Categories
Uncategorized

Bahaya dan Komplikasi dari Polimialgia Reumatika

Polimialgia reumatika atau PMR adalah masalah kesehatan yang biasanya berkembang pada seseorang usia 60 hingga 80 tahun.

Kondisi ini menyebabkan nyeri, sakit, dan kekakuan otot pada berbagai bagian tubuh. Seperti lengan atas, bahu, pergelangan tangan, pinggang, hingga bokong.

Nyeri dan kekakuan ini seringkali menyebabkan lansia kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal. Lalu, adakah bahaya lain dan komplikasi dari PMR? Temukan jawabannya pada artikel berikut ini!

Gejala

PMR umumnya memengaruhi area bahu, pinggang, badan bagian bawah, hingga paha. Gejala sakit dan nyerinya akan memburuk pada pagi hari.

Gejala nyeri dan sakit otot biasanya datang secara tiba-tiba dengan periode waktu tertentu. Bisa hanya terjadi semalam, berhari-hari, atau bisa juga sampai berminggu-minggu.

Tidak hanya menimbulkan nyeri otot dan kekakuan yang meluas, PMR juga bisa menimbulkan gejala yang mirip dengan flu biasa, seperti:

  • Demam
  • Rasa lelah luar biasa
  • Selera makan yang menurun atau hilang
  • Berat badan turun tanpa disengaja
  • Stres atau depresi

Apabila kamu mengalami gejala nyeri otot atau kekakuan selama seminggu lebih, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Komplikasi 

Gejala yang timbul akibat polimialgia reumatika dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berpengaruh pada aktivitas harian maupun kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Berikut beberapa kemungkinan komplikasi apabila PMR tidak segera ditangani:

1. Keterbatasan gerak

Nyeri, kaku, dan sakit pada otot yang meluas ke berbagai bagian tubuh dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan membatasi gerak penderitanya.

Jika tidak ditangani kondisi ini dapat menyebabkan hilangnya fungsi sendi. Hal ini akan membuat kamu kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari:

  • Bangun dari tempat tidur
  • Kesulitan menggunakan baju sendiri karena sendi kaku
  • Mandi
  • Menyisir rambut
  • Sulit bangun dari kursi atau keluar dari kendaraan, dan lain-lain.

Selain menyulitkan, ini pastinya juga akan berdampak pada aktivitas fisik, interaksi sosial, kebiasaan tidur, kondisi kesehatan, dan kesejahteraan hidup secara keseluruhan.

2. Aneurisma aorta

Pada kasus yang langka, PMR juga bisa menyebabkan peradangan atau pelebaran pembuluh darah arteri terbesar yakni aorta.

Aorta adalah pembuluh arteri yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Peradangan ini bisa menyebabkan kondisi berbahaya bernama aneurisma aorta atau aortic aneurysm, yang mengancam jiwa.

3. Giant cell arteritis

Melansir NHS, 1 sampai 5 orang yang menderita PMR mengembangkan kondisi bernama giant cell arteritis atau juga dikenal dengan arteritis temporal.

Arteritis temporal adalah kondisi di mana arteri di kepala dan leher meradang. Biasanya peradangan paling sering terjadi pada arteri di pelipis 

Tanda dan gejala dari arteritis temporal di antaranya adalah:

  • Sakit kepala hebat yang muncul secara tiba-tiba. Bisa disertai dengan gejala kulit kepala yang terasa sakit atau melunak
  • Rasa nyeri pada otot rahang saat kamu sedang makan
  • Gangguan penglihatan seperti penglihatan ganda atau kehilangan penglihatan

Apabila komplikasi ini terjadi dan tidak ditangani segera, maka bisa menimbulkan kondisi medis gawat lainnya yaitu stroke dan kebutaan. Segera hubungi dokter apabila kamu menderita PMR dan mengalami beberapa gejala arteritis temporal di atas ya!

Nah itu dia ulasan mengenai polymyalgia rheumatica mulai dari gejala, bahaya, dan komplikasi yang menyertainya.
Jika kamu atau orang sekitar mengalami polimialgia reumatika bantu mereka saat kesulitan melakukan aktivitas, dan sarankan untuk pergi ke dokter untuk mencegah timbulnya komplikasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *