Categories
Obat

Dari Dapur dan Apotek, Berikut Obat Pengencer Dahak yang Ampuh Atasi Batuk!

Pada masa pandemi seperti ini, rasanya batuk sedikit saja sudah bisa membuat was-was. Namun, batuk yang jadi gejala Covid-19 biasanya batuk kering, sehingga jika mengalami batuk berdahak, yang perlu Anda konsumsi adalah obat pengencer dahak. Pada jenis batuk yang terasa basah, dahak perlu dikeluarkan agar tidak mengendap di saluran pernapasan. Adanya dahak di saluran pernapasan tersebut menunjukkan adanya peradangan di bagian sistem pernapasan.

Namun, nggak semua dahak yang ada di saluran pernapasan menunjukkan kalau seseorang sedang menderita batuk. Masih ada penyakit lain yang memang mampu memproduksi dahak di tenggorokan seperti influenza yang disebabkan virus, alergi di hidung, tenggorokan, hingga paru-paru. Pada kondisi yang lebih parah, dahak pada tenggorokan bisa saja disebabkan oleh pneumonia, kanker paru, penyakit paru obstruktif kronik, dan lain sebagainya.

Untuk mengeluarkan dahak tersebut ada beberapa cara, mulai dari menggunakan obat yang tersedia di apotek hingga beberapa cara alami yang bisa langsung dilakukan di rumah. Apa saja?

Obat Pengencer Dahak dari Apotek

Terdapat beberapa obat pengencer dahak yang bisa dengan mudah didapatkan di apotek terdekat. Biasanya obat-obat pengencer dahak ini mengandung bromhexin dan mukolitik sebagai bahan aktif utamanya.

Beberapa di antaranya antara lain:

  • Bisolvon Extra: Mengandung bromhexin dan guaifenesin. Selain mampu mengencerkan dahak dan mengeluarkannya, obat ini juga mampu melegakan tenggorokan dari rasa gatal akibat batuk berdahak. Meski memang bisa didapatkan di apotek, Anda tetap perlu berkonsultasi pada dokter lebih dulu agar lebih yakin saat mengonsumsi obat pengencer dahak.
  • Transmuco: Jenis obat yang menggunakan mukolitik sebagai bahan aktifnya. Mukolitik bekerja dengan memecah serat asam mukopolisakarida yang terkandung dalam dahak. Dengan begitu, dahak yang ada jadi mudah terurai karena tidak lagi lengket di saluran pernapasan dan kekentalannya berkurang. Transmuco sirup bisa didapatkan di aplikasi SehatQ dengan harga yang cukup terjangkau.
  • Wood’s Expectorant: Obat pengencer dahak yang satu ini mengandung bromhexin dan mukolitik. Fungsinya pun jadi dua, pertama sebagai ekspektoran yang menurunkan tingkat kekentalan dahak agar bisa dikeluarkan saat batuk. Kedua, kandungan mukolitiknya mampu mengurai molekul-molekul yang menyusun dahak agar bisa keluar dengan sendirinya.

Obat Pengencer Dahak Alami

Selain menggunakan obat-obatan yang didapat di apotek, kamu juga bisa mencoba beberapa cara alami dengan bahan-bahan yang tersedia di rumah. Apa saja yang bisa kamu jajal?

  • Jahe

Sudah menjadi rahasia umum bahwa jahe merupakan salah satu bahan alami untuk melegakan tenggorokan. Cara mengolahnya pun cukup mudah. Jahe cukup dibersihkan dan diiris agar bisa direbus. Air rebusan jahe dapat membantu mengencerkan dahak di saluran pernapasan. Selain itu, jahe juga bisa digeprek dan dicampurkan dengan minuman hangat.

  • Madu

Madu merupakan salah satu bahan yang mengandung anti-bakteri dan berfungsi untuk mengurangi peradangan. Jika dahak yang menempel di saluran pernapasan mengandung bakteri membandel, mengonsumsi madu dapat membantu memecahkan dahak yang menempel sehingga lebih mudah dikeluarkan.

  • Air Hangat

Meski bukan tergolong sebagai obat pengencer dahak alami, biasanya air hangat menjadi salah satu pertolongan pertama ketika seseorang merasa menderita batuk berdahak. Air hangat dipercaya mampu meringankan dahak dalam saluran pernapasan karena panas yang dimilikinya bisa mengencerkan dan membantu dahak keluar.

Selain air hangat, makanan berkuah hangat pun jadi salah satu tujuan jika seseorang menderita batuk berdahak. Biasanya tenggorokan memang jadi terasa lebih lega. Tapi, mereka bukan tergolong obat pengencer dahak, ya.

Nah, cara mana yang kira-kira hendak Anda coba?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *