Categories
Kesehatan Mulut

Tak Perlu Cemas, Ini Cara Mengatasi Gigi Jarang

Gigi yang jarang atau renggang seringkali menimbulkan ketidakpercayaan diri. Apabila hal ini terjadi, Anda pasti ingin mencari cara untuk menghilangkannya. Anda tidak perlu khawatir, karena ada beberapa cara mengatasi gigi jarang yang bisa Anda lakukan.

Untuk mengatasinya, Anda perlu terlebih dahulu memahami penyebabnya. Kemudian, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Faktor penyebab gigi jarang

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang memiliki kondisi gigi jarang. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Ukuran gigi

Terkadang, ukuran gigi seseorang bisa saja tidak sebanding dengan ukuran rahangnya. Misalnya, gigi Anda terlalu kecil bagi rahang, sehingga muncul celah di antara gigi.

Ukuran gigi dan tulang rahang dipengaruhi oleh faktor genetik. Karena itu, gigi jarang juga seringkali terjadi dalam satu keluarga. 

  • Periodontitis

Periodontitis adalah penyakit gusi parah yang disebabkan oleh kebersihan gigi yang buruk. Kondisi ini bisa menyebabkan tulang rahang menjadi keropos, menyebabkan pergeseran gigi, dan menimbulkan celah di antara gigi.

Cara mengatasi gigi jarang akibat periodontitis adalah dengan pengobatan kondisi periodontitis tersebut. Akan lebih baik lagi kalau Anda bisa mencegahnya dengan rutin merawat kebersihan gigi dan mulut. 

  • Kebiasaan buruk

Beberapa orang memiliki kebiasaan buruk yang melibatkan mulut, seperti kebiasaan menghisap jempol dan menyodorkan lidah. Kebiasaan ini bisa mengakibatkan perubahan tekstur mulut dan memicu gigi jarang.

Biasanya, kebiasaan menyodorkan lidah akan menyebabkan celah gigi di rahang bawah, karena lidah terus menerus mendorong dua gigi bawah pusat. 

Sebenarnya, masih ada banyak faktor penyebab gigi jarang lainnya. Akan tetapi, faktor-faktor di atas adalah faktor yang cukup umum ditemukan.

Cara mengatasi gigi jarang secara medis

Kondisi gigi jarang bukanlah kondisi yang berbahaya. Karena itu, perawatan tidak terlalu dibutuhkan. 

Akan tetapi, bagi Anda yang merasa kurang percaya diri, ada cara mengatasi gigi jarang secara medis, yaitu: 

  • Menggunakan kawat gigi

Dokter gigi umumnya merawat kondisi gigi yang renggang dengan menganjurkan pemasangan kawat gigi. Kawat ini akan memberikan tekanan pada gigi, sehingga secara perlahan akan menutup celah di antara gigi.

Anda juga bisa menggunakan kawat gigi yang transparan apabila merasa tidak percaya diri untuk mengenakan kawat biasa. 

  • Veneer

Veneer merupakan perawatan gigi dengan menggunakan bahan buatan untuk ditempatkan di atas gigi. Biasanya, bahan itu dapat berupa porselen atau komposit.

Bahan komposit dibuat dari dua atau lebih bahan dengan sifat kimia yang berbeda. Saat dicampurkan, bahan-bahan ini akan membentuk zat keras menyerupai gigi. Prosedur ini cocok apabila celah pada mulut Anda hanya satu atau dua saja.

  • Implan gigi

Terkadang, kondisi gigi jarang juga bisa disebabkan oleh kerusakan gigi yang menyebabkan gigi hilang satu per satu. Salah satu cara mengatasi gigi jarang karena kondisi ini adalah melalui implan gigi.

Implan gigi ditempatkan dengan menggunakan sekrup logam ke dalam tulang rahang, kemudian memasukkan gigi pengganti. 

  • Prosedur periodontal

Prosedur ini dilakukan apabila gigi jarang yang Anda alami disebabkan oleh masalah gusi. Penggunaan veneer dan implan gigi saja mungkin tidak cukup untuk mengatasinya.

Prosedur ini dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari operasi atau pembedahan, scaling, dan perawatan gusi lainnya.

Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara mengatasi gigi jarang yang paling tepat. Namun, bila Anda tidak masalah dengan kondisi gigi Anda, maka Anda tidak perlu mendapatkan perawatan medis khusus.

Categories
Kesehatan Mulut

Gigi Busuk

Gigi busuk bisa terjadi karena adanya akumulasi bakteri pada plak yang menempel pada gigi manusia.

Menjaga kebersihan diri penting, termasuk gigi manusia. Jika seseorang tidak rajin membersihkan gigi, maka bisa membuat gangguan pada gigi seperti gigi busuk. Gigi busuk bisa terjadi karena adanya akumulasi bakteri pada plak yang menempel pada gigi manusia. Asam yang dihasilkan bakteri tersebut secara perlahan akan menggerogoti gigi sehingga membuat gigi mereka terlihat busuk dan rapuh.

Agar terhindar dari gangguan seperti ini, setiap orang perlu merawat gigi mereka setiap hari. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menggosok gigi. Jika tidak menggosok gigi secara rutin, maka bisa berpotensi mengalami sakit gigi. Selain itu, setiap orang sebaiknya memahami gejala awal gigi busuk, karena bisa berpotensi membuat gigi tidak bisa pulih seperti kondisi semula.

Tidak seperti gigi berlubang, gigi busuk bisa membuat gigi rusak secara permanen. Pembusukan pada gigi terjadi di bagian permukaannya, bahkan kondisi seperti ini bisa terjadi tanpa terdeteksi sebelumnya. Oleh karena itu, setiap orang diharapkan untuk memeriksa gigi secara rutin untuk mencegah gangguan seperti ini.

Gejala
Gigi busuk dapat membuat seseorang mengalami gejala sebagai berikut:

  • Sakit gigi.
  • Gigi sensitif terhadap makanan atau minuman yang panas atau dingin.
  • Mengalami bintik berwarna hitam, coklat, atau putih pada gigi.
  • Mengeluarkan bau tidak sedap dari mulut.
  • Rasa pahit di mulut.
  • Pembengkakan.

Gigi busuk tidak hanya dialami pada orang dewasa, namun juga bisa dialami pada anak-anak. Anak yang mengalami gigi busuk juga bisa terkena gejala berupa rasa tidak nyaman pada gigi dan demam yang mengindikasikan adanya infeksi pada gigi.

Penyebab
Gigi busuk bisa dipengaruhi oleh faktor berikut:

  • Tidak menjaga kebersihan gigi

Salah satu yang dapat membuat seseorang mengalami gigi busuk adalah tidak menjaga kebersihan gigi. Oleh karena itu, gigi perlu dirawat setiap hari. Salah satu cara untuk merawat gigi adalah dengan menggosok gigi dua kali sehari.

  • Gangguan pada gigi

Gangguan seperti lubang di bagian gigi, dimana kondisi tersebut tidak segera ditangani, bisa membuat gigi busuk. Hal tersebut juga dapat memicu bakteri masuk ke lapisan gigi yang lebih mendalam.

  • Kandungan makan

Jika manusia mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi karbohidrat secara berlebihan dan gigi mereka tidak dijaga dengan baik, maka akan membuat gigi mereka busuk.

  • Gigi tidak rata

Jika ditemukan adanya gigi yang tidak rata, maka bisa terasa sulit untuk menjangkau bagian yang ingin digosok. Kondisi seperti ini dapat mengakibatkan plak menempel pada bagian yang sulit dijangkau dalam waktu yang lama.

  • Mulut kering

Mulut kering dapat membuat bakteri menempel pada permukaan gigi sehingga dapat membuat gigi busuk.

  • Kekurangan fluor

Fluor merupakan mineral alami yang dapat membuat enamel gigi kokoh, untuk mencegah gigi berlubang. Hal tersebut juga dapat menurunkan risiko gigi busuk.

  • Penggunaan botol dot

Anak-anak yang menggunakan botol dot, terutama dalam waktu yang lama, juga bisa berpotensi mengalami gigi berlubang.

Cara Menangani Gigi Busuk

Jika Anda mengalami gigi busuk, maka kondisi tersebut perlu segera ditangani. Berikut adalah cara-cara untuk mengatasi gigi berlubang:

  • Remineralisasi gigi

Remineralisasi gigi dapat dilakukan dengan menambah fluor. Meskipun demikian, cara tersebut hanya digunakan jika lubang pada gigi kecil.

  • Dental filling

Cara lain untuk mengatasi gigi busuk adalah dental filling. Cara tersebut dilakukan dengan menutup lubang dengan menggunakan resin komposit. Resin komposit diberikan dengan warna yang sama dengan gigi lainnya.

  • Perawatan saluran akar gigi

Perawatan saluran akar gigi juga bisa menjadi pertimbangan jika kondisi pada gigi yang dialami parah. Kondisi pada gigi bisa parah karena adanya infeksi atau peradangan. Perawatan saluran akar gigi dilakukan dengan mengangkat saraf atau pulpa gigi yang mengalami infeksi sebelum menutupnya kembali.

Kesimpulan

Di atas merupakan informasi tentang gigi busuk yang perlu Anda perhatikan. Anda hanya perlu rajin menjaga kondisi gigi setiap hari. Jika Anda mengalami gigi busuk, maka Anda perlu periksa diri ke dokter gigi untuk penanganan lebih lanjut.