Categories
Penyakit

Mengatasi Hidung Meler dan Mata Bengkak karena Menangis

Pernahkah Anda berada di situasi menangis terlalu lama dan berakhir dengan mata bengkak? Tidak hanya mata, hidung meler seperti mengeluarkan cairan ingus juga terjadi saat orang terlalu lama menangis. Menangis adalah hal yang lumrah. Bahkan ada beberapa kasus dimana menangis tanpa sebab dialami oleh sebagian orang. Adanya air mata yang keluar tanpa sebab biasanya disebabkan karena iritasi mata. Selain itu, faktor kesedihan secara emosional adalah penyebab seseorang pada akhirnya menangis. 

Mengapa Seseorang Menangis?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, menangis adalah respon tubuh yang alami. Berikut beberapa penjelasan mengapa seseorang bisa menangis.

Iritasi Mata

Secara umum, iritasi mata bisa disebabkan karena berbagai hal, mulai dari asap rokok, alergi, paparan debu, infeksi, hingga pemakaian lensa kontak dalam waktu yang cukup lama.  Iritasi menyebabkan mata gatal dan berwarna merah. Gejala umum seseorang mengalami iritasi adalah sensasi terbakar pada area mata, beberapa kasus menemui mata sensitif terhadap cahaya, dan mata berarir. Itulah alasan mengapa seseorang terkadang tiba-tiba terlihat seperti menangis, karena matanya terkena iritasi.

Menangis karena Emosional

Menangis adalah hal lumrah. Ada berbagai penyebab mengapa seseorang menangis, mulai dari pengaruh hormon, kelelahan, merasa stres, cemas, depresi, hingga sedang berduka. Manusia butuh meluapkan emosinya, karena dengan menangis, kita mendapatkan berbagai manfaat seperti menyeimbangkan emosi, memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres. Selain itu, menangis juga dapat melawan bakteri, lho! Air mata mengandung lysozyme, yaitu senyawa antibakteri yang dapat meminimalisir risiko terinfeksi beragam bakteri seperti antraks, dan lain-lain. 

Namun, tidak jarang saat seseorang terlalu larut saat menangis menyebabkan hidung meler dan mata menjadi bengkak. Tidak hanya itu, mata juga terasa panas dan berwarna kemerahan. Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi hidung meler dan mata bengkak karena menangis?

Tips Atasi Hidung Meler dan Mata Bengkak Setelah Menangis

Menangis dalam waktu yang lama akan menimbulkan beberapa efek pada hidung dan mata. Misalnya, hidung yang mengeluarkan cairan ingus dalam jumlah yang banyak hingga mata menjadi merah dan bengkak. Berikut cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut! 

  • Bersihkan dengan tisu. Cara ampuh membersihkan cairan ingus saat menangis adalah menggunakan tisu. Itulah alasan mengapa saat menangis lebih baik menyediakan tisu. Setiap saat ingus keluar, Anda bisa segera membersihkannya.
  • Kompres dengan air dingin. Kompres dingin memiliki fungsi meredakan pembengkakan pada mata akibat menangis terlalu lama. Cara menyediakan kompres dingin cukup mudah. Siapkan handuk kecil, rendam di air es selama kurang lebih 2 menit. Kemudian letakkan di kedua mata yang bengkak.
  • Menggunakan irisan timun. 

Tak hanya kompres dingin, mata bengkak bisa diatasi dengan irisan timun. Supaya lebih segar, Anda dapat menyimpan timun di kulkas terlebih dahulu. Apabila sudah dingin, iris menjadi bulatan dan tempelkan pada kedua mata yang bengkak. Hal tersebut dilakukan karena mentimun mengandung caffeic dan asam askorbat, zat yang berfungsi menurunkan retensi air dan meredakan mata bengkak. 

  • Kompres kantong teh

Selain menggunakan handuk dan irisan mentimun, redakan mata bengkak dengan menggunakan kantong teh. Sebelum meletakkannya di kedua mata, basahi terlebih dahulu kantong teh dan dinginkan kurang lebih sekitar 20 menit. Kandungan kafein dalam kantong teh dapat melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan pada mata. 

Itulah cara mengatasi hidung meler dan mata bengkak setelah menangis. Meluapkan kesedihan dengan menangis adalah hal lumrah. Namun, jika menangis dialami seseorang dengan berlebihan, maka dapat menyebabkan hidung meler dan mata menjadi bengkak.

Categories
Uncategorized

Mengenal Alco Plus, Obat Ampuh Atasi Pilek

Pilek adalah kondisi ketika tubuh terinfeksi virus di hidung dan tenggorokan atau saluran pernapasan atas. Ada banyak sekali obat untuk mengobati pilek ini, salah satunya Alco Plus. Tapi, ada banyak merek obat yang bisa menyembuhkan kondisi ini.

Sebenarnya, pilek berbeda dengan flu atau influenza. Perbedaan yang paling terlihat jelas adalah gejala flu biasanya berlangsung lama dan dikaitkan dengan demam, nyeri otot, dan menggigil. Pilek biasanya hanya berlangsung sebentar dan gejala yang muncul hanya berupa hidung berair dan demam ringan.

Pilek ini umumnya tidak berbahaya. Bahkan anak-anak yang berusia kurang dari 6 tahun berisiko lebih besar terserang pilek. Akan tetapi, orang dewasa pun tak luput terkena pilek, bahkan bisa 2-3 kali setahun. 

Penyebab Seseorang Mengalami Pilek 

Pilek bisa disebabkan oleh lebih dari 200 birus yang berbeda. Namun, sekitar 50 persennya, pilek terjadi disebabkan oleh virus yang bernama rhinovirus. Berikut virus-virus lain yang menjadi penyebab pilek:

  • Coronaviruses
  • Human parainfluenza virus
  • Human metapneumovirus
  • Adenovirus
  • Enterovirus
  • Human respiratory syncytial virus

Pilek terjadi saat sistem kekebalan tubuh berhasil dikalahkan oleh virus-virus tersebut. Lendir yang diproduksi di hidung dan tenggorokan merupakan garis pertahanan pertama tubuh. Lendir akan menjebak apapun yang terhirup oleh hidung, seperti virus, bakteri, hingga debu. 

Namun, jika virus sudah berhasil menembus lendir, maka virus akan masuk ke sel dan mengambil kendali sel. Nantinya akan diproduksi lebih banyak virus yang menyerang sel-sel di sekitarnya.

Biasanya faktor-faktor risiko yang bisa menimbulkan pilek adalah lansia, perokok, anak usia di bawah 6 tahun, individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, serta mereka yang berada di sekitar orang-orang yang terinfeksi.

Cara Mengobati Pilek

Sebenarnya pilek bisa sembuh dalam jangka waktu 7-10 hari. Tak ada perawatan khusus mengatasi pilek ini. Namun, ada beberapa pengobatan gejala pilek yang bisa dilakukan, seperti:

  1. Minum banyak cairan. Hal ini untuk memastikan Anda tetap terhidrasi karena dehidrasi ketika pilek akan membuat gejala semakin buruk.
  2. Beristirahat yang cukup
  3. Mengonsumsi penghilang rasa sakit. Biasanya jika Anda mengalami demam, sakit kepala, serta sakit tenggorokan, biasanya bisa mengonsumsi asetaminofen. Ini merupakan penghilang rasa sakit yang bisa digunakan sesuai dengan petunjuk pemakaian pada label kemasan obat.
  4. Semprotan hidung dekongestan. Penggunaan semprotan hidung ini bisa digunakan untuk orang dewasa. Namun, penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan gejala kekambuhan.

Sedangkan untuk meringankan gejala-gejala yang dialami karena pilek seperti bersin-bersin dan hidung tersumbat bisa diobati dengan obat alco plus. 

Gejala-gejala saat Mengalami Pilek

Ada beberapa gejala saat seseorang terkena pilek yang muncul 1-3 hari setelah terpapar virus. Berikut gejala pilek yang mungkin dirasakan:

  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat dan berair
  • Batuk
  • Bersin
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Nyeri tubuh ringan
  • Penurunan fungsi penciuman
  • Tekanan pada wajah dan telinga

Mengenal Obat Alco Plus

Alco plus adalah obat yang berfungsi untuk meringankan bersin-bersin dan hidung tersumbat yang disebabkan karena pilek. Obat ini mengandung pseudoephedrine HCl 30 mg dan brompheniramine maleate 2 mg. Obat alco plus ini adalah obat bebas yang bisa didapatkan tanpa resep dari dokter. Akan tetapi, penggunaannya tetap harus mengikuti aturan yang ada di label kemasan.

Obat alco plus ini memiliki efek samping berupa mengantuk, insomnia, sakit kepala, eksitasi, jantung berdebar, tremor, mulut kering, detak jantung lebih dari 100 kali per menit.