Categories
Obat

Mengenal Macam-Macam Pengobatan dan Obat Kanker Paru

Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi. Kanker ini dimulai dengan pertumbuhan sel kanker di organ paru-paru dan berkembang pesat, bahkan tanpa menimbulkan gejala tertentu.

Kanker paru-paru dimulai dari mutasi sel normal yang berubah menjadi sel kanker. Sel-sel ini membelah dan berkembang biak secara tidak terkendali, hingga akhirnya membentuk tumor yang menghambat pernapasan di seluruh tubuh.

Mengatasi gejala dengan obat kanker paru

Setiap pasien kanker paru-paru akan menjalani perawatan yang berbeda-beda, sesuai dengan kondisinya masing-masing. Dokter akan menentukan metode pengobatan yang paling tepat berdasarkan hasil diagnosa.

Ada beberapa jenis obat-obatan yang mungkin diberikan sebagai metode alternatif untuk meringankan gejala. Obat-obatan tesebut meliputi:

  • Gefitinib

Gefitinib adalah obat minum yang digunakan untuk mengobati kanker paru-paru. Obat ini bekerja dengan memperlambat proses pertumbuhan sel kanker melalui penghambatan protein.

Ketika mengonsumsi gefitinib, Anda mungkin akan merasakan sejumlah efek samping seperti diare, ruam kulit, jerawat, muntah-muntah, kehilangan nafsu makan, rambut rontok, dan pembengkakan mulut dan tenggorokan.

  • Lorlatinib

Serupa dengan gefitinib, obat kanker paru jenis ini juga merupakan obat minum yang hadir dalam bentuk tablet. Obat ini juga bekerja dengan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Biasanya, obat lorlatinib dikonsumsi sekali dalam sehari dengan atau tanpa makanan. Tablet harus ditelan dalam bentuk utuh, tidak boleh dikunyah atau dihancurkan.

Dosis lorlatinib disesuaikan dengan kondisi pasien. Bila dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat lainnya, obat ini mungkin tidak dapat berfungsi dengan sepenuhnya.

  • Certinib

Certinib adalah obat kapsul yang digunakan untuk mengatasi pertumbuhan sel kanker pada paru. Obat ini secara khusus digunakan bagi penderita kanker dengan jenis gen abnormal “ALK”.

Banyak penderita yang mengonsumsi obat certinib mengalami efek samping yang cukup parah. Akan tetapi, efek samping tersebut mungkin tidak sebanding dengan keuntungan yang didapatkan dalam pengobatan kanker.

Efek samping penggunaan certinib dapat berupa mual dan muntah-muntah yang parah, diare, sembelit, nyeri perut, dan rasa lelah yang tak terkendali.

Masih ada banyak jenis obat kanker lainnya yang akan diberikan oleh dokter berdasarkan dengan kondisi Anda. Setiap obat hanya bisa didapatkan dengan resep dokter dan dikonksumsi sesuai dosis yang telah ditetapkan. 

Pengobatan kanker paru di rumah

Selain menggunakan obat kanker paru, dokter mungkin akan memberikan saran mengenai upaya perawatan yang tepat di rumah guna meringankan gejala. Biasanya, upaya perawatan di rumah dilakukan untuk memaksimalkan hasil dari perawatan di rumah sakit, seperti kemoterapi dan radioterapi.

Beberapa perawatan di rumah yang bisa dilakukan meliputi:

  • Melindungi kulit area dada

Setelah menjalani terapi, Anda bisa melakukan upaya melindungi kulit di area dada dengan menggunakan pakaian yang longgar. Selain itu, gunakan sun block untuk mencegah kulit area dada terkena paparan sinar UV.

  • Yoga dan meditasi

Yoga dan meditasi bisa membantu meringankan gejala kanker paru dengan mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur. Hal ini berkontribusi dalam membuat tubuh Anda tetap sehat dan meringankan gejala.

  • Pijat atau akupuntur

Dengan bantuan ahli pijat profesional, pijat bisa membantu Anda dalam mengurangi rasa nyeri setelah menjalani terapi. Carilah ahli pijat yang sudah terbiasa dalam melayani pasien penderita kanker.

Selain upaya meringankan gejala di rumah, Anda tetap perlu mengonsumsi obat kanker paru pemberian dokter secara rutin. Mengikuti arahan dokter secara teratur bisa membantu mengatasi gejala kanker yang Anda rasakan.