Categories
Penyakit

Pengertian dan Gejala Esopaghitis yang Perlu Dipahami

Seseorang pasti pernah mengalami kesulitan dan merasa sakit ketika menelan atau merasakan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini patut diwaspadai bagi orang yang pernah mengalaminya, karena kemungkinan mengalami peradangan pada kerongkongan atau juga disebut dengan istilah esopaghitis.

Esophagus atau kerongkongan adalah organ dengan fungsi menyalurkan makanan dari mulut ke lambung. Makanan yang dikonsumsi akan berjalan melalui esofaus dengan menggunakan proses peristaltik. Naiknya asam lambung ke kerongkongan ini berisiko merusak jaringan-jaringan esofagus, tingkat keparahannya semakin tinggi jika seseorang menelan basa kuat dibanding organ lambung.

Apa Itu Esopaghitis

Merupakan peradangan yang terjadi pada lapisan kerongkongan, organ ini berbentuk pipa dengan fungsi menyalurkan makanan dari mulut ke lambung. Naiknya asam lambung ke kerongkongan bisa menimbulkan rasa sakit dan kesulitan ketika menelan, hingga menimbulkan rasa perih yang muncul di dada.

Durasi waktu atau lama penyembuhan kondisi ini tergantung dari apa yang menyebabkan serta kekebalan tubuh dari penderita.  Pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang baik bisa sembuh setelah menjalani pengobatan kurang lebih selama dua hingga empat minggu. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini akan merusak jaringan sehingga menimbulkan luka.

Selain menimbulkan luka kondisi ini juga bisa menyebabkan penyempitan pada kerongkongan, perlu diwaspadai jika seseorang mengalami beberapa gejala yang merupakan tanda munculnya kondisi ini. Jika beberapa gejala tersebut muncul, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat, berikut ini beberapa gejalanya.

  • Sakit ketika menelan.
  • Sulit menelan.
  • Terasa perih di dada atau biasanya terasa di belakang tulang dada saat makan.
  • Mual dan muntah.
  • Merasakan nyeri pada ulu hati.
  • Asam lambung terasa naik ke kerongkongan atau ke mulut (regurgitasi).
  • Sariawan, tidak nafsu makan dan batuk.

Gejala berbeda dialami anak-anak, selain kesulitan saat makan atau menelan asi, kondisi ini juga ditandai dengan terganggunya pertumbuhan. Jika seseorang atau anak mengalami beberapa gejala berikut ini.

  • Merasakan nyeri di dada seperti ditindih, terutama jika seseorang itu juga menderita penyakit jantung dan hipertensi.
  • Sulit meneln air meskipun hanya dalam jumlah sedikit dan merasa ada makanan yang tersangkut di kerongkongan.

Penyebab Muncul

  • Refluks

Kondisi di mana naiknya asam lambung ke kerongkongan, disebabkan adanya gangguan pada katup yang fungsinya menahan isi lambung agar tidak naik ke kerongkongan. Kondisi ini juga lebih cenderung muncul pada penderita asam lambung yang tidak mendapat pengobatan.

  • Alergi

Muncul akibat reaksi alergi yang bisa dipicu makanan tertentu, seperti telur, susu, gandum, kacang kedelai atau daging sapi. Selain makanan, reaksi alergi yang menimbulkan kondisi di atas bisa dipicu karena debu.

  • Infeksi

Keadaan ini disebabkan beberapa hal seperti infeksi bakteri, virus atau jamur pada jaringan esofagus atau kerongkongan. Infeksi bisa terjadi karena pasien memiliki daya tahan tubuh yang lemah, seperti menderita penyakit HIV, kanker dan diabetes.

  • Obat-obatan

Perlu diketahui jika esopaghitis bisa muncul karena dipicu oleh beberapa jenis obat, seperti antibiotik atau obat pereda nyeri. Bahkan peradangan yang muncul bisa dalam jangka waktu yang lama, kondisi ini juga dipicu karena kebiasaan seseorang menelan obat tanpa air.

Apabila kondisi ini sudah mengalami komplikasi hingga membuat kerongkongan menjadi sempit, dokter bedah saluran, cerna akan melakukan operasi untuk melebarkan kerongkongan ini kembali, kerongkongan yang menyempit bisa membuat makanan tersangkut ketika ditelan.

Categories
Hidup Sehat

Hati-hati, Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Methylprednisolone

Methylprednisolone (methilprednisolone) merupakan obat kortikosteroid yang umum digunakan untuk mengatasi peradangan. Obat ini tersedia dalam berbagai bentuk sediaan termasuk tablet atau injeksi, dan bisa didapat melalui resep dokter.

Meski efektif mengatasi berbagai permasalahan yang umum, mulai dari pembengkakan hingga kanker, ada hal yang harus diperhatikan dalam penggunaanya.

Kegunaan methylprednisolone

Methilprednisolone efektif mengontrol respon peradangan tubuh dan sistem kekebalan tubuh. Dokter biasanya memberikan methylprednisolone untuk mengatasi kondisi kesehatan diantaranya:

  • Alergi
  • Lupus
  • Gangguan endokrin
  • Rheumatoid arthritis dan psoriatic arthritis
  • Penyakit kulit, seperti psoriasis dan sindrom Stevens-Johnson
  • Gangguan pencernaan, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulseratif
  • Gangguan pernapasan
  • Leukimia
  • Multiple sklerosis
  • Kanker limpa

4 Hal yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi Methylprednisolone

Dosis penggunaan methilprednisolone didasarkan pada kondisi pasien antara lain:

  • Usia

Dosis penggunaan, bentuk sediaan, dan frekuensi konsumsi methilprednisolone berbeda antara anak-anak dan orang dewasa. Perbedaan ini juga dilihat dari jenis dan keparahan penyakit yang diderita.

Misalnya, untuk mengobati multiple sklerosis pada anak-anak (usia 0-17 tahun) dokter akan memberikan dosis paling rendah. Untuk orang dewasa (usia 18-64 tahun) dimulai dari dosis 160 mg per hari.

  • Penggunaan obat-obatan lain

Methylprednisolone memiliki interaksi negatif dengan obat-obatan atau suplemen lain. Kontraindikasi dapat menurunkan efektivitas obat atau menghasilkan efek samping. Maka dari itu sangat disarankan untuk terbuka mengenai hal ini ke petugas kesehatan sebelum mulai mengonsumsinya.

Salah satu obat yang menimbulkan efek berbahaya jika dikombinasikan dengan methilprednisolone adalah vaksin hidup seperti vaksin flu, varicella (cacar air), campak, gondok, dan rubella (RMR).

Obat yang dapat meningkatkan risiko efek samping dari metilprednisolon atau obat lain antara lain siklosporin, ketokonazol, aspirin, warfarin, dan heparin.

Sedangkan obat yang dapat menurunkan efektivitas methilprednisolone meliputi fenobarbital, fenitoin, dan rifampisin. Dalam hal ini dokter mungkin akan meningkatkan dosis methylprednisolone.

Pengguna methilprednisolone juga sangat tidak disarankan mengonsumsi grapefruit (jeruk bali merah) karena dapat meningkatkan risiko efek samping.

  • Kondisi kesehatan pasien

Riwayat kesehatan pasien berkaitan dengan penggunaan obat lainnya. Methylprednisolone kemungkinan besar memperburuk kondisi pasien.

Jika Anda memiliki riwayat medis maka diharapkan terbuka ke petugas kesehatan, terutama:

  • Penyakit jantung
  • Diabetes
  • Maag
  • Glaukoma
  • Infeksi
  • Masalah hati, seperti sirosis
  • Hipotiroidisme
  • Herpes mata
  • Sklerosis sistemik

Hingga saat ini belum ada penelitian yang cukup mengenai methilprednisolone pada wanita hamil, sehingga obat ini hanya boleh dikonsumsi jika potensi manfaatnya lebih besar daripada risikonya.

Pada wanita menyusui, methylprednisolone dapat masuk ke dalam ASI dan menyebabkan efek samping pada anak yang disusui. Konsultasikan dengan dokter mengenai solusi yang tepat.

  • Efek samping

Konsumsi methylprednisolone dapat mempengaruhi kadar hormon dan fungsi tubuh. Orang yang tidak merespon obat dengan baik ditandai dengan berhentinya produksi hormon dalam tubuh. Dokter akan mengurangi dosis yang diberikan untuk mengatasi kondisi ini.

Karena obat ini bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, penggunanya juga harus terus memperhatikan kondisi kesehatan dengan menjauhi faktor risiko penyakit, termasuk orang yang sakit atau baru saja sembuh.

Adapun efek samping umum yang dapat terjadi antara lain:

  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Penambahan berat badan
  • Otot lemah
  • Timbulnya masalah kulit, seperti jerawat
  • Peningkatan rasa haus

Segera kunjungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang tak kunjung hilang atau semakin parah.  Anda juga diharapkan menemui petugas medis bila mengalami efek samping serius seperti:

  • Reaksi alergi, seperti gatal, kesulitan bernapas, dan pembengkakan lidah atau tenggorokan
  • Perubahan emosi dan suasana hati, seperti kecemasan, depresi, atau psikosis
  • Perubahan kemampuan penglihatan
  • Masalah urinasi
  • Sakit pada punggung, pinggul, pundak, atau lengan
  • Pembengkakan pada kaki atau tangan
  • Proses penyembuhan luka yang lama

Setiap obat-obatan atau suplemen memiliki risiko dan efek sampingnya ketika tidak dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar methylprednisolone dapat mendiskusikannya dengan dokter secara langsung melalui aplikasi SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Categories
Penyakit

Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors dan Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi, atau biasa dikenal dengan sebutan tekanan darah tinggi, merupakan sebuah kondisi serius yang memengaruhi 1 dari 3 orang dewasa di Amerika Serikat. Kondisi ini dikarakterisasikan dengan pembacaan tekanan darah di atas 130/80 mmHg. Obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah disebut dengan istilah antihipertensi, yang tersedia dalam berbagai kelas, salah satunya adalah ACE inhibitor. ACE singkatan dari “angiotensin converting enzyme”. Obat-obatan ini menurunkan tekanan darah dengan cara membuat pembuluh darah relaks dan membuka, dan menyebabkan aliran darah lebih lancar. Sejak tahun 1981, ACE inhibitor diresepkan untuk merawat hipertensi. Hal tersebut disebabkan karena ACE inhibitor lebih mudah ditoleransi oleh tubuh. Obat ini biasanya diminum satu kali sehari, biasanya pada pagi hari. Obat ini juga dapat diresepkan bersamaan dengan diuretic atau penghambat saluran kalsium, yang mana juga digunakan sebagai obat perawatan tekanan darah tinggi.

Bagaimana ACE inhibitor bekerja?

ACE inhibitor memiliki 2 fungsi utama, yaitu mengurangi jumlah sodium yang tersimpan di ginjal, dan menghentikan produksi hormon yang bernama angiotensin II. Hormon ini biasanya menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Saat hormon angiotensi II tidak diproduksi, darah dapat mengalir lewa pembuluh darah dengan lebih efektif. Hal ini akan membantu pembuluh darah untuk relaks dan membesar, sehingga dapat mengurangi tekanan darah. Selain menurunkan tekanan darah, ACE inhibitor juga memiliki dampak yang positif terhadap kesehatan keseluruhan. Obat-obatan ini dapat memperlambat perkembangan penyakit ginjal dan atherosclerosis. Atherosclerosis adalah penyempitan arteri yang disebabkan karena penumpukan plak. ACE inhibitor juga telah dibuktikan bermanfaat untuk orang-orang yang menderita penyakit diabetes.

Efek samping ACE inhibitor

Kebanyakan orang dapat mentoleransi obat ini dengan baik. Namun, sama seperti obat-obatan lain, ACE inhibitor dapat menyebabkan beberapa efek samping bagi beberapa orang, seperti kelelahan, ruam, menurunnya kemampuan untuk merasa, batuk kering, tekanan darah rendah, dan pingsan. Dalam kasus yang jarang ditemukan, ACE inhibitor dapat menyebabkan bibir, lidah, dan tenggorokan membengkak, membuat Anda kesulitan bernapas. Hal ini kemungkinan akan terjadi pada orang-orang yang merokok. Apabila Anda adalah perokok aktif, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu tentang risiko efek samping sebelum Anda menggunakan ACE inhibitor. Orang-orang dengan fungsi ginjal yang terganggu juga perlu berhati-hati menggunakan obat-obatan jenis ini. ACE inhibitor dapat meningkatkan level potassium. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan ginjal pada orang-orang yang memiliki ginjal yang rusak. Karena risiko efek samping ini, ACE inhibitor biasanya tidak direkomendasikan untuk ibu hamil.

Beberapa obat-obatan penghilang rasa sakit OTC juga dapat mengurangi keefektifan ACE inhibitor. Pastikan Anda konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan ibu profen, naproxen, dan obat antiperadangan nonsteroid lain. Minum obat-obatan tersebut saat Anda diresepkan ACE inhibitor mungkin tidak berbahaya apabila sesekali dilakukan. Namun, hindari konsumsi bersamaan secara teratur. Konsultasi dengan dokter apabila Anda memiliki kekhawatiran seputar potensi interaksi obat.

Sama seperti obat-obatan resep lain, Anda tidak boleh berhenti mengonsumsi angiotensin converting enzyme inhibitor kecuali atas anjuran dari dokter. Mungkin Anda akan sangat tertarik berhenti menggunakan obat tersebut setelah tubuh merasa baikan. Namun, terus menerus mengonsumsinya akan membantu menjaga tekanan darah dalam batas yang sehat. Apabila Anda menderita efek samping apapun, hubungi dokter terlebih dahulu sebelum Anda berhenti menggunakan obat. Efek samping tersebut dapat hilang setelah beberapa waktu. Dokter juga mungkin memiliki panduan khusus bagaimana menghentikan pengobatan.

Categories
Obat

Jangan Diremehkan, Ini Bahaya Alergi Antibiotik

Antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Akan tetapi, tidak semua orang bisa sembuh dengan efektif setelah mengonsumsi antibiotik. Beberapa orang mungkin memiliki alergi antibiotik yang menimbulkan efek samping setelah pemakaiannya.

Apabila Anda memiliki alergi antibiotik, Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsinya. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter demi keamanan kesehatan Anda. 

Bahaya alergi antibiotik

Reaksi alergi terhadap obat antibiotik tidak selalu langsung dirasakan. Anda mungkin tidak mengalaminya pada tahap-tahap awal mengonsumsi antibiotik. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, alergi mulai berkembang dan obat tersebut tidak lagi efektif untuk mengobati penyakit Anda.

Anda harus bisa membedakan reaksi alergi dengan efek samping. Efek samping obat biasanya cenderung lebih ringan dan umumnya berupa mual, sakit perut, diare, dan ruam kulit setelah beraktivitas di bawah sinar matahari.

Akan tetapi, hal ini berbeda dengan reaksi alergi. Anda akan merasakan gejala yang lebih serius bila Anda memiliki alergi terhadap obat yang dikonsumsi, termasuk antibiotik. 

Reaksi alergi tersebut dapat berupa penurunan tekanan darah, hidung tersumbat, detak jantung cepat, dan sesak napas. Apabila Anda merasakan gejala ini, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Jangan remehkan reaksi alergi, meski gejala yang Anda rasakan mungkin tidak terlalu parah. Seiring berjalannya waktu, alergi akan semakin berkembang menjadi parah dan berbahaya untuk kesehatan Anda.

Tubuh Anda membangun antibodi untuk melawan antibiotik tersebut. Akibatnya, respon sistem kekebalan Anda akan lebih kuat setiap saat dan dapat mempersingkat waktu yang diperlukan untuk memunculkan gejala reaksi. 

Bahkan, dalam kasus yang cukup parah, reaksi ini bisa menyebabkan kematian hanya beberapa menit setelah antibiotik dikonsumsi.

Karena itu, segera hentikan penggunaan antibiotik dan konsultasikan dengan dokter Anda apabila Anda mengalami reaksi alergi. 

Diagnosa reaksi alergi antibiotik

Sebelum mengalami reaksi alergi, Anda bisa terlebih dahulu mencari tahu apabila Anda memiliki alergi antibiotik atau tidak. Proses diagnosa biasanya akan dilakukan dengan cara: 

  • Tes darah

Darah Anda akan diambil sebagai sampel untuk kemudian diuji. Hasil pengujian akan memberikan informasi kepada dokter mengenai cara tubuh Anda bekerja. Darah akan diambil dari area tangan atau lengan Anda. 

  • Patch test

Tes ini dilakukan dengan memberikan sejumlah antibiotik dalam dosis kecil ke kulit Anda. Area kulit yang diberikan antibiotik akan ditutup dengan patch khusus selama dua hari. Setelah itu, pihak rumah sakit akan melihat reaksi kulit Anda terhadap antibiotik tersebut.

  • Tes dengan jarum

Pada tes ini, kulit Anda akan ditusuk dengan jarum. Setetes kecil antibiotik akan diletakkan di lengan bagian bawah Anda. Nanti, pihak rumah sakit akan memperhatikan reaksi yang ditimbulkannya. 

  • Tes intradermal

Sejumlah kecil cairan antibiotik akan diletakkan di bawah permukaan kulit Anda. Nantinya, pihak rumah sakit akan mengawasi reaksinya. 

  • Tes provokasi obat

Tes ini dikenal juga dengan sebutan tes tantangan antibiotik. Pihak rumah sakit akan memberikan peningkatan dosis antibiotik kepada Anda. Anda akan diminta untuk menggunakan antibiotik dengan dosis yang dinaikkan tersebut dan mengawasi reaksinya. 

Berdasarkan hasil tes yang dilakukan, Anda bisa mengetahui seperti apa reaksi alergi yang ditimbulkan apabila Anda memiliki alergi antibiotik. Semakin cepat Anda menyadari alergi Anda, semakin cepat juga Anda bisa melakukan upaya pencegahan dan mencari alternatif pengobatan yang lain.

Categories
Penyakit

9 Obat Populer Penurun Kolesterol Selain Simvastatin

Anda yang memiliki riwayat koleterol tinggi pastinya sudah terbiasa mengonsumsi obat penurun kolesterol seperti simvastatin. Obat berjenis statin ini merupakan salah satu obat terpopuler yang paling sering diresepkan dokter apabila hasil laboratorium menunjukkan ada memiliki kadar kolesterol tinggi di atas 200 miligram per desiliter.

Tingkat kolesterol yang tinggi baiknya tidak dibiarkan karena dapat menimbulkan beragam penyakit kronis. Mulai dari penyakit jantung koroner sampai serangan stroke, semua dapat berawal dari tingginya kadar kolesterol jahat di dalam darah Anda. Penggunaan obat seperti simvastatin sendiri dapat menjadi jalan cepat menurunkan kadar kolesterol jahat.

Namun selain obat tersebut, sebenarnya masih banyak obat lain yang kerap direkomendasikan dokter untuk memperbaiki kadar kolesterol dalam darah. Berikut ini adalah obat-obat yang populer diresepkan bagi penderita kolesterol tinggi.

  1. Atorvastatin

Atovastatin sebenarnya sama seperti simvastatin, yakni sama-sama merupakan obat berjenis statin yang bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Namun selain itu, atorvastatin juga memiliki fungsi menurunkan kadar lemak dalam darah atau trigeserid. Atorvastin umumnya diberikan kepada penderita penyakit jantung ataupun pasien yang memiliki tekanan darah tinggi.

  • Colesevelam

Colesevelam merupakan obat penurun kolesterol berjenis resin. Obat ini membantu tubuh membuang kolesterol yang berlebih dengan cara mengikat empedu di usus Anda. Selain membuang kolesterol ektra, jenis obat yang satu ini juga dapat mengontrol kadar gula dalam darah sehingga kerap diresepkan kepada penderita diabetes tipe 2.

  • Fenofibrate

Banyak nama lain dari obat ini, seperti tricor, trilipix, ataupun triglide. Tidak seperti statin yang mampu menurunkan kadar kolesterol jagat, fenofibrate merupakan obat jenis fibrate yang berfungsi menaikkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan trigeserida atau lemak dalam darah. Obat ini tidak dapat dibeli secara bebas. Anda baru bisa mendapatkannya jika memperoleh resep dokter.

  • Lopid

Sama seperti fenofibarate, lopid merupakan obat pengontrol kolesterol berjenis fibrate yang berfungsi menaikkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan lemak dalam darah. Biasanya obat ini diresepkan untuk diminum sebelum sarapan dan makan malam dengan jeda waktu sekitar 30 menit sebelum Anda menyantap makanan.

  • Ezetimibe

Ezetimibe merupakan obat yang diresepkan dokter guna mengurangi kadar kolesterol dalam darah dengan cara menghambat penyerapan kolesterol. Namun, penggunaan obat ini umumnya tidak tunggal. Dokter akan memberi tambahan resep atorvastatin ataupun simvastatin guna menurunkan kadar kolesterol pasien terlebih dahulu.

  • Lovastatin

Sama seperti simvastatin, lovastatin merupakan obat jenis statin yang berfungsi menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Lovastatin biasa diresepkan kepada penderita kolesterol tinggi yang sudah tahunan. Ini karena sifat lovastatin yang lebih mengarha untuk obat jangka panjang. Waktu mengonsumsi lovastatin umumnya adalah setiap sebelum tidur.

  • Pravastatin

Satu lagi jenis obat penurun kolesterol berjenis statin adalah pravastatin. Obat ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang sibuk bekerja atau sedang dalam perjalanan jauh. Pasalnya, pravastatin dapat dikonsumsi tanpa didahului asupan makanan terlebih dahulu.

  • Niasin

Niasin merupakan olahan dari vitamin B3 yang juga kerap digunakan untuk penderita kolesterol tinggi. Obat ini mampu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat. Umumnya niasin digunakan dengan pengombinasian menggunakan obat penurun kadar kolesterol lainnnya.

  • Rosuvastatin

Satu lagi obat berjenis statin yang manfaatnya seperti simvastatin. Namun, rosuvastatin memiliki dosis yang lebih tinggi. Penggunaan obat ini biasa ditujukan peada pasien-pasien yang memiliki faktor risiko besar terkena penyakit kardiovaskular.

***

Banyak bukan jenis obat pengontrol kadar kolesterol selain simvastatin. Jadi, jangan kaget jika tiba-tiba ketika berobat, dokter meresepkan obat selain simvastatin untuk mengatasi masalah kolesterol Anda yang tinggi, ya.

Categories
Penyakit

Masalah Pencernaan karena Bakteri Selain Penyakit Whipple

Mungkin sebagian besar masyarakat kita masih asing dengan penyakit whipple. Sebab memang jarang ditemui di Indonesia. Sementara itu, penyakit ini juga memang terbilang langka di mana hanya dialami oleh sekitar 1 dari 1 juta orang.

Orang yang terserang penyakit whipple dapat dideteksi lantaran dia mengeluhkan sesuatu di persendian atau sistem pencernaannya. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Tropheryma whipplei (T. whipplei) ini akan mengacaukan kinerja sistem cerna manusia.

Pada awalnya, bakteri ini akan menyerang lapisan mukosa usus kecil. Kemudian, bakteri tersebut akan memunculkan lesi (jaringan yang tumbuh secara abnormal) di dalam dinding usus. Bakteri ini juga dapat menyerang jaringan vili yang melapisi usus halus.

Kemudian, bakteri yang telah berkembang di dalam tubuh inangnya itu akan mulai mengganggu proses pemecahan lemak dan karbohidrat di dalam tubuh sehingga menghambat kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi.

Karena tubuh korban tak mampu lagi menyerap nutrisi, tentunya keseimbangan tubuh korban akan terganggu. Pada akhirnya, banyak anggota tubuh yang tak mampu lagi bekerja dengan baik dan mulai menyebabkan masalah-masalah kesehatan lain yang memperparah kondisinya.

Pencernaan manusia memang rentan sekali mengalami masalah kesehatan. Sebab dia bertugas menerima makanan atau minuman dari luar tubuh. Kenyataan bahwa ada banyak sekali kemungkinan semua itu telah terkontaminasi oleh sesuatu yang berbahaya, membuat pencernaan menjadi “sarang penyakit”.

Selain penyakit whipple, ada beberapa masalah kesehatan yang terjadi di pencernaan oleh sebab terinfeksi bakteri. Beberapa di antaranya adalah:

  • Diare

Diare merupakan salah satu gangguan sistem pencernaan yang banyak dialami. Di mana gangguan pencernaan ini akan membuat perut terasa mulas dan feses penderita menjadi encer. Gangguan ini terjadi karena selaput dinding usus besar si penderita mengalami iritasi.

Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang menderita diare, di mana salah satunya yaitu karena penderita mengkonsumsi makanan yang tidak higenis atau mengandung kuman, sehingga dengan begitu gerakan peristaltik usus menjadi tidak terkendali serta di dalam usus besar tidak terjadi penyerapan air.

Jika fases penderita bercampur dengan nanah atau darah, maka gejala tersebut menunjukan bahwa si penderita mengalami desentri yang mana gangguan itu disebabkan karena adanya infeksi bakteri Shigella pada dinding usus besar orang yang menderitanya.

  • Gastritis

Gastritis merupakan penyakit atau gangguan di mana dinding lambung mengalami peradangan. Meski umumnya kondisi kesehatan ini disebabkan karena kadar asam klorida atau Hcl terlalu tinggi, tetapi tak sedikit kasus terjadi lantaran infeksi bakteri melalu makanan yang tidak higienis.

Penyakit ini cenderung kompleks. Sebab gejalanya bisa membuat seluruh sistem pencernaan terganggu. Mulai dari perut kembung hingga muntah darah. Kondisi ini terbilang serius dan harus mendapat penanganan segera.

  • Leptospirosis

Penyakit ini sebenarnya memang tidak murni menyerang sistem pencernaan, sama seperti penyakit whipple. Namun, gejalanya bisa meluas sampai ke sana. Salah satu gejala yang biasa terjadi ketika seseorang terserang leptospirosis adalah sakit perut dan diare. Selain itu, sering juga penderita mengalami mual dan muntah-muntah.

Tikus sering dijumpai sebagai media penyebaran penyakit leptospirosis. Penyakit ini sebenarnya disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans. Penyakit akibat infeksi bakteri ini harus ditangani secara intensif agar benar-benar sembuh. Sebab, komplikasinya bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius seperti gagal ginjal, meningitis, dan kerusakan organ-organ tubuh lainnya.

***

Penyakit whipple memang amat jarang ditemui, tidak seperti masalah-masalah pencernaan lain. Namun, kenyataan itu bukan berarti membuat kita boleh menyepelekannya. Teknis pengobatan yang belum begitu memadai untuk penyakit ini juga harus dijadikan pertimbangan. Lebih baik melakukan berbagai macam upaya pencegahan agar tidak harus repot di kemudian hari. Memastikan makanan yang kita makan higienis adalah cara terbaik terhindar dari risiko penyakit ini.

Categories
Parenting

Mendukung Proses Sosialisasi Anak Selama Karantina di Rumah

Merebaknya wabah Covid-19 memaksa seluruh orang untuk berdiam diri di rumah, terutama anak-anak. Pandemi ini membawa dampak yang sangat besar pada perkembangan sosialisasi anak karena dibatasinya aktivitas di luar ruangan.

Hal ini juga sangat memengaruhi psikologis mereka. Mereka akan merasa terisolasi, bosan, kesal, cemas, sedih, bahkan takut akan penyebaran virus corona.

Membiarkan anak terus menatap layar akan menurunkan keterampilan sosial dan bisa membuat mereka tambah kesepian. Membantu anak beradaptasi dengan pembelajaran online dan rutinitas baru adalah hal terbaik untuk mendukung proses sosialisasi anak.

Namun hal itu juga mungkin tak mudah bagi anak, karena mereka tetap membutuhkan interaksi dengan orang lain walaupun ia melakukan aktivitas sendirian.

Berikut ini tips bagi orang tua untuk mendukung kemampuan sosial anak selama masa pendemi Covid-19.

  • Ajak si kecil memperhatikan orang lain

Salah satu kemampuan terpenting dalam sosialisasi adalah memperhatikan lawan bicara selagi berinteraksi dengan mereka. Karena semakin umumnya penggunaan telepon genggam membuat masyarakat cenderung sulit mengaplikasikan hal ini.

Kurangnya kemampuan ini akan mengarah pada perilaku egois dan cenderung mengalami kesulitan dalam mempertahankan hubungan pertemanan.

Selama di rumah, Anda bisa membantu anak mengasah kemampuan ini. Tak hanya ketika berinteraksi, Anda juga dapat mengajak anak memperhatikan aktivitas yang dilakukan anggota keluarga lain. Misalnya mengajak anak memerhatikan ibu memasak, atau ayah saat berkebun.

Memerhatikan lawan bicara selagi berinteraksi dapat membantu mengembangkan emosi dan empati. Menurut penelitian, anak-anak atau orang dewasa yang terlibat dalam kegiatan ini akan merasa kualitas hubungan mereka semakin baik.

  • Biarkan anak memberi dan menerima percakapan

Proses sosialisasi anak di sekolah seperti berinteraksi dengan teman sebaya membantunya membaca ekspresi wajah dan bahasa tubuh orang lain. Interaksi di sekolah juga membantunya memulai, mengubah, dan mengakhiri percakapan dengan orang lain.

Untuk mengasah kemampuan sosial ini, Anda bisa mendorongnya untuk menemukan sahabat pena dengan menulis surat. Menulis surat adalah cara terbaik anak dalam melatih keterampilan menulis dan mengeja, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan sosial.

Anda juga bisa menciptakan suasana yang hangat dengan membangun intimasi selama waktu makan. Penelitian membuktikan anak yang makan malam bersama keluarganya disertai bercengkrama cenderung memiliki hubungan yang kuat dengan teman sebayanya.

Ketika berinteraksi dengan anak, pancinglah dengan percakapan yang menarik untuk membantu mengembangkan kemampuan komunikasi si kecil.

  • Bantu perkuat tali pertemanan anak  

Selama masa karantina, anak pasti merindukan teman-temannya. Buatlah rutinitas rutin untuk anak dalam menggunakan telepon. Biarkan dia menghubungi sahabat atau sanak keluarga lainnya.

Anda juga bisa menjadwalkan panggilan video untuk membantu anak terhubung dengan orang yang mereka cintai. Menonton film bersama secara virtual juga dapat dilakukan. Cara ini mendorong perkembangan psikologis anak dan dapat mengatasi kesepian yang mereka alami.

  • Biarkan anak bermain setelah belajar

Setelah penat belajar, biarkan anak beristirahat dan melakukan aktivitas lain sesuka hatinya. Anda bisa menyarankan anak untuk bermain game online yang dapat terhubung dengan teman lainnya.

Namun pastikan bahwa tujuan anak bermain game sebagai sarana melepas kerinduan dengan temannya, bukan untuk menghabiskan waktu seharian di depan layar gadget.

Sebelum menyarankan hal ini, Anda bisa membuat perjanjian dengan anak untuk menetapkan batas waktu bermain dan kapan waktu bermain yang diperbolehkan.

Catatan

Pandemi memang berdampak pada kemampuan sosialisasi anak, dan mungkin membuat Anda khawatir dengan perkembangan sosial anak di masa mendatang. Terlebih lagi jika anak Anda merupakan anak tunggal.

Kepribadian anak berbeda-beda, Anda hanya perlu mendukungnya untuk beradaptasi dengan situasi yang baru. Jangan lupa minta persetujuan anak atas aktivitas yang Anda sarankan.

Jika Anda mengkhawatirkan pandemi Covid-19 membawa pengaruh buruk pada sosialisasi anak, konsultasikan dengan psikolog atau konselor melalui layanan kesehatan online seperti SehatQ. Anda bisa mengunduhnya melalui App Store dan Playstore sekarang juga!.

Categories
Uncategorized

Rekomendasi Makanan untuk Melatih Otak dan Daya Ingat

Otak adalah salah satu organ tubuh yang paling banyak digunakan. Setiap kegiatan manusia berkaitan dengan kinerja sel saraf di otak.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan otak semakin menurun. Banyak kegiatan yang disarankan untuk melatih otak. Namun akan lebih maksimal jika dibarengi dengan makanan yang sehat dan bergizi.

Untuk membantu meningkatkan fokus dan daya ingat, berikut rekomendasi makanan yang patut dicoba.

  • Ikan berlemak

Ketika membicarakan kecerdasan, daya ingat, dan fungsi otak lainnya ikan berlemak selalu menduduki posisi pertama makanan yang direkomendasikan.

Ikan berlemak, seperti salmon dan ikan cod, kaya akan asam lemak omega-3 yang berfungsi membangun sel otak dan saraf. Ada banyak penelitian yang membuktikan manfaat omega-3 untuk meningkatkan daya ingat, proses belajar, kemampuan berpikir, dan menurunkan risiko Alzheimer.

Selain salmon dan ikan cod, Anda juga bisa mencoba ikan berlemak berikut ini:

  • Ikan kembung
  • Ikan sarden
  • Ikan tuna
  • Ikan pollock
  • Ikan haring

Selain terkandung pada ikan, omega-3 juga bisa didapat melalui konsumsi kacang kedelai, biji rami, dan alpukat.

  • Telur

Telur merupakan lauk yang sering dijumpai di meja makan, khususnya di waktu sarapan. Tak banyak yang menyadari, konsumsi telur dapat meningkatkan kesehatan dan fungsi otak.

Telur mengandung vitamin B6, B12, dan asam folat. Dalam sebuah penelitian, ketiga vitamin tersebut mampu mencegah penyusutan otak dan meminimalisir penurunan mental terkait usia.

Kuning telur juga mengandung tinggi kolin yang berperan untuk mengatur suasana hati dan meningkatkan memori.

  • Sayuran berdaun hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, sawi hijau, dan kale kaya akan nutrisi yang meningkatkan kesehatan otak seperti vitamin K, beta-karoten, lutein, antioksidan, dan folat.

Brokoli juga mengandung senyawa yang disebut glukosinat yang berfungsi mengurangi stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif.

  • Kacang dan biji-bijian

Kacang dan biji-bijian merupakan sumber omega-3 nabati serta kaya akan antioksidan dan vitamin E. Beberapa penelitian membuktikan meningkatkan asupan kacang dan biji-bijian dapat meningkatkan fungsi otak secara keseluruhan.

Vitamin E yang ditemukan pada kacang dan biji-bijian juga berkontribusi dalam melindungi sel dari radikal bebas, meningkatkan daya ingat pada lansia, serta menurunkan risiko Alzheimer.

Kacang dan biji-bijian yang direkomendasikan untuk mempertajam ingatan dan membantu proses melatih otak antara lain:

  • Kacang kenari
  • Kacang almond
  • Kacang hazel
  • Biji bunga matahari
  • Gandum utuh
  • Teh dan kopi

Kafein dan antioksidan yang terdapat pada teh dan kopi mampu meningkatkan fokus, menjernihkan pikiran, mempertajam ingatan, dan meningkatkan suasana hati. Meminum segelas kopi atau teh sebelum beraktivitas membantu Anda melakukan pekerjaan dengan lebih baik.

Selain itu, sebuah penelitian juga menemukan bahwa rutin mengonsumsi kafein dalam dosis yang sesuai dapat menurunkan risiko demensia seperti parkinson dan Alzheimer, serta penyakit stroke.

Meski begitu, tidak semua orang dapat mengonsumsi minuman lezat yang satu ini. Konsumsi kafein sebelum tidur juga bisa menyebabkan insomnia.

  • Cokelat hitam

Cokelat hitam atau kakao mengandung senyawa flavonoid yang bertindak sebagai antioksidan, dan kafein.

Kafein telah terbukti meningkatkan fungsi otak. Sedangkan beberapa penelitian membuktikan flavonoid berperan penting dalam proses pembelajaran, meningkatkan daya ingat dan suasana hati, serta memperlambat penurunan mental terkait usia.

Namun, dibutuhkan penelitian mendalam untuk memastikan apakah peningkatan suasana hati dihasilkan dari senyawa yang terkandung di dalamnya, atau karena rasa cokelat yang enak.

Aktif melatih otak sangat disarankan untuk menjaga kesehatan dan fungsi kognitif. Akan lebih menyenangkan jika melakukan kegiatan latihan otak dibarengi dengan mengemil makanan yang telah direkomendasikan di atas.

Categories
Kesehatan Mental

Gangguan Kepribadian Antisosial, Gejala dan Penyebab Seseorang Menjadi Sosiopat

Pernah mendengar istilah sosiopat? Sosiopat adalah suatu istilah untuk menyebut perilaku dan sikap acuh terhadap orang lain atau konsekuensi dari tindakannya. Sosiopat disebut juga dengan gangguan kepribadian antisosial.

Sosiopat merupakan salah satu jenis gangguan kejiwaan yang ditandai dengan rendahnya kemampuan seseorang untuk menilai baik atau buruknya sesuatu. Mereka hanya memilih untuk memenuhi kebutuhan sendiri tanpa memikirkan orang lain serta konsekuensi dari hal tersebut.

Sehingga, bukan tidak mungkin seorang sosiopat melakukan tindakan berupa kekerasan, tindakan tidak terpuji, hingga menipu demi dirinya sendiri. Dan yang paling parahnya lagi, pengidap gangguan kepribadian antisosial ini mungkin saja akan menyalahkan korban, manipulatif, membela sikapnya, dan tidak peduli pada perasaan apalagi hak orang lain yang dia langgar.

Gejala dan Tanda Seseorang Mengalami Gangguan Kepribadian Antisosial

Orang yang mengalami sosiopat biasanya tidak menyadari kondisinya. Ada beberapa gejala atau tanda-tanda seseorang yang mengalami gangguan kepribadian antisosial atau sosiopat ini, yaitu:

  • Seringkali berbohong
  • Selalu bersikap sinis, tidak punya rasa empati, dan tidak menghargai orang lain
  • Tidak memiliki kemampuan untuk membedakan yang benar dan salah
  • Sombong, terlalu percaya diri, dan merasa superior
  • Bersikap manipulatif demi meraup keuntungan sendiri
  • Tidak belajar dari kesalahan
  • Mengintimidasi sehingga sering melukai orang lain
  • Terlibat dalam tindakan hukum dan kriminalitas
  • Tidak memahami konsekuensi dari tindakan yang dilakukan
  • Kerap melakukan kegiatan berbahaya tanpa adanya perhitungan

Gangguan kepribadian antisosial ini tidak bisa diobati, namun untuk beberapa gejala seperti perilaku kriminal biasanya bisa berkurang seiring berjalannya waktu.

Kenapa Seseorang Bisa Memiliki Sikap Antisosial?

Sebenarnya, penyebab seseorang mengalami gangguang kepribadian antisosial atau sosiopat ini belum diketahui secara pasti. Pada dasarnya ciri kepribadian seseorang ditentukan dari kombinasi antara pola pikir, emosi, dan perilaku.

Ada faktor-faktor seperti genetik, interaksi dengan lingkungan, dan kelainan fungsi otak dalam masa perkembangan diduga memiliki peran dalam membentuk kepribadian antisosial seseorang. Selain itu, faktanya seorang pria lebih berisiko mengalami gangguan kepribadian antisosial ini dibanding wanita.

Beriku beberapa faktor risiko yang dapat membuat seseorang memiliki sikap antisosial, yaitu:

  • Masa kanak-kanak mengalami pelecehan atau ditelantarkan
  • Memiliki gangguan perilaku di masa kecil
  • Sejak kecil tumbuh di lingkungan keluarga yang tidak harmonis atau menjadi korban tindakan kekerasan
  • Memiliki keluarga dengan riwayat gangguan antisosial, gangguan mental, dan gangguan kepribadian lainya.

Apakah Sikap Sosiopat Ini Bisa Disembuhkan?

Hingga saat ini, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan gangguan antisosial ini. Penanganan yang dilakukan pada orang yang sosiopat hanyalah bertujuan untuk mencegah penderita melakukan hal atau perbuatan yang bisa membahayakan orang lain atau diri sendiri serta membimbing mereka untuk bisa hidup bermasyarakat dengan baik.

Penanganan atau perawatan yang dimaksud adalah terapi psikoterapi. Namun, untuk jenis obat-obatan khusus belum dipastikan. Namun, ketika penderita mengalami gejala gangguan mental tertentu seperti kecemasan, tidak bisa meredam emosi dan memiliki keinginan melakukan sesuatu yang berbahaya, maka dokter akan memberikan obat untuk menstabilkan hormon, obat penenang atau antipsikotik saja.

Karena ganggua kepribadian antisosial ini kondisi yang berlangsung seumur hidup, maka orang-orang yang ada di lingkungan penderita sosiopat juga turut memberikan support dan dukungan dalam perawatan gangguan kepribadian ini.

Gangguan ini bisa dideteksi dengan adanya tanda-tanda tertentu yang sudah muncul sejak kanal-kanak oleh orangtua maupun dokter spesialis anak. Jika penanganan efektif diberikan lebih dini, mungkin bisa mencegah terjadinya gangguan kepribadian antisosial ini saat dewasa.

Categories
Kulit & Kecantikan

Cara Membuat Lulur dari Buah Pepaya untuk Kulit

Merupakan salah satu jenis buah yang memiliki sejuta manfaat kesehatan dan kecantikan kulit manusia, pepaya dapat dijadikan sebagai lulur. Buah ini kaya akan vitamin C dapat digunakan sebagai masker buah untuk kulit. Dengan ekstrak pepaya yang mampu membantu menghilangkan sel-sel mati, komedo hingga noda hitam pada kulit.

Kulit dapat mengelupas untuk jangka waktu tertentu dan dikarenakan beberapa faktor, seperti cuaca, tidak cocok dengan sabun atau bedan serta alasan lainnya. Banyak scrub yang dijual dan mudah ditemukan di toko, scrub berfungsi mencegah kulit mengelupas. Kebanyakan scrub yang dijual ini mengandung bahan alami, salah satunya dari pepaya.

Lulur Buah Untuk Kulit

Perlu diketahui jikapepaya mempunyai kandingan asam alfa hidroksi yang fungsinya membantu dan memperbaki jaringan kulit yang rusak. Manfaat ini membantu mecegah pori-pori yang tersumbat, vitamin C dan E dalam pepaya juga dapat membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini, misalnya muncul keriput dan garis-garis halus.

Dalam membuat scrub dari pepaya, perlu ditambahkan beberapa bahan lain sebagai campuran seperti madu dan gula. Madu diklaim sebagai agen penghidrasi alami untuk kulit, manfaat ini mampu dipakai untuk melembabkan kulit. Selain itu madu juga memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat membantu meremajakan kulit.

Lebih lanjut, sifat anti-inflamasi dan antiseptik pada madu mampu untuk mencegah munculnya segala jenis peradangan yang terjadi pada kulit. Madu mentah yang digunakan di wajah secara rutin setiap hari sangat menyehatkan dan baik untuk kulit wajah. Sementara gula yang sangat dipercaya mampu sebagai agen pengelupas.

Gula yang dipakaikan di wajah juga mampu digunakan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati sekaligus memulihkan sel baru. Manfaat yang diberikan ini sangat membantu dalam mengunci kelembapan kulit dan membantu mencerahkan kulit wajah. Sementara itu, untuk membuat lulur dari buah pepaya terdapat beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan.

Cara Membuat Lulur Pepaya

  • Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat lulur kulit dari pepaya adalah mempersiapkan bahan, di antaranya pepaya matang, madu mentah dan gula pasir.
  • Setelah itu ambil pepaya matang sebanyak dua irisan, kemudian kupas kulitnya dan buang biji lalu potong menjadi kecil-kecil.
  • Setelah itu ambil dua iris kemudian masukkan ke dalam blender untuk membuatnya menjadi lembut, tambahkan pula madu dan gula sebanyak satu sendok teh.
  • Blender bahan dan campurannya, tujuannya adalah untuk membuat bahan campuran yang homogen, untuk itu pastikan aduk dengan baik.
  • Langkah selanjutnya adalah membersihkan wajah dengan menggunakan air biasa, setelah itu aplikasikan scrub atau lulur tadi ke wajah.
  • Gosok dengan menggunakan ujung jari dan gerakan memutar, setelah itu diamkan lulur yang sudah diaplikasikan di wajah selama 15-20 menit.
  • Jika sudah, bersihkan wajah yang sudah diolesi lulur pepaya buatan sendiri tadi dengan menggunakan air biasa sampai bersih.

Menggunakan pepaya sebagai lulur buah untuk kulit memang sangat bermanfaat dan tidak disangka kebaikan kesehatan yang diberikan. Masker pepaya ini ternyata juga dapat melindungi kulit dari radiasi sinar matahari dan berperan sebagai tabir surya. Perawatan yang rutin mampu digunakan untuk menjagakebersihan kulit.

Selain dipakai sebagai lulur atau masker, konsumsi pepaya dengan dimakan juga sudah memberi banyak manfaat untuk kesehatan. Nutrisi yang tekandung dalam buah pepaya sebenarnya membantu penyembuhan kulit, besarnya manfaat dari buah ini di beberapa negara besar di dunia pepaya bahkan dijadikan sebagai sayuran.