decadryl merupakan obat batuk berdahak yang hadir dalam bentuk sirup. Secara khusus, obat ini mengatasi batuk berdahak yang disebabkan oleh reaksi alergi. 

Ada dua kandungan utama yang menjadi komposisi dari obat ini, yaitu diprenhidramin HCl dan amonium klorida. Diprenhidramin HCl berperan sebagai antihistamin, yaitu kandungan yang bisa menekan kemunculan reaksi alergi. 

Sementara, amonium klorida dalam obat ini berperan sebagai ekspektoran untuk mengencerkan dahak. Nantinya, dahak yang sudah mengecer bisa keluar bersamaan dengan batuk.

Obat ini tersedia secara bebas. Anda bisa membelinya tanpa perlu menggunakan resep dokter. 

Kapan perlu menggunakan obat?

Waktu yang paling tepat untuk meminum obat adalah saat Anda merasakan gejala dari batuk berdahak. Gejala ini ditandai dengan batuk yang disertai dengan dahak, biasanya semakin parah saat berada di ruangan yang dingin.

Batuk berdahak bisa membuat Anda sampai terasa sesak atau karena terlalu sering batuk. Biasanya, ini menandakan kondisi batuk Anda sudah cukup parah. 

Inilah saat yang paling tepat untuk mulai menggunakan obat Decadryl. Akan lebih baik lagi kalau Anda meminum obat ini begitu mengalami gejala awal dari batuk berdahak. Jangan tunggu sampai kondisi batuk Anda sudah terlalu parah.

Apabila tidak segera diobati, Anda bisa saja mengalami komplikasi dari batuk berdahak yang Anda derita. Ini tentu tidak baik dan berbahaya untuk kondisi kesehatan Anda. 

Biasanya, batuk berdahak yang disebabkan oleh reaksi alergi merupakan kondisi jangka pendek. Selama diobati dengan obat khusus, maka Anda tidak perlu mengkhawatirkan komplikasinya.

Jika ingin meminum obat ini untuk mengatasi batuk berdahak yang Anda derita, maka gunakanlah sesuai dosis yang dianjurkan sebagai berikut: 

  • Untuk anak-anak di atas usia 6 tahun: setengah sampai satu sendok takar setiap tiga jam sekali, maksimal 6 sendok takar dalam sehari
  • Untuk orang dewasa: dosis satu sampai dua sendok takar setiap tiga jam sekali, maksimal 14 sendok takar dalam sehari

Sebaiknya, ikuti anjuran pemakaian sesuai dosis yang sudah ditentukan. Jangan konsumsi terlalu sedikit atau terlalu banyak. Ini penting guna memaksimalkan pengobatan. 

Anda dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini setelah makan. Jangan minum obat dalam keadaan perut kosong. 

Waspadai juga kemungkinan adanya efek samping setelah menggunakan obat. Efek samping dari Decadryl umumnya berupa: 

  • Mengantuk
  • Gelisah dan halusinasi
  • Pusing atau vertigo
  • Mulut kering
  • Penglihatan menjadi kabur atau berbayang
  • Gangguan pada kulit dan pencernaan

Itu adalah efek samping yang paling umum. Namun, tidak semua orang merasakannya. Efek samping tersebut tergolong cukup ringan dan bisa membaik dengan sendirinya setelah beberapa waktu.

Jangan ragu untuk menggunakan Decadryl ketika mengalami batuk berdahak. Konsultasikan pada dokter mengenai cara pemakaian yang paling tepat dan maksimal.

Categories
Obat

Promo Vaksin BCG Bantu Lindungi Lawan COVID-19?

promo vaksin BCG

Studi observasi retrospektif menemukan bahwa orang-orang yang mendapatkan promo vaksin BCG, yang mana bertujuan untuk mencegah tuberkulosis, cenderung tidak melaporkan gejala COVID-19 dan cenderung tidak memiliki antibodi terhadap infeksi virus ini di dalam darah mereka. Ilmuwan mengembangkan vaksin BCG (bacillus Calmette-Guerin) selama lebih dari 100 tahun untuk melindungi tubuh dari infeksi bakteri tuberkulosis (TB). Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2004, sekitar 100 juta anak-anak di seluruh dunia menerima vaksin ini setiap tahunnya. 

Di Amerika Serikat, promo vaksin BCG dan penggunaannya disetujui untuk orang-orang yang berisiko menderita TB dan untuk mengobati beberapa bentuk kanker kandung kemih. Namun, penelitian juga menyatakan bahwa vaksinasi BCG dini dapat mengurangi kematian anak hingga 45 persen, umumnya lewat berkurangnya kerentanan sepsis (keracunan darah) pada bayi, infeksi pernapasan, dan demam. Pada orang dewasa dan orang tua, ada pula bukti bahwa vaksin BCG dapat melindungi tubuh dari infeksi pernapasan yang disebabkan karena virus. Para ilmuwan percaya bahwa vaksin akan memperkuat sistem kekebalan tubuh “bawaan”, garis pertahanan pertama tubuh dalam melawan virus dan organisme penyerang lainnya. Tidak seperti kekebalan adaptif, kekebalan bawaan jarang menarget patogen khusus yang tubuh temukan sebelumnya. 

Para peneliti di Pusat Medis Cedars-Sinai di Los Angeles, California, bertanya-tanya apakah vaksin BCG dapat mengurangi kerentanan terhadap SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19. Menurut Dr. Moshe Arditi, selaku direktur Divisi Penyakit Pediatrik dan Infeksi dan Imunologi, ia dan timnya tertarik untuk mempelajari vaksin BCG karena telah diketahui sejak lama bahwa efek pelindung umum dari penyakit virus dan bakteri selain TB termasuk neonatal sepsis dan infeksi pernapasan. Tim peneliti tersebut melaporkan hasil mereka secara online di dalam Jurnal Investigasi Klinis. 

Gejala COVID-19 dan antibodi

Antara 11 Mei dan 18 Juni 2020, 6201 tenaga medis memberikan sampel darah dan menjawab pertanyaan seputar riwayat medis mereka, termasuk apakah mereka telah menerima promo vaksin BCG dan vaksin yang melawan dua lainnya yaitu infeksi bakteri dan influenza. Secara total, 1836 dari mereka menyatakan bahwa mereka telah menerima vaksinasi BCG, dan 4275 menyatakan mereka belum mendapatkannya, sementara 90 sisanya tidak yakin. Mereka yang telah menerima vaksinasi cenderung melaporkan tidak menderita gejala COVID-19 dalam waktu 6 bulan sebelumnya. Secara keseluruhan, 3,5 persen dari keseluruhan tenaga medis tersebut dites positif memiliki antibodi SARS-CoV-2. Dari mereka yang melaporkan telah mendapatkan promo vaksin BCG, 2,7 persen di tes posting. Sementara mereka yang belum mendapatkan vaksin, 3,8 persen dites positif. 

Menurut Dr. Arditi, tampaknya individu yang mendapatkan vaksin BCG jarang sakit sehingga memproduksi antibodi SARS-CoV-2 yang lebih sedikit, atau mereka telah membangun respon kekebalan sel yang lebih efisien dalam melawan virus. Setelah menyesuaikan usia dan jenis kelamin, vaksinasi promo vaksin BCG, tanpa vaksinasi jenis lain, masih dihubungkan dengan berkurangnya kemungkinan dites positif memiliki antibodi SARS-CoV-2. Sayangnya, salah satu kekurangan atau batasan dari studi tersebut adalah studi hanya mengandalkan ingatan vaksin apa saja yang telah mereka (para individu) terima, dan apakah mereka menderita gejala COVID-19 dalam 6 bulan sebelumnya. Selain itu, sebagai tambahan, jumlah yang menderita gejala dan dites positif pada masing-masing grup berada dalam angka yang relatif sangat kecil, sehingga memiliki batasan kekuatan statistic dalam studi dan keabsahan hasil temuan tersebut.