Categories
Olahraga

Peraturan Sepak Bola: Kapan Termasuk Handball dan Kapan Tidak?

Peraturan sepak bola begitu lengkap, termasuk aturan-aturan mengenai pelanggaran. Ada banyak jenis pelanggaran, termasuk handball.

Sesuai namanya, sepak bola adalah olahraga yang utamanya dimainkan dengan kaki. Tentu, tidak terbatas dengan kaki, secara umum sepak bola boleh dimainkan dengan seluruh anggota tubuh.

Satu-satunya anggota tubuh yang tidak boleh digunakan dalam sepak bola adalah tangan dan lengan. Aturan soal handball ini ditulis secara rinti dalam Laws of the Game atau buku sakti peraturan sepak bola yang dirancang oleh FIFA.

Ada ratusan halaman dalam Laws of the Game yang mengatur setiap aspek dalam sepak bola. Handball termasuk dalam Law 12 terkait Fouls dan Misconduct.

Lantas, berdasarkan peraturan sepak bola tersebut, kapan seorang pemain disebut handball dan kapan tidak?

Memahami pelanggaran

Sebelum bicara soal handball, alangkah baiknya kita memahami terlebih dahulu dua jenis tendangan bebas dalam peraturan sepak bola. Secara umum, tendangan bebas terbagi menjadi dua, yaitu tendangan bebas langsung (direct free kick) dan tendangan bebas tidak langsung (indirect free kick).

Nah, handball termasuk dalam pelanggaran dengan hadiah tendangan bebas langsung.

Tendangan bebas langsung (direct free kick)

Direct free kick atau tendangan bebas langsung dihadiahkan ketika wasit menilai seorang pemain melakukan pelanggaran terhadap lawan dengan cara yang dianggap ceroboh, sembrono.

Berikut pelanggaran-pelanggaran yang dimaksud:

  • Benturan
  • Melompat ke arah lawan
  • Tendangan atau upaya menendang
  • Mendorong
  • Serangan atau upaya menyerang (termasuk head-butt)
  • Tekel atau adu fisik
  • Menjegal atau upaya menjegal

Untuk pelanggaran yang melibatkan kontak fisik, seperti tekel atau jegalan, wasit berhak memberikan hukuman berdasarkan tiga kategori berikut:

  • Careless. Ketika seorang pemain tidak mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan tekel atau kontak fisik. Tidak perlu ada hukuman kartu.
  • Reckless. Ketika seorang pemain melakukan pelanggaran keras dengan sengaja dan mengabaikan bahaya atau konsekuensi bagi lawan. Wasit bisa memberikan peringatan.
  • Excessive force. Ketika seorang pemain melakukan pelanggaran dengan kekuatan berlebihan dan/atau membahayakan keselamatan lawan. Pemain tersebut harus dikeluarkan.

Tendangan bebas langsung akan diberikan oleh wasit untuk pelanggaran-pelanggaran berikut:

  • Handball (kecuali oleh kiper di kotak penalti).
  • Menahan pergerakan lawan.
  • Menghalangi lawan dengan kontak fisik.
  • Menggigit atau meludahi lawan.
  • Melempar benda apapun ke bola, lawan, atau ofisial pertandingan

Tendangan bebas tidak langsung (indirect free kick)

Ada pula tendangan bebas tidak langsung yang bisa diberikan wasit. Biasanya ada dua atau tiga pemain yang menghadapi bola. Bola harus disentuh oleh pemain A terlebih dahulu sebelum dieksekusi oleh pemain B.

Wasit akan memberikan tendangan bebas tidak langsung jika seorang pemain:

  • Bermain dengan cara yang berbahaya
  • Menghambat pergerakan lawan tanpa melakukan kontak apa pun
  • Mengucapkan kalimat yang menyinggung, menghina, atau kasar dan/atau isyarat atau pelanggaran verbal lainnya
  • Mencegah penjaga gawang melempar atau menendang bola, atau mencoba menendang bola ketika penjaga gawang sedang dalam proses mengeksekusi bola
  • Melakukan pelanggaran lain apa pun yang tidak disebutkan dalam Laws of the Game

Menentukan handball

peraturan handball dalam sepak bola

Handball dianggap sebuah pelanggaran dengan batas atas lengan sejajar dengan bagian bawah ketiak.

Wasit berhak memberikan pelanggaran handball jika seorang pemain:

  • Dengan sengaja menyentuh bola dengan tangan/lengan, termasuk ketika tangan/lengan digerakkan ke arah bola.
  • Mencetak gol ke gawang lawan dengan tangan/lengan, meskipun tidak disengaja.
  • Ketika bola menyentuh tangan/lengan, meskipun tidak disengaja dan menyebabkan situasi:
    • Gol ke gawang lawan
    • Menciptakan peluang mencetak gol
  • Menyentuh bola dengan tangan/lengan ketika:
    • Tangan/lengan tersebut membuat jangkauan tubuh jadi lebih besar
    • Tangan/lengan berada di atas/sejajar dengan pundak

Nah, ada beberapa pengecualian dalam pelanggaran handball. Yaitu ketika bola menyentuh tangan/lengan pemain:

  • Pantulan bola dari kepala atau tubuh si pemain (termasuk kaki)
  • Jika tangan/lengan berada di posisi dekat dengan tubuh dan tampak natural
  • Ketika pemain terjatuh dan tangan/lengan digunakan untuk menahan jatuhnya, tapi tidak terlalu jauh dari posisi tubuh

Penjaga gawang alias kiper juga memiliki aturan dan batasan yang sama dengan pemain lain terkait handball di luar kotak penalti. Jika kiper memegang bola di area kotak penalti ketika kondisinya tidak diizinkan, wasit akan memberikan tendangan bebas tidak langsung, tetapi tidak ada hukuman kartu.

Nah itu dia sejumlah peraturan sepak bola dan penjelasan mengenai pelanggaran, khususnya mengenai handball. Aturan ini berlaku di setiap liga dan kompetisi yang berada di bawah naungan FIFA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *