Categories
Parenting

Ini Pentingnya Pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Setiap anak yang hadir di tengah-tengah keluarga adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa. Sudah sepantasnya, mereka berhak untuk dipenuhi segala kebutuhannya, termasuk dalam hal pendidikan. Siapapun itu, berhak untuk memperoleh pendidikan setinggi-tingginya. Tidak terkecuali untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus sangatlah penting, sama halnya seperti anak-anak pada umumnya.

Arti dari anak berkebutuhan khusus.

Banyak pula ditemui para orang tua melahirkan anak dengan kondisi yang berbeda dengan anak pada umumnya. Tidak sedikit dari mereka yang melahirkan anak dengan kebutuhan di bawah atau di atas rata-rata. Anak-anak yang lahir dengan kondisi seperti ini sering disebut dengan anak berkebutuhan khusus, anak dengan keterbatasan, anak cacat, atau anak yang berbeda.

Ilmuwan Heward dan Orlansky (1984) menyebut kondisi anak tersebut dengan anak luar biasa (exceptional children). Istilah ini merujuk pada anak-anak yang kondisi dan perilakunya berbeda dari anak biasanya, baik itu di atas atau di bawah kondisi normal. Artinya, mereka bisa menjadi anak-anak dengan kemampuan intelektual yang tinggi atau anak-anak dengan keterbelakangan mental.

Jadilah istilah anak luar biasa dianggap lebih manusiawi dan dapat menggambarkan semua perbedaan yang ada pada anak berkebutuhan khusus.

Pentingnya pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016 menyatakan bahwa jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia telah mencapai 1,6 juta anak. Sama dengan anak-anak pada umumnya, pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus sangatlah penting. Mereka juga butuh pendidikan untuk membantu mengoptimalkan proses pertumbuhan dan perkembangan dirinya.

Pemerintah telah menunjukkan perhatiannya terhadap hal ini yang dituangkan dalam undang-undang tentang pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Terbentuknya pendidikan khusus ini atas dasar kesadaran bahwa semua anak berhak atas pendidikan yang layak tanpa memandang siapapun dan apapun kondisinya. Hal ini untuk mencegah terjadinya diskriminatif pada anak-anak yang memiliki keterbatasan.

Mereka berhak belajar menulis, membaca, berhitung, bersosialisasi, serta pengetahuan dan keterampilan lainnya. Oleh sebab itu, pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus sangatlah penting untuk mengembangkan dan mengoptimalkan potensi yang mereka miliki.

Prinsip pendidikan anak berkebutuhan khusus.

Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus haruslah dimulai sejak dini. Tentunya, cara mendidik anak-anak ini tidak sama dengan anak-anak pada umumnya. Selain menggunakan pendekatan khusus, juga diperlukan strategi khusus dalam mendidiknya, sehingga mereka mampu untuk:

  • Menerima kondisi dirinya sendiri.
  • Bersosialisasi dengan baik.
  • Mampu berjuang sesuai kemampuannya.
  • Punya keterampilan khusus.
  • Menyadari sebagai warga negara dan bagian dari masyarakat.

Selain itu, ada beberapa prinsip pendekatan secara khusus sebagai dasar dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus, yaitu:

  1. Kasih sayang.
  2. Layanan individual.
  3. Kesiapan.
  4. Keperagaan.
  5. Motivasi.
  6. Belajar dan bekerja kelompok.
  7. Keterampilan pendidikan.
  8. Penanaman dan penyempurnaan.

Pilihan sekolah untuk anak berkebutuhan khusus.

Pada dasarnya, sekolah untuk anak berkebutuhan khusus dengan anak pada umumnya adalah sama. Namun, dengan kondisi kelainan yang dimiliki, maka sekolahnya pun dirancang sesuai dengan jenis dan karakteristik kelainannya. Adapun beberapa jenis sekolah untuk anak berkebutuhan khusus adalah Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Terpadu (mainstreaming), dan yang terbaru adalah sekolah inklusi.

Berbeda dengan jenis sekolah lainnya, sekolah inklusi menggabungkan anak-anak berkebutuhan dengan anak-anak pada umumnya di dalam satu ruangan pembelajaran. Artinya, sekolah tidak membedakan kemampuan, latar belakang budaya, bahasa, agama, serta gender. Tidak hanya di Indonesia, pendidikan inklusif ini juga banyak diterapkan di seluruh dunia, terutama negara-negara Eropa Barat.

Kini, Anda tidak perlu khawatir lagi tentang sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Anda dapat memilih dan menentukan sekolah mana yang terbaik untuk anak belajar sesuai dengan kondisi dan kemampuannya. Utamakanlah pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, karena mereka berhak untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya.

Categories
Kesehatan Mental

Beberapa Kemungkinan di Balik Seseorang Menjadi Social Climber

Bergaul dengan orang-orang yang terlihat glamor adalah contoh orang yang ingin panjat sosial  (social climber)

Bagi Anda yang aktif di dunia media sosial mungkin sudah tidak asing dengan istilah “panjat sosial”, “pansos”, atau “social climber” ini. Ya, belakangan istilah itu kerap disematkan kepada mereka yang kerap berusaha menaikkan derajat sosialnya.

Semisal, agar dipandang dan dikenal sebagai seseorang yang berpunya, Mawar memamerkan beragam barang baru dan bermerek sekaligus berharga mahal. Padahal, itu semua bukan miliknya. Upaya itu dilakukan Mawar demi satu tujuan; mengubah penilaian orang akan status atau derajat sosialnya. 

  • Lantas, apa sih yang terjadi di balik fenomena ini? Kenapa ada kelompok orang yang berupaya betul ingin menaikkan derajat sosialnya? 

Sebenarnya tidak ada yang salah jika ingin dianggap sebagai orang kaya. Namun, yang jadi soal adalah, para social climber tersebut ingin terlihat kaya tanpa melalui sebuah proses terlebih dahulu. Mereka bahkan bisa melakukan apa saja agar mendapatkan kelas sosial yang diharapkan. Berikut beberapa penyebab seseorang menjadi social climber:

1. Merasa tidak nyaman

Salah satu penyebab orang menjadi social climber yaitu karena merasa dirinya tidak nyaman dengan lingkungannya. Apalagi jika lingkungan tersebut memiliki status sosial yang tinggi. Kenapa hal tersebut dapat memengaruhi seseorang menjadi social climber? karena social climber akan merasa status sosialnya berbeda dengan yang lain dan social climber akan melakukan berbagai cara agar status sosialnya tampak sama dengan yang lain.

 2. Tidak percaya diri

Rasa minder, rendah diri, atau tidak percaya diri kerap menjadi pemicu berbagai masalah psikologis. Dalam kasus social climber ini, ketidakpercayaan diri seseorang terhadap lingkungan atau lingkup pertemanan mereka secara langsung maupun tidak langsung akan mendorong mereka untuk melampaui segala batas agar terlihat setara.

3. Khawatir tidak diterima di lingkungannya 

Hal yang paling ditakutkan adalah tidak diterima di lingkungannya. Sudah tak asing jika orang–orang yang berpenampilan mewah akan bergerombol dengan orang yang berpenampilan mewah juga. 

Jika ada seseorang dari luar kalangan mereka yang ingin menembus batasan itu, dalam hal ini status sosial, yang bersangkutan akan melakukan apa saja agar dapat diterima dalam lingkungan yang ia inginkan.

4. Gengsi yang cukup tinggi

Sebagai contoh ada seseorang yang dulunya berkecukupan. Apa yang ia inginkan dapat terpenuhi, tetapi suatu saat musibah menimpa dirinya. Keadaan ekonomi menurun dan berakibat tidak terpenuhinya kebutuhan.

Jika orang–orang di sekelilingnya mengetahui hal tersebut, ia akan malu. Sebab biasanya ia tampil menawan yang apa apa dapat terpenuhi namun sekarang menjadi serba hemat dan tampil apa adanya. Maka dari itu ia akan melakukan segala cara agar orang–orang tidak mengetahui hal tersebut untuk menutupi rasa malunya.

5. Sulit untuk berinteraksi dan memperoleh teman

Sudah bukan suatu yang asing jika sesuatu yang menawan memang kerap digunakan sebagai daya tarik seseorang. Pakaian bermerek, barang–barang mewah nan mahal, kendaraan berkilau dan menteren akan membuat seseorang mudah mendapat banyak teman. Berbeda jika sebaliknya, meski satuan kualitas pertemanan tak dapat diukur dengan indikator ini.

Namun, nyatanya banyak orang yang terobsesi dengan materi dengan satu tujuan tersebut, yakni dikelilingi oleh banyak teman. Inilah yang kadang memicu seseorang berperan sebagai social climber

***Tidak perlu terlalu menuntut untuk tampil mewah dan menarik jika keadaan atau kantong tidak mencukupi. Tampil apa adanya akan lebih menyenangkan karena akan membuat diri lebih bahagia. Memaksakan diri, apalagi sampai menjadi social climber tentunya memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan mental dan psikologis seseorang.

Categories
Penyakit

11 Kondisi Medis Ini Bisa Menyebabkan Perut Kedutan

Perut kedutan? Memang bisa? Mungkin bagi sebagian dari Anda di sini masih terdengar aneh dengan perut kedutan. Perut kedutan sebenarnya sering kali dialami oleh para ibu hamil, yang dianggap karena adanya pergerakan janin di dalam rahim. Namun, ternyata tidak hanya terjadi pada bumil saja, lho. Perut kedutan juga bisa terjadi pada Anda yang memiliki kondisi medis tertentu. Apa saja itu? Yuk, langsung cari tahu di bawah ini!

Faktor-faktor penyebab perut kedutan.

Perut berkedut adalah kondisi adanya kontraksi otot di perut atau bagian saluran pencernaan, seperti lambung dan usus. Penyebabnya bisa dipicu oleh kondisi medis tertentu, seperti:

  • Penyakit radang usus.

Penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulseratif, adalah kondisi peradangan kronis. Penyakit Crohn dapat memengaruhi bagian manapun dari saluran pencernaan, sedangkan kolitis ulseratif hanya mempengaruhi usus besar. Kedua kondisi peradangan ini dapat menyebabkan kejang usus yang akhirnya berujung dengan perut kedutan.

  • Sindrom iritasi usus besar.

Sindrom iritasi usus besaratau irritable bowel syndrome (IBS) adalah kondisi kronis yang memengaruhi usus besar. Penyakit ini juga dapat menyebabkan perut kedutan. Selain itu, gejala lain yang mungkin Anda rasakan adalah kembung, sembelit, diare, dan perut bergas.

  • Gastritis dan gastroenteritis.

Gastritis dan gastroenteritis sama-sama merupakan kondisi radang lambung. Hanya saja, pada gastroenteritis, usus juga ikut mengalami peradangan. Tidak jarang, keduanya juga menyebabkan perut kedutan. Biasanya, penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, seperti Helicobacter pylori, virus Norwalk, dan rotavirus.

  • Kolitis ulseratif.

Kolitis ulseratif adalah radang pada usus besar yang bersambungan dengan rektum, sehingga menyebabkan kram perut. Perut jadi mengalami kejang dan kedutan. Jenis bakteri penyebab penyakit kolitis ini, meliputi Salmonella, Clostridium, dan E. coli. Selain itu, kelompok parasit seperti Giardia juga dapat menyebabkan kolitis.

  • Enteritis dan kolitis iskemik.

Penyakit kolitis disebabkan karena kurangnya suplai darah ke usus kecil dan usus besar disebut dengan kolitis iskemik. Jenis kolitis ini juga dapat menyebabkan otot-otot perut kejang dan mengalami kedutan. Begitu pula dengan enteritis, yaitu peradangan pada usus halus.

  • Sembelit.

Jika Anda mengalami sembelit, usus Anda mungkin jadi kram karena membengkak. Hal ini terjadi sebagai respons terhadap tekanan yang tinggi di dalam usus. Jadinya, Anda mengalami perut kedutan.

  • Ileus.

Ileus adalah kondisi di mana usus Anda menjadi diam atau tidak aktif menjalankan fungsinya. Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan, baru saja operasi perut, penggunaan narkotika, dan kurangnya aktivitas fisik. Ileus akan menyebabkan usus jadi terisi dengan udara dan cairan, sehingga mengakibatkan rasa nyeri dan perut kedutan.

  • Gastroparesis.

Gastroparesis pada dasarnya adalah ileus yang juga melibatkan lambung. Kondisi ini sering dialami oleh penderita diabetes dan dapat menyebabkan kram perut terutama setelah makan. Tidak heran, Anda yang memiliki diabetes sering mengalami perut kedutan.

  • Ketegangan otot.

Biasanya, ini sering terjadi pada orang yang sering berolahraga berat, terutama sit up. Akibatnya, otot-otot perut jadi kejang karena mengalami ketegangan otot. Gejala lainnya yang mungkin Anda rasakan adalah nyeri di bagian perut dan dapat bertambah parah dengan gerakan olahraga yang semakin intens.

  • Penumpukan gas di perut.

Adanya penumpukan gas di perut dapat menyebabkan otot usus jadi kejang, terutama ketika tubuh mencoba mengeluarkan gas. Alhasil, Anda pun mengalami perut kedutan. Gejala lainnya adalah perut buncit atau kembung, terasa kenyang, sakit perut, dan sering buang angin atau bersendawa.

  • Dehidrasi.

Seseorang bisa mengalami dehidrasi karena keringat, muntah, dan diare yang dapat menyebabkan kejang otot di seluruh tubuh, termasuk perut. Ini terjadi karena otot membutuhkan elektrolit, seperti kalsium, kalium, dan magnesium agar dapat bekerja dengan baik.

Sementara itu, jika mengalami dehidrasi, maka Anda akan kehilangan banyak elektrolit. Akibatnya, Anda bisa mengalami perut kedutan, karena otot bekerja secara tidak normal dan mengalami kejang.

Inilah 11 kondisi medis yang dapat menyebabkan perut kedutan. Kebanyakan kondisi ini tidak berbahaya dan dapat hilang tanpa pengobatan. Namun, jika kejang perut terlalu sering dan terasa sakit, bisa jadi ini pertanda adanya gangguan yang lebih serius. Segeralah temui dokter jika gejala yang dirasakan semakin parah hingga mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

Categories
Hidup Sehat

Waspadai Penyakit Akibat Kelainan Sistem Limfatik

Pernahkah Anda mendengar tentang sistem limfatik? Pada tubuh setiap manusia, terdapat sistem limfatik yang tersebar pada berbagai area tubuh. Sistem ini menjadi bagian dari sistem kekebalan tubuh dan memiliki beragam fungsi, seperti menyerap lemak saluran pencernaan, melindungi tubuh dari penyakit, menjaga kadar cairan dalam tubuh, dan lain sebagainya.

Pada dasarnya, sistem limfatik terdiri atas jaringan, pembuluh darah, dan organ-organ. Seluruh bagian ini bekerja sama dalam memindahkan cairan getah bening ke aliran darah.

Jenis-jenis penyakit yang terjadi karena gangguan sistem limfatik

Fungsi dari sistem limfatik akan hilang apabila terjadi kelainan berupa penyumbatan saluran limfatik, infeksi, peradangan, atapun kanker. Saat hal ini terjadi, sistem limfatik tidak bisa bekerja dengan semestinya dan menyebabkan berbagai macam penyakit.

Beberapa penyakit gangguan limfatik  antara lain:

  • Limfoma

Limfoma merupakan kondisi kanker pada organ limfatik. Di antara seluruh penyakit limfatik, penyakit ini menjadi penyakit yang paling serius.

Salah satu faktor utama penyebab limfoma adalah perawatan kanker di bagian tubuh lainnya. Apabila Anda pernah menjalani perawatan radiasi atau kemoterapi untuk mengatasi kanker, cairan limfatik bisa saja mengalir kembali ke jantung dan menyebabkan pembengkakan. Hal ini kemudian akan berujung pada limfoma.

Sebagai contoh, penderita yang mengalami kanker payudara berpotensi terkena limfoma. Proses operasi pengangkatan kanker payudara biasanya melibatkan pengangkatan kelenjar getah bening di area ketiak. Alhasil, efek samping dari metode perawatan ini adalah limfoma.

  • Limfadenopati

Penyakit yang satu ini merupakan pembesaran kelenjar getah bening. Pembesaran terjadi akibat infeksi, peradangan, atau kanker. Infeksi yang umumnya memicu hal ini adalah infeksi radang tenggorokan, infeksi HIV, dan infeksi dari luka pada kulit.

Di antara sejumlah penyakit kelainan sistem limfatik, limfadenopati merupakan penyakit yang paling umum terjadi. Kondisi ini terjadi saat terdapat bakteri pada kelenjar getah bening, menyebabkan kelenjar getah bening memproduksi lebih banyak sel darah putih yang melawan infeksi sehingga menyebabkan pembengkakan.

Anda bisa merasakan pembengkakan pada area leher, ketiak, atau selangkangan. Untuk mendiagnosa kondisi ini, pasien perlu menjalani pemeriksaan berupa CT Scan ataupun MRI.

  • Limfadema

Saat terjadi penyumbatan pada sistem limfatik, cairan getah bening tidak akan bsia mengalir dengan baik. Lama-kelamaan, cairan ini akan menumpuk dan menyebabkan pembengkakan, khususnya di area lengan atau kaki. Kondisi inilah yang disebut dengan limfadema.

Gejala dari kondisi ini ditandai dengan permukaan kulit yang terasa kencang dan keras. Pada setiap orang, gejala yang dirasakan akan berbeda-beda. Beberapa orang tidak terlalu terganggu dengan gejala yang timbul, namun sebagian lainnya mungkin merasa nyeri pada area yang membengkak.

Dalam beberapa kondisi, limfadema juga bisa terjadi sebagai efek samping dari pengangkatan sel kanker payudara. Apabila tidak segera diatasi, kondisi ini bisa mengancam jiwa.

  • Penyakit Castleman

Penyakit castleman cukup jarang ditemukan, namun termasuk salah satu kondisi yang timbul karena adanya gangguan pada sistem limfatik. Castleman bisa terjadi apabila terjadi peradangan yang menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening.

Pada kondisi castleman, gejala yang ditimbulkan hampir serupa dengan kanker limfatik. Biasanya, peradangan terjadi pada lebih dari satu kelenjar getah bening. Pengobatannya pun juga menggunakan metode kemoterapi atau terapi radiasi.

Itulah jenis-jenis penyakit yang bisa terjadi karena adanya gangguan pada sistem limfatik. Masih ada banyak jenis penyakit limfatik lainnya yang timbul dengan gejala berbeda-beda. Sebaiknya, perhatikan kondisi kesehatan tubuh Anda, khususnya bila Anda pernah menjalani terapi dan operasi pengangkatan kanker.

Categories
Kesehatan Wanita

Mengenal Pengapuran Plasenta saat Masa Kehamilan

Plasenta atau ari-ari adalah kondisi normal yang terjadi di setiap kehamilan. Apalagi jika sudah memasuki trimester akhir atau  kehamilan sudah melewati waktu perkiraan lahir. Pengapuran plasenta menjadi tanda bahwa adanya masalah pada kandungan.

Pengapuran ari-ari ini terjadi karena adanya penumpukan kalsium dalam plasenta yang menyebabkan jaringan plasenta menjadi lebih keras secara bertahap. Pengapuran plasenta ini juga disebut penuaan ari-ari.

Tanda-tanda yang dapat dilihat jika terjadi pengapuran plasenta adalah munculnya bintik-bintik putih di dasar ari-ari dan menyebar hingga ke permukaannya. Untuk melihat gejala ini, tentu saja dilihat dari pemeriksaan USG.

Pengapuran ari-ari ini berisiko menyebabkan komplikasi pada ibu dan juga janin dalam kandungan, terlbih jika usia kandungan kurang dari 36 minggu. Efeknya, bisa menyebabkan berat bayi lebih rendah, bayi lahir prematur, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Gejala lain yang mungkin muncul akibat penuaan ari-ari ini adalah terjadinya pendarahan di vagina, rasa nyeri di perut atau punggung bawah, serta terjadinya kontraksi rahim.

Ada juga kasus yang membuat perut Anda tidak membesar sebagaimana mestinya. Hal ini karena pengapuran plasenta mengganggu perkembangan janin. Janin juga jadi minim gerak bahkan bukan tidak mungkin berhenti bergerak sama sekali meski sudah mendekati waktu lahir.

Faktor Penyebab Pengapuran Plasenta

Sebenarnya kalsifikasi atau pengapuran plasenta ini sudah mulai terbentu ketika kandungan memasuki usia 12 minggu. Seiring masa kehamilan, plasenta akan mengalami perubahan. Berikut empat tingkatan kalsifikasi plasenta berdasarkan usia kehamilan.

  • Tingkat 0, terjadi sebelum kandungan berusia 18 minggu
  • Tingkat 1, terjadi antara kandungan berusia 18-29 minggu
  • Tingkat 2, terjadi antara kandungan berusia 30-38 minggu
  • Tingkat 3, umumnya terjadi ketika usia kehamilan memasuki 39 minggu atau lebih. Tingkat ini biasanya pengapuran sudah tergolong berat, bintik-bintik pengapuran sudah terbentuk mengelilingi plasenta.

Adapun penyebab terjadinya pengapuran ari-ari ini karena beberapa hal, yaitu:

  • Kehamilan pertama
  • Adanya kebiasaan merokok
  • Kehamilan pada wanita berusia muda
  • Tekanan darah tinggi selama masa kehamilan
  • Stres yang berat selama kehamilan
  • Infeksi bakteri pada plasenta
  • Faktor lingkungan
  • Efek samping obat-obatan yang mengandung kalsium.

Risiko dari Pengapuran Plasenta

Meski pengapuran ari-ari adalah hal wajar, Anda juga harus waspada. Pengapuran yang terjadi tidak sesuai dengan usia kehamilan, kemungkinan disebabkan oleh adanya masalah dalam kandungan.

Berikut berbagai masalah kesehatan yang menyebabkan kalsifikasi plasenta terjadi terllau dini.

  1. Usia Kehamilan 28-36 Minggu

Kandungan akan lebih berisiko mengalami beberapa masalah jika pengapuran terjadi sebelum kandungan memasuki usia 36 minggu. Masalah yang mungkin muncul seperti pendarahan berat setelah melahirkan, bayi lahir prematur, solusio plasenta, janin meninggal dalam kandungan, serta bayi lahir dengan skor Apgar yang rendah.

  1. Usia Kehamilan 36 Minggu

Saat usia kehamilan memasuki usia 36 minggu dan pengapuran plasenta terjadi berlebihan, disebut-sebut dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Bahkan juga berakibat pada bayi yang lahir dengan berat rendah.

  1. Pada Usia Kehamilan 37-42 Minggu

Kalsifikasi plasenta pada umumnya terjadi saat usia kandungan memasuki minggu ke-37. Sebanyak 20-40 persen dari kehamilan normal mengalami hal ini. Namun, ini dianggap wajar dan tidak membahayakan.

Efek dari pengapuran plasenta ini akan berbeda-beda di setiap kehamilan. Tergantung pada seberapa dini pengapuran terdeteksi, kondisi kehamilan, tingkat keparahan, serta langkah penanganannya.

Seperti yang diketahui, plasenta berfungsi melindungi janin dan menyediakan asupan nutrisi bagi janin selama di dalam kandungan. Jika pengapuran plasenta muncul di awal kehamilan, tentu saja akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin.

Categories
Penyakit

Jenis-Jenis Herpes Genitalis yang Dibedakan Berdasarkan Gejalanya

Menggunakan kondom saat berhubungan seks menjadi cara utama pencegahan herpes genitalis

Organ seksual manusia menjadi salah satu bagian yang rentan terserang infeksi oleh jasad renik, mulai dari bakteri atau kuman sampai virus. Penyebab dan jenis gangguan medis bisa beragam, tergantung apa pemicunya. Kondisi medis yang menyerang alat vital itu dimasukkan ke dalam satu kelompok yang disebut Infeksi Menular Seksual (IMS),  satu yang paling umum adalah herpes genitalis.

Kondisi ini, termasuk gejala dan keluhannya, tidak jauh berbeda dengan herpes-herpes yang terjadi di bagian lain. Seperti namanya, yang membedakan hanya letak terjadinya infeksi, yakni di organ genital atau organ intim.

Herpes genitalis terjadi ketika seseorang melakukan kontak, baik itu antarkelamin atau sebagainya, dengan penderita yang telah terinfeksi virus herpes simplex (HSV) tipe 2.  Herpes genitalis tidak dapat menimbulkan kematian. Namun, penyakit ini merupakan penyakit kronis yang dapat kambuh secara periodis dan tidak dapat disembuhkan. 

Sekali terinfeksi dengan virus HSV, maka penderita seperti “meneken kontrak” seumur hidup dengan virus itu. Sampai sekarang, belum ada obat yang dapat memusnahkan virus yang bersembunyi di dalam tubuh penderita. 

Virus HSV dapat memasuki kondisi dorman (tidak aktif) dan berdiam diri di sistem saraf, tepatnya ganglia dorsalis, dalam jangka waktu yang lama. Saat sistem imun menurun, virus akan kembali aktif dan memicu gejala kambuhan.

Meski sekilas terlihat sama saja, tetapi herpes genitalis memiliki beberapa jenis yang berbeda satu dengan lainnya. Jenis herpes genitalis ini dapat dibedakan berdasarkan kemunculan gejala dan terbagi menjadi empat jenis, di antaranya: 

 

  • Herpes Genitalis Asimtomatik 

 

Seseorang yang berada pada tahap ini hanya dapat dikenali melalui pemeriksaan darah. Pasalnya, ini merupakan kondisi di mana seseorang telah terjangkiti virus HSV, tetapi belum menunjukkan gejala primer. Singkatnya, ini adalah fase pertama dalam herpes genitalis.

 

  • Herpes Genitalis Primer

 

Herpes genitalis jenis ini merupakan kondisi yang terjadi pasca-kontak pertama kali dengan virus HSV. Kondisi ini ditandai dengan kemunculan berbagai gejala dan nyeri pada kulit. Seseorang yang baru saja terinfeksi bisa merasakan sakit, gatal, dan adanya luka di area genital mereka. Bahkan tak jarang penderita akan mengalami demam, tidak enak badan, sakit kepala, dan lainnya.

 

  • Herpes Genitalis Rekurens (Kambuhan) 

 

Jenis herpes genitalis ini merupakan kondisi yang terjadi setelah gejala primer hilang dengan pengobatan. Kondisi ini ditandai gejala ringan, tetapi dapat kembali muncul. Kekambuhan ini dipicu oleh menurunnya daya tahan tubuh, stres, atau trauma.

  1. Herpes Genital Atipik (Tidak Khas) 

Jenis ini merupakan kondisi yang tidak menunjukkan gejala-gejala seperti umumnya. Kondisi ini terjadi pada 60 persen kasus herpes genitalis, sehingga menjadikannya sulit diidentifikasi. Kondisi ini hanya bisa dikenali dengan uji laboratorium, seperti pemeriksaan antibodi IgM dan IgG.

***

Seseorang yang telah memiliki virus tersebut dalam jangka waktu lama sebenarnya tidak terlalu dapat menulari virus tersebut daripada orang yang baru saja terinfeksi. Secara umum, wanita lebih berisiko terinfeksi virus ini dibanding pria. 

Dalam suatu studi terhadap orang yang menderita herpes genital, 5-10% pasangannya menjadi terinfeksi pula. Seperti yang telah disinggung di awal bahwa hingga saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan herpes genitalis secara tuntas. Obat-obatan yang umum digunakan seperti Acyclovir, Valcyclovir, dan Famcyclovir hanya dapat menurunkan tingkat kekambuhan dan kemunculan gejala. 

Oleh karenanya menjadi penting bagi semua orang yang telah aktif secara seksual untuk melakukan prosedur pencegahan herpes genitalis ini. Melakukan hubungan seksual yang aman merupakan upaya preventif utama agar tak tertular penyakit ini.

Categories
Hidup Sehat

Manfaat Dari Lari Di Treadmill 

Terdapat manfaat kesehatan yang hampir tak terhitung jumlahnya dengan olahraga teratur, termasuk kekuatan jantung, penurunan berat badan, dan penurunan resistensi insulin.  Berjalan atau lari di treadmill merupakan sumber latihan baik yang dapat mengurangi tekanan pada tubuh Anda.

Anda pasti tahu bahwa berolahraga secara teratur adalah hal baik yang dapat Anda lakukan untuk tubuh Anda. Menjadi tetap aktif sangat penting karena berbagai alasan, termasuk kesehatan Anda. Berikut beberapa alasan mengapa berlari diatas treadmill bisa lebih baik daripada berlari di luar ruangan:

  • Bermanfaat bagi penderita diabetes 

Lari di treadmill adalah salah satu cara ideal untuk mendorong Anda berolahraga secara teratur. Olahraga teratur merupakan faktor yang sangat penting dalam mengendalikan kadar insulin pada penderita diabetes tipe 2, olahraga teratur menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes. Kombinasi diet dan olahraga adalah cara terbaik untuk mengendalikan gejala diabetes pada pasien yang tidak tergantung insulin. Setiap pasien disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai latihan rutin, karena olahraga yang terlalu intens sebenarnya dapat meningkatkan kadar gula darah.

  • Membakar lemak di tubuh

Berlari atau jogging di atas treadmill adalah cara yang sangat efektif untuk membakar lemak dan menurunkan berat badan Anda.  Anda direkomendasikan untuk berlatih selama 75 menit intensitas kuat atau 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap minggu. Berlari dengan treadmill adalah cara yang bagus untuk mencapai hal tersebut, karena lebih mudah bagi sendi Anda daripada berlari di luar ruangan.

  • Membuat Anda mudah berolahraga 

Berolahraga secara teratur adalah cara yang bagus untuk menjaga tubuh Anda dalam kondisi yang baik dan mengurangi tingkat penyakit. Jantung adalah otot yang paling penting dalam tubuh dan memerlukan latihan untuk tetap bugar. Treadmill adalah mesin latihan terbaik untuk Anda yang memulai perjalanan kesehatan, karena mudah digunakan dan mengurangi tekanan pada tubuh daripada banyak jenis latihan lainnya. Kebanyakan ahli merekomendasikan bahwa orang berolahraga setidaknya lima hari per minggu, selama 20-60 menit. Suatu prestasi yang mudah dicapai dengan treadmill. Treadmill menyediakan lingkungan yang sepenuhnya terkontrol, Anda dapat secara akurat mengontrol kecepatan, kemiringan, interval, dan pemulihan saat menggunakannya.

Merasa lebih bahagia secara teratur akan membuat Anda lebih puas dengan setiap latihan yang Anda lakukan. Hal ini berkontribusi terhadap lebih banyak motivasi yang Anda miliki untuk berlari lebih keras di waktu berikutnya.

Mampu mengendalikan cara Anda berlari sepenuhnya merupakan salah satu faktor motivasi yang juga besar. Selain itu, Anda dapat mendengarkan musik, membaca buku, atau bahkan menonton TV saat Anda berlari di treadmill.

Categories
Kesehatan Wanita

Mengenal Lumpektomi & Masektomi, Dua Prosedur Operasi Kanker Payudara

Kanker payudara masih memegang predikat sebagai kanker dengan penderita paling banyak di Indonesia. Berdasarkan data yang dimiliki Global Cancer Observatory, kanker payudara menyerang 42, 1 per 100.000 penduduk dengan tingkat kematian 17 per 100.000 penduduk. Penyakit ini sebenarnya dapat diatasi sampai tuntas jika disadari sejak awal. Penanganan khas kanker payudara adalah lumpektomi dan masektomi.

Dua penanganan tersebut dapat menjadi alternatif pilihan selain penanganan kanker yang sifatnya umum, seperti kemoterapi. Baik lumpektomi dan masektomi sama-sama mengandalkan metode bedah. Lantas, di manakah letak perbedaan di antara keduanya?

  • Masektomi

Secara garis besar, mastektomi dapat dipahami sebagai sebuah prosedur operasi untuk mengangkat seluruh payudara yang telah terserang sel kanker. Pilihan ini tak jarang langsung ditawarkan oleh dokter yang menangani pasien. Namun, sebelum menentukan pilihan, pastikan terlebih dahulu baik dan buruk dari metode ini.

Ketika seluruh jaringan payudara yang terkena kanker diangkat, kemungkinan sel kanker itu tertinggal atau kembali lagi jadi semakin kecil. Bagi sebagian wanita, kondisi ini mungkin akan menjauhkannya dari kekhawatiran. Tetapi, metode ini juga tetap mengharuskan pasien melakukan terapi radiasi, tergantung dari hasil patologi.

Prosedur mastektomi meninggalkan beberapa cela, salah satunya adalah ia membutuhkan waktu lebih lama dan lebih luas daripada metode lumpektomi. Selain itu, efek sampingnya dari masektomi pun terbilang cukup banyak.

Mastektomi ini terbagi lagi ke dalam lima jenis prosedur, di antaranya:

  • Sederhana (total): Dalam prosedur ini, dokter akan mengangkat seluruh payudara, tetapi tidak menghilangkan kelenjar getah bening di ketiak atau otot di bawah payudara. Mastektomi sederhana ini direkomendasikan untuk wanita yang ingin mencegah kanker payudara tumbuh kembali.
  • Radikal yang dimodifikasi: Prosedur mastektomi ini mengangkat seluruh payudara dan beberapa kelenjar getah bening. Namun, tidak ada otot yang diangkat. Dokter melakukan mastektomi ini untuk memeriksa kelenjar getah bening dan menentukan kanker telah menyebar di luar payudara atau belum.
  • Radikal: Tindakan ini adalah jenis mastektomi yang paling invasif. Mastektomi radikal mengangkat seluruh payudara, kelenjar getah bening di ketiak, dan otot-otot di dada. Prosedur ini hanya disarankan jika kanker telah menyebar ke otot-otot dada di payudara.
  • Sebagian: Dalam prosedur ini, dokter hanya mengangkat bagian payudara yang terkena kanker dan beberapa jaringan di sekitarnya. Meskipun mirip dengan lumpektomi, prosedur ini menghilangkan lebih banyak jaringan.
  • Subkutan: Prosedur ini juga dikenal sebagai mastektomi puting, operasi ini menyasar semua jaringan payudara tetapi tetap mempertahankan puting.

Jenis prosedur ini akan menyesuaikan kondisi dari pasien setelah dokter mendapatkan diagnosis yang pasti.

  • Lumpektomi

Perbedaan mendasar masektomi dan lumpektomi adalah jaringan yang diangkat. Lumpektomi hanya akan mengangkat jaringan payudara yang terserang, tanpa mengambil atau menghilangkan payudara.

Kemudian, meski membuang sebagian jaringan, lumpektomi tetap mencoba untuk membuat payudara terlihat semirip mungkin dengan aslinya. Prosedur ini direkomendasikan untuk pasien dengan bentuk kanker yang kurang invasif.

Setelah prosedur lumpektomi, dokter akan memeriksa untuk memastikan semua kanker telah terangkat. Biasanya pasien akan memerlukan terapi radiasi (RT) setelah operasi lumpektomi untuk mencegah kanker berulang dan menghancurkan sel-sel kanker yang tersisa.

Sisi positif dari lumpektomi adalah pasien tetap dapat mempertahankan sebagian besar penampilan dan sensasi payudara. Namun, lumpektomi memiliki beberapa kelemahan potensial, seperti pasien masih harus menjalani terapi radiasi selama 5 hingga 7 minggu sebanyak 5 hari per minggu sebagai upaya memaksimalkan hasil yang didapat.

***

Berdasarkan apa yang tersaji di atas, terlihat jelas pebedaan dari kedua metode penanganan kanker payudara dengan metode operasi tersebut. Adapun yang terbaik di antara masektomi dan lumpektomi kembali lagi ke masing-masing kondisi dari pasien. Dokter akan memberikan rekomendasi metode yang paling baik dan tepat untuk pasien berdasarkan diagnosis yang dimilikinya.

Categories
Hidup Sehat

Waspada Ini Ciri Kekurangan Vitamin D yang Membahayakan Kesehatan

Tubuh memerlukan berbagai vitamin untuk dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar. Masing-masing vitamin memiliki fungsinya sendiri-sendiri, seperti vitamin D yang memiliki peran untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan fungsi seperti ini, vitamin D mampu untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

 

Kekurangan vitamin D dapat berdampak buruk pada kesehatan. Setidaknya, diperkirakan terdapat satu miliar orang di seluruh dunia yang kekurangan vitamin D. Sebagian besar mereka tidak mengenali ciri kekurangan vitamin D. Lalu, seperti apa ciri-ciri kekurangan vitamin D yang perlu diwaspadai?

 

  • Merasakan nyeri pada tulang dan punggung

 

Vitamin D telah dipercaya sejak lama dapat menunjang kesehatan tulang. Dalam hal ini, vitamin D bekerja dengan meningkatkan penyerapan kalsium tubuh. Salah satu ciri umum kekurangan vitamin D, yaitu munculnya rasa nyeri tulang atau sakit punggung.

 

Hal ini didukung oleh sebuah penelitian melibatkan lebih dari 9.000 partisipan wanita lansia yang memiliki gejala kekurangan vitamin D. Dari hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa partisipan seringkali mengeluhkan rasa sakit punggung yang berakibat pada terganggunya aktivitas sehari-hari mereka.

 

  • Gejala tulang keropos

 

Masih berhubungan dengan kesehatan tulang, kekurangan vitamin D dapat memicu pengeroposan tulang. Kekurangan vitamin D menyebabkan tubuh tidak dapat menyerap kalsium dan metabolisme tulang dengan optimal. Hal ini berujung pada risiko terjadinya tulang keropos atau osteoporosis, terutama pada kelompok lanjut usia.

 

Pada dasarnya, dengan kadar vitamin D normal, kepadatan mineral pada tulang akan semakin menurun sejalan dengan bertambahnya usia seseorang.

 

Terdapat sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa kadar vitamin D dan kepadatan tulang pada 1.100 yang berusia di atas 35 atau tergolong dalam kelompok usia paruh baya dengan kondisi kesehatan reproduksi telah menopause dan pascamenopause, terhitung cukup rendah. Bahkan, ketika mereka telah rutin mengonsumsi suplemen dosis tinggi, kepadatan tulang tidak begitu terlihat perubahannya secara signifikan.

 

  • Rawan terkena penyakit

 

Tidak hanya sebagai penunjang kesehatan tulang pada tubuh, vitamin D juga dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Peran ini lah yang memungkinkan vitamin D dapat mencegah virus dan bakteri pemicu penyakit menginfeksi tubuh.

 

Vitamin D akan membantu sel-sel dalam tubuh untuk melawan infeksi. Ketika seseorang kekurangan vitamin D, ia memiliki risiko tinggi terkena penyakit, seperti flu, pilek, atau radang tenggorokan.

 

  • Terjangkit penyakit rakitis

 

Pernahkah Anda mendengar penyakit rakitis? Rakitis termasuk dalam kelompok penyakit tulang, yang mana terjadinya pelunakan dan pelemahan tulang pada anak. Pemicu penyakit ini tidak lain, karena kekurangan vitamin D.

 

Ketika seseorang kekurangan vitamin D, maka tubuh memiliki kesulitan dalam menjaga kadar kalsium dan fosfor dalam tulang itu sendiri. Hal ini kemudian akan berdampak pada risiko munculnya penyakit rakitis. Cara sederhana mencegah penyakit rakitis, yaitu dengan mengonsumsi vitamin D.

 

Bagaimana caranya untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh?

Tercukupinya vitamin D dalam tubuh dapat menjaga massa tulang dan juga mengurangi risiko terjadinya patah tulang. Tidak hanya itu, kekurangan vitamin D juga ternyata dapat memicu timbulnya penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.

 

Cara untuk memenuhi kebutuhan vitamin D yang perlu Anda coba, antara lain rutin mengonsumsi ikan kembung, salmon, jamur, tuna, dan juga produk olahan susu, seperti keju dan yogurt. Anda juga dapat memperoleh kandungan vitamin D dari telur, vitamin atau suplemen tambahan.

 

 

 

 

Categories
Penyakit

Lakukan Hal Ini Ketika Mabuk Perjalanan

Mabuk perjalanan atau motion sickness terjadi saat otak menerima sinyal yang tidak selaras dari sensor-sensor keseimbangan

Penyakit mabuk perjalanan adalah sensasi yang membuat Anda pusing. Kondisi ini biasanya terjadi ketika Anda bepergian dengan mobil, kapal, pesawat, atau kereta api.

Kondisi mabuk perjalanan terjadi karena organ-organ sensorik tubuh Anda mengirim pesan campuran ke otak Anda, menyebabkan pusing atau mual. Beberapa orang sadar bahwa mereka rentan terhadap kondisi tersebut.

Penyakit mabuk perjalanan biasanya menyebabkan perut buncit. Gejala lain termasuk keringat dingin dan pusing.  Seseorang dengan mabuk perjalanan mungkin menjadi pucat atau mengeluh sakit kepala. Selain itu, berikut gejala-gejala akibat mabuk perjalanan:

  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan atau kesulitan menjaga keseimbangan Anda
  • Muka pucat
  • Berkeringat
  • Nafas pendek
  • Pusing
  • Tidak enak badan

Penyakit mabuk perjalanan sembuh dengan cepat dan biasanya tidak memerlukan diagnosis profesional. Kondisi ini umumnya datang dan hanya terjadi selama perjalanan atau kegiatan spesifik lainnya.

Berikut adalah beberapa tips penting untuk mencegah mabuk perjalanan:

  • Perhatikan konsumsi makanan dan minuman, sebelum dan selama perjalanan Anda.
  • Cobalah untuk memilih tempat duduk di mana Anda akan mengalami sedikit gerakan.
  • Pilih untuk duduk di bagian depan mobil
  • Saat bepergian dengan mobil atau kapal, jaga pandangan Anda tetap di cakrawala atau pada titik yang tetap.
  • Buka ventilasi atau sumber udara segar jika memungkinkan.
  • Jangan membaca saat bepergian jika mengalami mabuk perjalanan, dan jangan duduk di kursi yang menghadap ke belakang.
  • Hindari bau yang kuat dan makanan pedas atau berminyak segera sebelum dan selama perjalanan.

Untuk sementara, pengobatan diatas cukup efektif untuk membantu Anda dari mabuk perjalanan. Selain itu, obat-obatan juga merupakan cara yang baik untuk mencegah mabuk perjalanan dan sebaiknya diminum sebelum Anda berpergian.

Gejala mabuk perjalanan biasanya berhenti ketika gerakan yang menyebabkannya berhenti. Tetapi ada orang yang menderita gejala mabuk perjalanan bahkan untuk beberapa hari setelah perjalanan berakhir.