Categories
Hidup Sehat

Pahami Lebih Detail Tentang Cemilan Cookies dan Cracker yang Nikmat

Cookies dan cracker merupakan camilan yang sudah cukup populer. Keduanya bisa dinikmati bersama dengan susu, kopi, teh, coklat, serta berbagai minuman lain yang Anda sukai. Cookies dan cracker ini seringkali dianggap sebagai cemilan yang sama. Padahal keduanya memiliki banyak perbedaan. Ketimbang cracker, cookies sendiri lebih sering hadir sebagai hidangan tambahan dalam perayaan besar seperti hari raya atau pesta ulang tahun.

Perbedaan cookies dan cracker

Baik cookies maupun cracker bisa Anda simpan di rumah sebagai alternatif cemilan harian. Bagi Anda yang memiliki masalah kesehatan berupa riwayat gula darah tinggi maka sebaiknya membatasi konsumsi cookies dan cracker yang manis. Mulailah beralih pada cookies dan cracker yang memiliki kandungan kadar gula rendah. 

Selain itu, bagi Anda yang sedang diet protein disarankan untuk mengonsumsi cookies dan cracker dengan bahan dasar gluten free. Kedua camilan tersebut memiliki versi lebih sehat dengan takaran bahan yang disesuaikan. Lalu, apa saja perbedaan cookies dan cracker? Berikut penjelasan lengkapnya. 

  1. Bentuk cookies dan cracker

Bentuk cookies biasanya lebih padat, lembut, dan bulat. Seringkali cookies juga menambahkan isian seperti coklat, keju, atau sirup karamel. Sedangkan cracker berbentuk lebih tipis dan mudah hancur karena teksturnya renyah. Umumnya cracker memiliki lubang kecil-kecil di permukaannya yang disebut sebagai lubang docking. Lubang tersebut bertujuan untuk mencegah terbentuknya kantong udara terlalu besar saat cracker dipanggang. 

  1. Rasa cookies dan cracker

Dari segi rasa cookies dan cracker juga memiliki perbedaan. Cookies memiliki rasa dominan manis sebab kandungan gulanya lebih banyak. Selain itu bahan-bahan yang ditambahkan pun bercita rasa manis seperti cokelat, madu, atau karamel. Sedangkan cracker lebih cenderung memiliki rasa asin dan gurih. 

  1. Adonan cookies dan cracker

Adonan cookies menggunakan lebih banyak air daripada cracker. Pada adonan cookies tidak dilakukan fermentasi sebab adanya efek shortening pelunakan gula. Sedangkan pada adonan cracker umumnya perlu melewati proses fermentasi. Selain itu, pada adonan cracker akan ditambahkan ragi yang membantu berkembangnya protein dan gluten pada tepung.

5 jenis cookies khas dari berbagai negara

Siapa sangka cookies sangat populer di berbagai belahan dunia dan memiliki jenis khas masing-masing. Berikut ini 5 jenis cookies khas dari berbagai negara yang memiliki rasa lezat. 

  1. Choco chips cookies khas Amerika Serikat

Cookies jenis choco chips khas Amerika Serikat sudah cukup populer di seluruh belahan dunia. Seringkali cookies ini terbuat dari selai kacang, cokelat, choco chips, atau oatmeal. Choco chips cookies yang dijual di pasaran Indonesia umumnya memiliki tekstur sedikit keras. Aslinya, choco chips cookies Amerika Serikat memiliki tekstur lembut. 

  1. Amaretti khas Italia

Negara Italia juga memiliki cookies yang khas berupa amaretti. Cookies ini merupakan cikal bakal kue macaroon yang kini sangat populer. Amaretti memiliki rasa almond yang sangat kuat serta tekstur renyah di luar namun lembut di dalam. Terkadang, dalam pembuatan adonan amaretti ditambahkan gelato atau espresso untuk memberi cita rasa unik. 

  1. Paprenjak khas Kroasia

Praprenjak merupakan cookies tradisional khas Kroasia. Cita rasa prapenjak cukup unik sebab terdapat kandungan lada hitam dan madu. Dari segi bentuk, prapenjak seringkali memiliki motif cetakan beragam seperti buah atau binatang. 

  1. Stroopwafel khas Belanda

Selanjutnya adalah stroopwafel khas Belanda. Cookies ini terdiri dari selembar wafel yang dibelah dua dan diisi dengan sirup karamel di bagian tengahnya. Penyajian stroopwafel ini biasanya diletakkan di atas cangkir teh atau kopi sebagai penutupnya. 

  1. Alfajores khas Argentina

Jenis cookies terakhir berasal dari Argentina yaitu alfajores. Cookies ini memiliki isian selai manis di bagian tengahnya. Umumnya alfajores diberi tambahan bahan berupa rempah-rempah, almond, dan madu. Di Argentina, alfajores biasa dinikmati ketika sarapan bersama teh atau kopi. 

Alternatif penyajian cracker

Berbeda dengan cookies yang memiliki ragam rasa, cracker umumnya hanya hadir dengan rasa asin dan gurih saja. Umumnya cracker bisa dimakan langsung dan dijadikan cemilan saat santai. Namun terdapat berbagai alternatif penyajian cracker yang bisa membuatnya menjadi lebih kaya rasa dan semakin nikmat. Beberapa alternatif penyajian cracker di antaranya:

  • Ditambahkan topping buah 
  • Dimakan bersama irisan daging dan keju 
  • Dihancurkan sebagai taburan sup 
  • Diolesi selai manis, selai kacang, atau butter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *