Categories
sex & relationship

Mencegah Penyakit Seks Menular Gunakan Kondom Durex Fetherlite

Kondom sangat bermanfaat untuk mencegah infeksi menular seksual dan HIV agar tidak ditularkan oleh pasangan seksual. Infeksi menular seksual bisa ditularkan antara pasangan selama berbagai jenis hubungan seks tanpa kondom, di antaranya seks anal, seks vaginal serta seks oral.

Berhubungan seks tanpa kondom seperti kondom durex fetherlite dapat membawa risiko tertentu, tergantung pada berapa banyak pasangan yang Anda miliki serta jenis seks yang dilakukan. 

Risiko dalam penularan infeksi menular seksual bisa tinggi apabila dalam berhubungan seks tanpa kondom. The Food and Drug Administration (FDA) melaporkan terdapat jutaan orang di Amerika mengidap infeksi menular seksual (IMS) setiap tahunnya. Menggunakan kondom ketika berhubungan seks bisa mengurangi risiko tersebut, termasuk HIV, gonore, klamidia, sifilis, serta berbagai jenis hepatitis. 

Kemungkinan tertular infeksi menular seksual dan tidak melihat gejala selama berhari-hari, berbulan-bulan bahkan tahunan. Apabila tidak diobati segera beberapa IMS bisa menyebabkan masalah kesehatan yang parah. Seperti pada organ utama yang rusak, masalah kesuburan, komplikasi kehamilan, hingga kematian. 

Bagaimana IMS didiagnosis?

Sebagian besar IMS dapat didiagnosis melalui pemeriksaan oleh dokter Anda, kultur sekresi dari vagina atau penis Anda, atau melalui tes darah.

Dapatkah IMS dicegah atau dihindari?

Satu-satunya cara pasti untuk mencegah IMS adalah dengan tidak berhubungan seks. Jika Anda berhubungan seks, Anda dapat menurunkan risiko terkena IMS dengan hanya berhubungan seks dengan seseorang yang tidak berhubungan seks dengan orang lain dan yang tidak memiliki IMS.

Anda harus selalu menggunakan kondom saat berhubungan seks, termasuk seks oral dan anal.

Apakah kondom mencegah IMS?

Kondom lateks seperti pada kondom durex fetherlite pria dapat mengurangi risiko terkena IMS jika digunakan dengan benar. Pastikan untuk menggunakannya setiap kali Anda berhubungan seks. Kondom wanita tidak seefektif kondom pria. Namun, Anda harus menggunakannya ketika seorang pria tidak akan menggunakan kondom pria.

Ingat, kondom tidak 100% aman. Mereka tidak dapat melindungi Anda dari kontak dengan beberapa luka (seperti yang dapat terjadi dengan herpes) atau kutil (yang dapat disebabkan oleh infeksi HPV).

Apa lagi yang harus saya lakukan untuk mencegah IMS?

Batasi jumlah pasangan seks yang Anda miliki. Tanyakan pasangan Anda apakah dia pernah, atau pernah, IMS. Beri tahu pasangan Anda jika Anda pernah memilikinya. Bicarakan apakah Anda berdua telah diuji untuk IMS dan apakah Anda harus diuji.

Cari tanda-tanda IMS pada pasangan seks Anda. Tetapi ingat bahwa IMS tidak selalu menimbulkan gejala. Jangan berhubungan seks jika Anda atau pasangan Anda sedang dirawat karena IMS.

Cuci alat kelamin Anda dengan sabun dan air dan buang air kecil segera setelah Anda berhubungan seks. Ini dapat membantu membersihkan beberapa kuman sebelum mereka memiliki kesempatan untuk menginfeksi Anda.

Penggunaan Kondom yang Konsisten dan Benar

Agar perlindungan yang maksimal dengan menggunakan kondom harus digunakan secara konsisten dan benar.

Kegagalan kondom untuk melindungi dari penularan IMS atau HIV biasanya disebabkan oleh penggunaan yang tidak konsisten atau tidak tepat, dan bukan karena kegagalan produk.

Tidak konsisten atau tidak digunakan dapat menyebabkan penularan PMS karena penularan dapat terjadi dengan tindakan seks tunggal dengan pasangan yang terinfeksi.

Penggunaan yang salah mengurangi efek perlindungan kondom dengan menyebabkan kondom rusak, tergelincir, atau bocor. Penggunaan yang salah lebih sering menyebabkan kegagalan untuk menggunakan kondom di seluruh tindakan seks, dari awal hingga selesai.

Pengobatan 

IMS yang disebabkan oleh bakteri (seperti klamidia) dapat disembuhkan dengan antibiotik. Tetapi IMS yang disebabkan oleh virus (seperti HIV atau herpes) tidak dapat disembuhkan. Dokter Anda hanya dapat mengobati gejala yang disebabkan oleh virus.

Jangan menunggu untuk dirawat. Perawatan dini membantu mencegah masalah kesehatan yang serius. Bahkan jika obat tidak dapat menyembuhkan IMS sepenuhnya, itu dapat membantu Anda agar tidak benar-benar sakit. Jika Anda diberi obat untuk IMS, minumlah persis seperti yang dikatakan dokter.

Hidup dengan IMS

Temui dokter Anda jika Anda berisiko terkena IMS, jika Anda memiliki salah satu gejalanya, atau jika Anda khawatir apakah Anda memilikinya. IMS dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak ditangani.

Misalnya, klamidia dapat menyebabkan masalah yang dapat menyebabkan wanita tidak dapat memiliki anak (infertilitas). HPV dapat menyebabkan kanker serviks atau penis. Sifilis dapat menyebabkan kelumpuhan, masalah mental, kerusakan jantung, kebutaan, dan bahkan kematian.

Bagi sebagian orang, kehamilan adalah risiko dengan seks tanpa kondom

Bagi pasangan yang subur dan melakukan seks “penis-in-vagina”, berhubungan seks tanpa kondom meningkatkan risiko kehamilan yang tidak direncanakan.

Pasangan yang berhubungan seks tanpa kondom durex fetherlite dan ingin menghindari kehamilan dapat mempertimbangkan bentuk kontrasepsi alternatif, seperti IUD atau pil.

Kondom Durex Fetherlite merupakan kondom untuk pria dengan memiliki ukuran yang tipis namun aman digunakan. Kondom ini memiliki ukuran 52,5 mm serta panjang 178 mm. Kondom ini berbahan lateks alami yang transparan dan memiliki pelumas. 

Mengapa Harus Menggunakan Durex Fetherlite?

Kondom ini memiliki tipis 20 persen jika dibandingkan dengan varian durex lainnya. Durex Fetherlite ini memiliki easy on shape yang merupakan fitur dari kondom tersebut ketika digunakan kondom itu mengikuti bentuk organ intim sehingga menciptakan rasa nyaman. Kemudian memberikan sensasi bagi pasangan ketika berhubungan intim. Serta terakhir Durex menggunakan bahan lateks alami.

Categories
sex & relationship

Kelebihan & Kekurangan Memakai Kondom saat Berhubungan

Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi yang aman untuk mencegah kehamilan dan mencegah penularan penyakit menular seksual. Saat memilih kondom sebagai alat kontrasepsi, kamu pun wajib mengetahui kelebihan dan kekurangan memakai kondom, terutama saat berhubungan intim dengan pasangan. 

Cara kerja kondom sendiri yakni menghalangi masuknya sperma ke dalam vagina, sehingga kehamilan bisa dicegah dengan aman. Karena tidak bersentuhan secara langsung, penggunaan kondom juga bisa melindungi diri dari penyakit seperti HIV, klamidia, hingga kencing nanah. 

Jenis-jenis kondom yang tersedia

Terdapat dua jenis kondom utama yang sering digunakan, yakni kondom pria dan juga kondom wanita. Kondom pria, merupakan kondom yang cukup populer dan banyak dijual di pasaran.

Kondom pria, biasanya dibuat dari bahan seperti lateks dan poliuretan poliisoprena, yang merupakan bentuk sintesis dari lateks. Biasanya kondom memiliki beberapa macam ukuran, tekstur, rasa, dan juga aroma. 

Beberapa kondom biasanya sudah dilengkapi pelumas yang mengandung spermisida, yakni zat dengan kandungan kimia nonoxynol-9 yang bisa membunuh sperma. Dokter biasanya menyarankan untuk menggunakan kondom yang tidak mengandung spermisida. 

Bagaimana cara menggunakan kondom yang tepat dan efektif?

Agar efektif untuk mencegah kehamilan, kamu harus memasang kondom dengan tepat. Berikut cara yang bisa dilakukan.

  • Pastikan kondom yang kamu pakai tidak kadaluarsa dan masih baru
  • Periksa apakah ada sobekan atau lubang kecil pada kondom
  • Sebelum menggunakan kondom, tunggulah hingga penis ereksi
  • Buka kemasan kondom dengan hati-hati dan pasang kondom pada penis sambil mencubit ujung kondom untuk mengeluarkan udara dan menyisakan ruang untuk air mani. Hal ini dilakukan untuk mencegah kondom robek
  • Rekatkan kondom dengan benar hingga tidak ada lagi sisa-sisa udara di dalam kondom
  • Oleskan pelumas yang aman pada sisi luar kondom. Sebaiknya tidak menggunakan pelumas berbahan dasar minyak pada kondom yang terbuat dari lateks karena bisa menyebabkan kondom rusak, sebaiknya pilih pelumas berbahan dasar air

Kelebihan dan kekurangan memakai kondom

Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan memakai kondom saat berhubungan seksual yang wajib kamu ketahui. 

Kelebihan menggunakan kondom

Selain bisa mencegah kehamilan dan penyakit menular seksual, berikut ini beberapa kelebihan menggunakan kondom untuk berhubungan seksual.

  • Variasi pada kondom bisa meningkatkan gairah seksual

Beberapa kondom memiliki banyak variasi dari mulai bentuk, rasa dan aromanya yang bisa membuat gairah seksual meningkat. 

Penggunaan kondom bahkan bisa menunda ejakulasi, sehingga hubungan seks bisa berlangsung lebih lama dan makin menyenangkan. 

Penggunaan kondom juga bisa digunakan untuk melakukan oral seks, sehingga bisa melindungi dari penyakit menular seksual (PMS).

  • Tidak menyebabkan iritasi

Salah satu kelebihan kondom yakni tidak memiliki efek samping, seperti iritasi atau gatal-gatal pada alat kelamin. 

Jika kamu tidak cocok dengan kondom lateks, kamu pun bisa mencoba beberapa kondom yang terbuat dari bahan seperti poliuretan, poliisoprena, dan juga nitril bebas lateks. 

Kekurangan menggunakan kondom

  • Hubungan seksual jadi kurang menyenangkan 

Meskipun memiliki bentuk, rasa, dan aroma yang enak, pada beberapa orang, penggunaan kondom bisa menurunkan gairah hubungan seksual. Hal ini karena kondom menghalangi sentuhan ketika sedang berhubungan intim, sehingga kenikmatan jadi berkurang. 

  • Tidak bisa menggunakan pelumas minyak

Penggunaan kondom tidak bisa digunakan bersamaan dengan pelumas berbahan dasar minyak. Sebab, hal ini bisa menyebabkan bahan lateks pada kondom robek. Penggunaan pelumas hanya bisa digunakan dari pelumas berbahan dasar air. 

  • Mudah robek saat gesekan berlebihan

Jika gesekan yang dilakukan berlebihan, bisa membuat kondom jadi robek dan menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan. 

Itu dia beberapa informasi mengenai kelebihan dan kekurangan memakai kondom yang wajib kamu ketahui. Pastikan kamu menggunakan kondom dengan benar dan tepat, ya. Agar tingkat efektivitas juga meningkat.