Categories
Kulit & Kecantikan

Benarkah Ferulic Acid bisa Mengatasi Jerawat?

Ferulic acid

Ferulic acid sering ditemui di produk kecantikan maupun suplemen oral. Ferulic acid dipercaya sebagai agen anti-inflamasi yang mengurangi peradangan di tubuh. Dalam sehari ferulic acid sebaiknya dikonsumsi sebanyak 150-250 mg jika ingin mendapatkan manfaatnya secara optimal.

Asal usul ferulic acid

Ferulic acid merupakan antioksidan yang berasal dari tumbuhan dan seringkali digunakan dalam produk perawatan kulit. Ferulic acid secara alami ditemukan di berbagai bahan pangan, diantaranya:

  • Kulit ari serealia
  • Oats
  • Beras
  • Terong 
  • Jeruk
  • Biji apel

Senyawa ini memiliki kemampuan melawan radikal bebas dan meningkatkan fungsi antioksidan lain, seperti vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Saat ini peneliti sedang meneliti manfaat ferulic acid lainnya, selain untuk kesehatan kulit. 

Ferulic acid untuk mengatasi jerawat

Berdasarkan Journal of Scientific & Technical Research, pengaplikasian ferulic acid terbukti efektif dan berhasil memperbaiki kondisi kulit yang mengalami jerawat. Pada penelitian ini jenis jerawat yang diderita subjek yaitu acne vulgaris. Perawatan menggunakan ferulic acid akan berhasil terutama jika subjek tidak menggunakan pengobatan farmakologis lainnya sehingga perawatan eksternal seperti ferulic acid dapat menjadi alternatif. 

Beberapa orang juga percaya bahwa produk kecantikan dengan bahan ferulic acid dan retinol baik untuk kulit mudah berjerawat dan mengalami penuaan. Meskipun demikian, penelitian mengenai ferulic acid dan potensi untuk menyembuhkan jerawat tergolong masih sedikit. Sejauh ini ferulic acid banyak dipercaya untuk mengatasi penuaan kulit.   

Ferulic acid untuk mengatasi bekas jerawat

Menurut Dermatologic Therapy, ferulic acid memiliki efek anti-kemerahan, memutihkan, dan menghaluskan kulit wajah. Efek ini sesuai untuk mengatasi bekas jerawat. 

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa pemberian antioksidan yang terdiri dari vitamin C, vitamin E, dan ferulic acid bersamaan dengan perawatan laser terbukti mengurangi luka kulit akibat edema. Akan tetapi, penelitian ini tidak langsung mengacu pada penyembuhan luka bekas jerawat. 

Ferulic acid dan anti-penuaan 

Dibandingkan efeknya dalam mengatasi jerawat dan bekas jerawat, ferulic acid lebih dikenal manfaatnya sebagai antioksidan. Kemampuannya dalam melawan radikal bebas membantu menghambat penuaan, termasuk bintik-bintik di wajah dan kerutan. Ferulic acid sering digunakan pada komposisi produk kecantikan anti-penuaan. 

Selain dalam bentuk serum, ferulic acid juga tersedia dalam bentuk suplemen dengan potensi yang sama untuk kesehatan kulit. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa ferulic acid dapat membantu penderita diabetes dan hipertensi pulmonal. 

Ferulic acid akan bekerja lebih optimal jika dikombinasikan utamanya dengan vitamin C. ferulic acid dianggap membantu menstabilkan vitamin C dengan cara meningkatkan kemampuan foto proteksinya. Fungsi fotoproteksi yaitu meminimalkan kerusakan akibat sinar matahari. Pasalnya, ferulic acid memberikan 2 kali lipat perlindungan jika dikombinasikan dengan vitamin C dan vitamin E. 

Efek samping yang ditimbulkan 

Ferulic acid aman untuk sebagian besar jenis kulit, kecuali jika Anda memiliki kulit sensitif. Sebaiknya uji produk terlebih dahulu di bagian tubuh lain yang sensitif selain wajah, seperti sekitar pusar atau belakang telinga. Selain itu, terdapat juga kasus alergi terhadap ferulic acid berkaitan dengan bahan pangan asalnya. Misalnya, seseorang yang memiliki alergi terhadap dedak kemungkinan alergi terhadap ferulic acid yang berasal dari dedak. 

Anda sebaiknya berhenti menggunakan produk ferulic acid jika muncul tanda dan gejala berikut ini:

  • Kemerahan 
  • Ruam
  • Gatal-gatal
  • Kulit mengelupas

Masih banyak bahan pangan yang mengandung antioksidan lainnya. Jika Anda terbukti alergi terhadap ferulic acid, mungkin sebaiknya coba alternatif lain yang juga mengandung tinggi antioksidan.