Categories
Penyakit

Bibir Pucat dan Fakta yang Melingkupinya

Warna bibir yang mengarah ke keputihan dari warna aslinya dikenal sebagai istilah bibir pucat. Banyak penyebab yang membuat kondisi ini terjadi pada diri seseorang. Namun rata-rata, penampakan bibir pucat pada seseorang sangat dipengaruhi oleh kelancaran aliran darah dan jumlah sel darah merah dalam tubuhnya. 

Apakah Anda benar mengalami bibir pucat? Setidaknya, pengalaman bibir yang mengalami pemucatan pasti pernah dialami setiap orang dalam berbagai kondisi. Namun rata-rata, masalah bibir yang pucat tersebut tidak sampai dibawa ke dokter dan hanya berujung pada istirahat untuk pemulihannya. 

Mengenai bibir pucat sendiri, banyak fakta menarik yang bisa dilihat dari masalah kesehatan yang satu ini. Penasaran? Berikut ini adalah fakta-fakta mengenai bibir pucat yang akan membuat Anda tercengang dan mungkin lebih berhati-hati dalam menghadapinya. 

  1. Disertai Gejala Lain 

Ketika Anda mendapat bibir yang pucat, kondisi kesehatan Anda umumnya sedang tidak baik. Orang yang mengalami bibir pucat pada umumnya juga akan mendapatkan gejala lain yang mengganggu aktivitasnya. Sebanyak 11 persen penderita bibir pucat mengaku mengalami kelelahan. Di samping itu, ada 6 persen penderita bibir pucat yang kerap merasa mual. Penderita bibir pucat yan berasal dari anemia kronis pun sering mengeluhkan rasa dingin yang berlebih. 

  1. Separuh karena Anemia 

Kira-kira apa penyebab terbanyak seseorang mengalami bibir pucat? Ya, jawabannya karena ia mengalami anemia defisiensi besi. Ini merupakan jenis anemia yang terjadi karena tubuh tidak cukup mendapat asupan zat besi untuk membentuk sel darah merah. Bibir pucat biasanya dialami oleh penderita anemia yang sudah kronis. Ternyata pula, sebanyak 50 persen dari penderita bibir pucat yang terdata adalah orang-orang yang mengalami anemia karena kekurangan zat besi tersebut!

  1. Waspada Kanker 

Jika Anda terlalu sering mengalami bibir pucat yang tidak kunjung membaik, tidak ada salahnya mencoba memeriksakan kesehatan secara menyeluruh dan berkonsultasi ke dokter. Bukannya kenapa-kenapa, masalahnya salah satu gejala kanker kulit ternyata adalah bibir yang memucat. Jadi daripada khawatir berlebihan terhadap potensi kanker karena bibir pucat, lebih baik memeriksakan diri, bukan? Pemeriksaan yang lebih awal juga dapat mencegah sel kanker meluas dan bertambah ganas. 

  1. Wanita Lebih Sering 

Jika dikaitkan dengan jenis kelamin, perempuan ternyata lebih sering mengalami bibir pucat dibandingkan laki-laki. Kepucatan bibir pada perempuan umumnya terjadi ketika seseorang memasuki periode menstruasi. Aliran darah yang keluar dari tubuh cenderung akan membuat hemoglobin menurun yang disertai keputihan di bibir maupun rasa lemas selama haid sedang terjadi. 

  1. Rentan pada Pediet 

Jangan asal berdiet untuk menurunkan berat badan. Kenyataannya banyak pediet yang mengalami bibir pucat di tengah proses penurunan berat badannya. Kepucatan ini mesti diwaspadai karena menunjukkan tubuh yang kekurangan nutrisi. Jika Anda sedang berdiet dan mengalami bibir pucat, cek kembali menu diet Anda. Jangan lupa untuk menjaga asupan protein dan vitamin selama berdiet agar tidak berpengaruh buruk pada tubuh. 

  1. Menjadi Tren 

Jangan bingung jika Anda melihat banyak orang yang memiliki bibir pucat, tapi tetap tampak bersemangat dalam beraktivitas. Bisa jadi, bibir pucat tersebut bukan alami, melainkan memang sengaja dibuat dengan sapuan lipstik warna-warna nude dan pastel. Dalam dunia kecantikan, tre bibir pucat memang masih ada dan tetap digandrungi segelintir pihak. Warna bibir yang pucat dianggap menggambarkan kepolosan dan kecantikan alami. Karena alasan ini pulalah, warna-warna lipstik yang mengarah pada warna-warna pucat dan lembut tetap laris hingga saat ini. 

*** 

Dari berbagai fakta mengenai bibir pucat di atas, Anda paling tercengang dan terkejut di bagian mana? Atau jangan-jangan Anda mengetahui fakta lebih luar biasa dari kondisi bibir pucat?