Categories
Penyakit

Pengertian dan Gejala Esopaghitis yang Perlu Dipahami

Seseorang pasti pernah mengalami kesulitan dan merasa sakit ketika menelan atau merasakan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini patut diwaspadai bagi orang yang pernah mengalaminya, karena kemungkinan mengalami peradangan pada kerongkongan atau juga disebut dengan istilah esopaghitis.

Esophagus atau kerongkongan adalah organ dengan fungsi menyalurkan makanan dari mulut ke lambung. Makanan yang dikonsumsi akan berjalan melalui esofaus dengan menggunakan proses peristaltik. Naiknya asam lambung ke kerongkongan ini berisiko merusak jaringan-jaringan esofagus, tingkat keparahannya semakin tinggi jika seseorang menelan basa kuat dibanding organ lambung.

Apa Itu Esopaghitis

Merupakan peradangan yang terjadi pada lapisan kerongkongan, organ ini berbentuk pipa dengan fungsi menyalurkan makanan dari mulut ke lambung. Naiknya asam lambung ke kerongkongan bisa menimbulkan rasa sakit dan kesulitan ketika menelan, hingga menimbulkan rasa perih yang muncul di dada.

Durasi waktu atau lama penyembuhan kondisi ini tergantung dari apa yang menyebabkan serta kekebalan tubuh dari penderita.  Pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang baik bisa sembuh setelah menjalani pengobatan kurang lebih selama dua hingga empat minggu. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini akan merusak jaringan sehingga menimbulkan luka.

Selain menimbulkan luka kondisi ini juga bisa menyebabkan penyempitan pada kerongkongan, perlu diwaspadai jika seseorang mengalami beberapa gejala yang merupakan tanda munculnya kondisi ini. Jika beberapa gejala tersebut muncul, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat, berikut ini beberapa gejalanya.

  • Sakit ketika menelan.
  • Sulit menelan.
  • Terasa perih di dada atau biasanya terasa di belakang tulang dada saat makan.
  • Mual dan muntah.
  • Merasakan nyeri pada ulu hati.
  • Asam lambung terasa naik ke kerongkongan atau ke mulut (regurgitasi).
  • Sariawan, tidak nafsu makan dan batuk.

Gejala berbeda dialami anak-anak, selain kesulitan saat makan atau menelan asi, kondisi ini juga ditandai dengan terganggunya pertumbuhan. Jika seseorang atau anak mengalami beberapa gejala berikut ini.

  • Merasakan nyeri di dada seperti ditindih, terutama jika seseorang itu juga menderita penyakit jantung dan hipertensi.
  • Sulit meneln air meskipun hanya dalam jumlah sedikit dan merasa ada makanan yang tersangkut di kerongkongan.

Penyebab Muncul

  • Refluks

Kondisi di mana naiknya asam lambung ke kerongkongan, disebabkan adanya gangguan pada katup yang fungsinya menahan isi lambung agar tidak naik ke kerongkongan. Kondisi ini juga lebih cenderung muncul pada penderita asam lambung yang tidak mendapat pengobatan.

  • Alergi

Muncul akibat reaksi alergi yang bisa dipicu makanan tertentu, seperti telur, susu, gandum, kacang kedelai atau daging sapi. Selain makanan, reaksi alergi yang menimbulkan kondisi di atas bisa dipicu karena debu.

  • Infeksi

Keadaan ini disebabkan beberapa hal seperti infeksi bakteri, virus atau jamur pada jaringan esofagus atau kerongkongan. Infeksi bisa terjadi karena pasien memiliki daya tahan tubuh yang lemah, seperti menderita penyakit HIV, kanker dan diabetes.

  • Obat-obatan

Perlu diketahui jika esopaghitis bisa muncul karena dipicu oleh beberapa jenis obat, seperti antibiotik atau obat pereda nyeri. Bahkan peradangan yang muncul bisa dalam jangka waktu yang lama, kondisi ini juga dipicu karena kebiasaan seseorang menelan obat tanpa air.

Apabila kondisi ini sudah mengalami komplikasi hingga membuat kerongkongan menjadi sempit, dokter bedah saluran, cerna akan melakukan operasi untuk melebarkan kerongkongan ini kembali, kerongkongan yang menyempit bisa membuat makanan tersangkut ketika ditelan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *