Categories
Hidup Sehat

Inilah Penyebab Badan Kurus dan Cara Menambah Berat Badan

Saat ini banyak wanita yang mengidamkan tubuh langsing cenderung kurus. Bahkan para wanita rela melakukan diet ketat untuk mendapatkan tubuh yang diidamkan. Sayangnya, kurus belum tentu baik untuk kesehatan Anda. Beberapa kondisi medis tertentu bahkan menjadi penyebab badan kurus yang cenderung membahayakan tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengetahui beberapa faktor penyebab badan kurus dan cara mengatasinya.

Apakah Kurus Itu Ideal?

Tidak semua tubuh kurus itu sehat, bahkan kondisi medis tertentu bisa menyebabkan tubuh kurus. Ketika berat badan Anda lebih rendah dari yang seharusnya, bisa menjadi pertanda bahwa Anda mengalami masalah kesehatan yang serius. 

Untuk mengetahui apakah berat badan Anda dalam kisaran sehat atau tidak, Anda dapat menggunakan indeks massa tubuh (BMI). BMI adalah alat untuk memperkirakan lemak tubuh. Cara perhitungan BMI menggunakan tinggi dan berat badan. 

Wanita dengan BMI kurang dari 18,5 dianggap kekurangan berat badan atau underweight. Sebagai contoh, rata-rata tinggi wanita adalah 155-160 cm. Jika Anda memiliki tinggi sekitar 155 cm dengan berat di bawah 45 kg, Anda dianggap kurus dengan BMI 18,4. 

Yang perlu Anda ingat adalah BMI hanya salah satu cara untuk mengukur berat badan yang sehat. Beberapa wanita memiliki berat badan yang rendah namun tetap sehat. Namun, jika Anda memiliki berat badan yang rendah disertai dengan gejala medis tertentu, segeralah memeriksakan diri ke dokter. 

Penyebab Berat Badan Rendah

Beberapa wanita secara genetik memiliki tubuh yang lebih kurus daripada wanita lain. Namun, dalam beberapa kasus banyak wanita yang mengalami gangguan kesehatan tertentu yang menyebabkan berat badan turun drastis sehingga mengakibatkan kekurangan berat badan kronis. Beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan berat badan underweight yaitu: 

  • Masalah kesehatan yang memengaruhi metabolisme, seperti tiroid atau diabetes
  • Masalah kesehatan yang mempengaruhi sistem pencernaan, seperti penyakit celiac atau penyakit Crohn
  • Masalah kesehatan lainnya, seperti virus hepatitis, kanker, COPD, atau penyakit Parkinson
  • Berkurangnya nafsu makan karena stres atau penyakit tertentu
  • Penggunaan obat-obatan yang dapat menyebabkan mual atau berkurang nafsu makan
  • Mengalami gangguan makan, seperti anoreksia dan bulimia
  • Berolahraga berlebihan
  • Usia
  • Genetik yang diturunkan keluarga.

Cara Menambah Berat Badan dengan Aman

Jika diet adalah penyebab berat badan Anda rendah, salah satu cara untuk mengembalikan berat badan ke normal adalah dengan mengubah gaya hidup Anda agar lebih sehat. Cobalah untuk menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang dengan mengonsumsi jumlah kalori yang tepat berdasarkan usia, tinggi badan, dan aktivitas. Dengan begitu, berat badan Anda akan naik secara bertahap dengan sehat. 

Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung makro dan mikro nutrisi yang seimbang. Selama program menambah berat badan, Anda dapat mengonsumsi makanan tinggi protein dan lemak tak jenuh (lemak sehat). Anda dapat mengonsumsi makanan berupa:

  • daging sapi tanpa lemak
  • dada ayam
  • konsumsi ikan
  • kacang-kacangan seperti almond, walnut, kedelai
  • telur
  • alpukat
  • minyak kelapa murni
  • minyak zaitun
  • susu
  • tahu
  • tempe
  • yogurt
  • keju

Makanan tersebut dapat membantu menambah berat badan Anda dengan sehat. Selain itu, penting juga untuk mencukupi kebutuhan asupan cairan tubuh. Caranya dengan mencukupi kebutuhan air putih minimal 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter. Penting juga untuk melakukan olahraga yang berfokus pada penambahan massa otot.

Perlu Anda ingat bahwa selama program penambahan barat badan, cobalah untuk menghindari makanan berkalori tinggi yang minim nutrisi seperti:

  • kue
  • coklat
  • minuman manis seperti soda, boba, dan lain-lain
  • makanan tinggi garam seperti snack kemasan
  • makanan yang mengandung lemak jenuh seperti burger, pizza, dan gorengan

Seluruh makanan ini dapat menambah berat badan Anda secara cepat namun berisiko mengembangkan kolesterol dan meningkatkan massa lemak tubuh. Hal ini justru menimbulkan masalah kesehatan lainnya pada tubuh.

Categories
Uncategorized

Jalani Gaya Hidup Sehat dengan Produk East Bali Cashew

Salah satu cara menjalani hidup sehat adalah dengan pintar memilih makanan dan cemilan sehari-hari. Sekarang ini makanan berbahan dasar gandum dan kacang-kacangan mulai dinikmati banyak orang. Kedua bahan itu juga bisa dijadikan alternatif makanan untuk mendukung hidup sehat. 

Salah satu produsen makanan sehat yang berasal dari Indonesia adalah East Bali Cashew (EBC). East Bali Cashew percaya bahwa kita adalah apa yang kita makan, sehingga berprinsip untuk melahirkan produk terbaik dari bahan yang segar dan berkualitas. Untuk itu East Bali Cashew menggandeng para petani lokal di Bali untuk menciptakan produk kacang-kacangan berkualitas tinggi.

Selain produk kacang-kacangan, East Bali Cashew juga kerap memperbarui inovasinya untuk menciptakan makanan sehat lainnya. 

Rekomendasi produk dari East Bali Cashew

Berikut ini 5 macam produk East Bali Cashew yang cocok dinikmati bersama keluarga dan orang tersayang. 

  1. Granola Bites

Granola Bites merupakan salah satu andalan produk East Bali Cashew. Granola dikenal sebagai makanan sehat yang kerap dijadikan pengganti sarapan atau camilan yang bisa dikonsumsi sehari-hari. 

East Bali Cashew Granola Bites terbuat dari perpaduan beras merah bali, kacang mede yang renyah, serta pemanis alami seperti nektar buah lontar. Produk ini memiliki tiga varian rasa, yaitu Chocolate Banana, Coconut Banana, dan Chocolate Vanilla. 

Granola Bites bisa dimakan langsung sebagai camilan atau dijadikan taburan es krim, yogurt, atau smoothie.

  1. Popcorn Salted Caramel

Nonton film beramai-ramai tak lengkap jika tanpa satu mangkuk penuh popcorn. Agar suasana kebersamaan lebih terasa, East Bali Cashew menghadirkan East Bali Cashew Popcorn Salted Caramel. 

Berbeda dengan popcorn lainnya, produk ini terdiri atas popcorn karamel renyah yang dicampur dengan potongan kacang mete sehingga memberikan rasa manis dan asin sekaligus. 

  1. Chili Lime Cashew Snack

Chili Lime Cashew Snack merupakan camilan dengan kombinasi rasa asin, gurih, manis, dan pedas dalam satu kemasan. Produk ini terbuat dari cashew nut yang dipadu dengan zesty kaffir lime, gula tebu, cabai pedas, jahe, dan coconut chips

Camilan ini bisa dinikmati langsung atau dijadikan camilan pendamping minuman dingin. 

  1. Rosella Hibiscus Tea

Selain makanan, East Bali Cashew juga memproduksi minuman kesehatan yaitu Rosella Hibiscus Tea. Rosella mengandung tinggi vitamin C dan antioksidan yang sangat baik bagi kesehatan. 

Teh ini cocok dikonsumsi sebagai minuman panas. Rasa asam dari bunga rosella kering akan menambah kesegaran bila diminum dalam kondisi dingin. 

Keunggulan produk East Bali Cashew

Seluruh produk East Bali Cashew terbuat dari bahan segar berkualitas yang diambil langsung dari para petani lokal. Cara ini secara tidak langsung membantu memberdayakan petani lokal. 

Selain itu bahan yang digunakan dalam setiap produknya adalah plant based serta bebas gluten, pengawet, pewarna buatan, dan perasa buatan sehingga produk East Bali Cashew bisa dinikmati mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan pelaku diet vegan atau vegetarian. 

Selain bahannya yang berkualitas, prosesnya pun dilakukan secara cepat mulai dari panen hingga pengemasan. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa menikmati produk East Bali Cashew dalam kondisi segar dan cita rasanya terjaga. 

Produk East Bali Cashew dikemas secara modern dan praktis sehingga cocok dikonsumsi sendiri, bersama-sama, bahkan dijadikan hadiah untuk orang tersayang. Agar lebih hemat, Anda bisa membeli Paket Terlaris East Bali Cashew yang berisi 8 varian produk East Bali Cashew yang super enak dan sehat.