Categories
Hidup Sehat

Waspada Ini Ciri Kekurangan Vitamin D yang Membahayakan Kesehatan

Tubuh memerlukan berbagai vitamin untuk dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar. Masing-masing vitamin memiliki fungsinya sendiri-sendiri, seperti vitamin D yang memiliki peran untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan fungsi seperti ini, vitamin D mampu untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

 

Kekurangan vitamin D dapat berdampak buruk pada kesehatan. Setidaknya, diperkirakan terdapat satu miliar orang di seluruh dunia yang kekurangan vitamin D. Sebagian besar mereka tidak mengenali ciri kekurangan vitamin D. Lalu, seperti apa ciri-ciri kekurangan vitamin D yang perlu diwaspadai?

 

  • Merasakan nyeri pada tulang dan punggung

 

Vitamin D telah dipercaya sejak lama dapat menunjang kesehatan tulang. Dalam hal ini, vitamin D bekerja dengan meningkatkan penyerapan kalsium tubuh. Salah satu ciri umum kekurangan vitamin D, yaitu munculnya rasa nyeri tulang atau sakit punggung.

 

Hal ini didukung oleh sebuah penelitian melibatkan lebih dari 9.000 partisipan wanita lansia yang memiliki gejala kekurangan vitamin D. Dari hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa partisipan seringkali mengeluhkan rasa sakit punggung yang berakibat pada terganggunya aktivitas sehari-hari mereka.

 

  • Gejala tulang keropos

 

Masih berhubungan dengan kesehatan tulang, kekurangan vitamin D dapat memicu pengeroposan tulang. Kekurangan vitamin D menyebabkan tubuh tidak dapat menyerap kalsium dan metabolisme tulang dengan optimal. Hal ini berujung pada risiko terjadinya tulang keropos atau osteoporosis, terutama pada kelompok lanjut usia.

 

Pada dasarnya, dengan kadar vitamin D normal, kepadatan mineral pada tulang akan semakin menurun sejalan dengan bertambahnya usia seseorang.

 

Terdapat sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa kadar vitamin D dan kepadatan tulang pada 1.100 yang berusia di atas 35 atau tergolong dalam kelompok usia paruh baya dengan kondisi kesehatan reproduksi telah menopause dan pascamenopause, terhitung cukup rendah. Bahkan, ketika mereka telah rutin mengonsumsi suplemen dosis tinggi, kepadatan tulang tidak begitu terlihat perubahannya secara signifikan.

 

  • Rawan terkena penyakit

 

Tidak hanya sebagai penunjang kesehatan tulang pada tubuh, vitamin D juga dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Peran ini lah yang memungkinkan vitamin D dapat mencegah virus dan bakteri pemicu penyakit menginfeksi tubuh.

 

Vitamin D akan membantu sel-sel dalam tubuh untuk melawan infeksi. Ketika seseorang kekurangan vitamin D, ia memiliki risiko tinggi terkena penyakit, seperti flu, pilek, atau radang tenggorokan.

 

  • Terjangkit penyakit rakitis

 

Pernahkah Anda mendengar penyakit rakitis? Rakitis termasuk dalam kelompok penyakit tulang, yang mana terjadinya pelunakan dan pelemahan tulang pada anak. Pemicu penyakit ini tidak lain, karena kekurangan vitamin D.

 

Ketika seseorang kekurangan vitamin D, maka tubuh memiliki kesulitan dalam menjaga kadar kalsium dan fosfor dalam tulang itu sendiri. Hal ini kemudian akan berdampak pada risiko munculnya penyakit rakitis. Cara sederhana mencegah penyakit rakitis, yaitu dengan mengonsumsi vitamin D.

 

Bagaimana caranya untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh?

Tercukupinya vitamin D dalam tubuh dapat menjaga massa tulang dan juga mengurangi risiko terjadinya patah tulang. Tidak hanya itu, kekurangan vitamin D juga ternyata dapat memicu timbulnya penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.

 

Cara untuk memenuhi kebutuhan vitamin D yang perlu Anda coba, antara lain rutin mengonsumsi ikan kembung, salmon, jamur, tuna, dan juga produk olahan susu, seperti keju dan yogurt. Anda juga dapat memperoleh kandungan vitamin D dari telur, vitamin atau suplemen tambahan.